Connect with us

Kabupaten Malang

Modus Ngaku Kepincut Perempuan Warung Kopi, Panjat Genteng Kosan Bawa Pancor, Mau Nyolong

Diterbitkan

||

BUI : Tersangka di Polsek Gondanglegi. (Foto Humas Polres Malang)
 Memontum Malang-Ada-ada saja aksi panjat genting di kosan Gondanglegi dan saat kepergok warga, tersangka justru mengacungkan Pancor.  Rabu (18/10/2017) pukul 02.00 dilakoni tersangka Joko Windi Sampurno (19) mengaku warga Desa Banjarejo  RT09/RW06 Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.
“Benar kami amankan tersangka. Perempuan yang disukainya tidak ada kaitan dengan perbuatan dia (tersangka–red). Dia kepergok manjat atap kos tempat perempuan itu, lalu diketahui warga, ” terang Kapolsek Gondanglegi, Kompol Mas Akhmad Sujalmo kepada Memontum.com.
Ditanya apakah benar niat tersangka untuk mengambil sepeda motor dalam kosan, Sujalmo membenarkan namun menurutnya, niat tersebut hanya alasan semata. Memang belum jelas apa maksud tersangka meninggalkan sepeda motor dan memberikan kunci ke seorang saksi.
“Itu alasannya saja. Kecenderungan dia mengarah percobaan pencurian. Saat kepergok malah marah dan acungkan senjata tajam, ” cerita Sujalmo, mantan Kapolsek Kepanjen ini kepada Memontum.com, Kamis (19/10/2017) sore.
Lalu apakah cinta tersangka diterima sang perempuan, Sujalmo menjawab,”Pihak perempuan tidak menerima pada malam itu, ” tandas Sujalmo sembari tertawa ringan sambil membenarkan pertanyaan wartawan bahwa tersangka kenal si perempuan di warung kopi seputaran Gondanglegi.
Dalam pemeriksaan petugas, malam itu tersangka tiba ke kosan milik Agus Sumartono (42) warga Jalan Trunojoyo, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Ia naik sepeda motor Yamaha Mio N 5899 FY.
Ngakunya ia mau nenemui sebut saja Kembang–wanita karyawan warung kopi. Tengah malam itu, Kembang menolak menemui tersangka. Malam itu pula, ia ditegur Agus Sumartono karena bertamu larut malam. Belum jelas alasannya, tersangka lalu memberikan kunci sepeda motor sembari pergi.
Selang satu jam kemudian, tersangka kembali ke rumah kosan itu. Ia menggedor-gedor pintu kosan. Digedor, saksi yang tertidur lelap tidak mendengarnya. Tersangka pun nekat memanjat tembok hingga naik atap rumah.
Usai menjebol atap itulah, saksi memergokinya. Ia meloncat turun. Kepergok warga, ia mengacungkan pancor. Kejadian tersebut segera dilaporkan ke Polsek Gondanglegi. Hampir bersamaan, warga bersama Ketua RT, berhasil menangkap tersangka.
Diinterogasi penyidik Polsek Gondanglegi, tersangka mengaku berniat mencuri sekaligus mengambil sepeda motor yang “dititipkan” atau “diparkir” di lokasi kejadian. Hingga kini, tersangka menghuni terungku atau bui Polsek Gondanglegi. (sos)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *