Connect with us

Pemerintahan

Antisipasi Covid-19, Kejaksaan Negeri Blitar Gelar Sidang Online

Diterbitkan

||

Ketua Pengadilan Negeri Blitar, A. A GD Agung Pernata, SH, CN. bersama JPU, Bangkit Sormin, SH. MH. (Kajari Blitar) dan Lilik Pujiastuti, SH, menggelar sidang secara online
Ketua Pengadilan Negeri Blitar, A. A GD Agung Pernata, SH, CN. bersama JPU, Bangkit Sormin, SH. MH. (Kajari Blitar) dan Lilik Pujiastuti, SH, menggelar sidang secara online

Memontum Blitar – Di tengah mewabahnya penyebaran virus Corona atau Covid-19, pelaksanaan persidangan harus tetap dilaksanakan. Untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, Kejaksaan Negeri Blitar menggelar sidang perkara pidana umum secara online dengan cara video conference. Karena baik Pengadilan maupun Kejaksaan, tugas pelaksanaan harus tetap berjalan. Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Blitar, Bangkit Sormin, SH., MH.

Bangkit Sormin mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona ata Covid-19, karena banyaknya tahanan yang ada di lapas, akhirnya diambil sikap sidang secara online.

“Yang penting semua bisa mendengarkan secara jelas, itu bisa dipertanggungjawabkan secara hukum, secara undang-undang. Seperti disampaikan pak Ketua PN, memang tidak salah dilakukan persidangan secara tele conference. Karena memang yuris prodensinya pun sudah ada”, kata Kepala Kejaksaan Negeri Blitar, Bangkit Sormin, SH., MH, Senin (30/3/2020).

Lebih lanjut Bangkit Sormin menyampaikan, persidangan secara online yang digelar Senin (30/3/2020) mulai pukul 10.10 WIB ini, dilaksanakan secara video conference dengan aplikas zoom. Dalam sidang online ini, Majelis Hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan penasehat hukum terdakwa berada di ruang sidang Pengadilan Negeri Blitar. Sedangka terdakwa tetap berada di rumah tahanan (Rutan) atau Lapas Blitar.

“Dalam sidang online ini, tanya jawab, pemeriksaan dan tanggapan dilaksanakan menggunakan aplikasi video conference”, jelasnya.

Bangkit menambahkan, agenda persidangan ini digelar dengan Acara Pemeriksaan Biasa (APB) atas nama terdakwa Andri Junaidi dan kawan-kawan. Persidangan ini dihadiri langsung JPU, Bangkit Sormin, SH. MH. (Kajari Blitar) dan Lilik Pujiastuti, SH. Sedangkan dari Majelis Hakim langsung di pimpin Ketua Pengadilan Negeri Blitar, A. A GD Agung Pernata, SH, CN.

“Mereka (Andri Junaidi dan kawan-kawan.red) didakwa melanggar pasal 378 KUHP dan melanggar Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)”, tandas Bangkit.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Blitar, dengan digelarnya sidang Pidana Umun secara online ini, bisa memberi pelayanan kepada pencari keadilan. Bahkan persidangan ini dapat dilakukan secara efektif, menghemat waktu, biaya dan tenaga.

“Kalau kita lihat secara hasil, persidangan ini lebih efektif. Dan mempunyai kekuatan hukum yang sama”, pungkasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Pengadilan Negeri Blitar, A. A GD Agung Parnata, SH, CN. Ketua PN Blitar menandaskan, untuk menghindari kemungkinan antara tahanan terutama para terdakwa hadir di persidangan, maka dilaksanakan persidangan melalui tele conference atau persidangan jarak jauh.

“Sidang perkara pidana secara tele conference ini dilakukan untuk menghindari para terdakwa hadir di persidangan. Karena dikhawtirkan nanti tercemar dengan virus Corona”, tandas A. A GD Agung Parnata, SH, CN.

GD Agung menambahkan, persidangan secara tele conference atau jarak jauh ini, dimana para terdakwa tetap berada di rumah tahanan (rutan) atau lapas Blitar, Sedangkan Majelis Hakim, dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) berada di ruang sidang Pengadilan Negeri Blitar.

“Teknisnya, kami menggunakan tele conference. Dimana para terdakwa tetap berada di rutan. Sedangkan kami di ruang persidangan dengan didampingi penuntut umum”, tandasnya.

Menurut GD Agung, dalam pelaksanaan persidangan secara tele conference ini, akses internet yang menjadi kunci kelancaran pelaksanaan persidangan.

“Sebenarnya kalau ini berjalan baik, terutama akses internetnya bagus itu, pelekasanaan tele conference sangat membantu. Hal seperti ini juga pernah dilaksanakan pada persidangan-persidangan sebelumnya. Khususnya pada persidangan yang saksinya jauh, berada di luar daerah atau luar negeri”, pungkas GD Agung. (jar/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Penyebab Utama Angka Kematian Corona di Jawa Timur

Diterbitkan

||

KUNJUNGI : Mendagri RI Tito Karnavian saat mengunjungi Pendopo Agung, Kabupaten Malang jumat kemarin. (memo x/cw3/man)
KUNJUNGI : Mendagri RI Tito Karnavian saat mengunjungi Pendopo Agung, Kabupaten Malang jumat kemarin. (memo x/cw3/man)

Komorbid Diabetes

Memontum, Malang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, dari hasil penelitian para ahli kesehatan ditemukan penyebab tertinggi kematian Covid-19/corona di Jawa Timur karena Komorbid Diabetes.

Penegasan itu disamapaikan saat menyambut kunjungan Mentri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian di Pendopo Agung Kabupaten Malang dalam acara launching 26 Juta Masker untuk Jatim.

Saat Pembukaan akan berlangsung Khofifah menjelaskan bahwa telah melakukan penelitian atas tingkat kematian covid-19 di Jawa timur. Dan telah menemukan penyebab utama Tingkat kematian tertinggi Pasien Covid-19 di Jawa Timur adalah pengidap diabetes.

Oleh karena itu Khofifah menghimbau kepada seluruh warga Jatim yang memiliki keluarga dengan riwayat penyakit diabetes agar saling menjaga satu sama lain. “Kalau punya keluarga yang punya penyakit diabetes harap dijaga betul, jangan sampai terpapar atau terkonfirmasi positif covid-19,” tuturnya.

Dibalik untuk mengurangi tingkat Kematian Pasien Covid-19 sekaligus mengantisipasi untuk setiap Keluarga agar lebih berhati-hati dan lebih mengutamakan penerapan Protokol kesehatan, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit diabetes.

Lalu menurut, Mendagri Tito Karnavian, saat ini formula yang sangat penting untuk menangani Covid-19 ini dengan melakukan proteksi untuk diri yaitu Penggunaan Masker, Cuci Tangan, Jaga Jarak, dan melarang adanya Kerumunan Sosial.

Namun dalam prakteknya bagaimana caranya bisa menerapakan Protokol Kesehatan itu di ikuti dan di Patuhi, salah satunya Penggunaan Masker. “Ada tiga jenis penularan, baik itu percikan droplet air liur, Bersin, Batuk,” ungkapnya saat Pidato Peresmian di Kabupaten Malang.

Menurut Tito jika penggunaan masker secara benar diterapkan, bakal menjadi hal yang sangat efektif dalam pencegahan Covid-19 ini hingga sebesar 60%,” tinggal bagaimana cara mampu menerapkan di seluruh Indonesia terutama Provinsi Jawa Timur,” tuturnya.

Oleh karena itu Provinsi Jawa Timur harus melakukan Protokol Kesehatan ini secara All Out dalam pelaksanaannya, dengan begitu saat ini Kegiatan Gerakan 26 Juta Masker se Jatim ini merupakan langkah pertama pihak Pemerintah untuk melaksanakan secara all out. (cw3/man)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Emil Dardak Dorong UKM Inovatif Cari Jalur Pemasaran

Diterbitkan

||

Wakil Gubernur Emil mengunjungi kelompok tani yang ada di Kelurahan Kareng Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo
Wakil Gubernur Emil mengunjungi kelompok tani yang ada di Kelurahan Kareng Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo

Kunjungi Gapoktan dan Nelayan Pantai Mayangan

Memontum Probolinggo – Wakil Gubernur Provinsi Jatim, Emil Dardak memberikan support kepada UKM perikanan yang ada di Kota Probolinggo. Ia meninjau display produk UKM di pusat perbelanjaan Graha Mulia didampingi Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin.

Pameran produk UMKM ini merupakan terobosan guna mendongkrak perekonomian para UKM, di masa pandemi Covid 19. Ada sekitar 70 macam produk perikanan kering maupun basah yang disajikan dengan kemasan menarik, Minggu (9/8/2020) sore.

Menurutnya, Kota Probolinggo punya UKM yang mampu memaksimalkan potensi perikanan sebagai kota perdagangan bisa mewadahi UMKM berjualan.

“Terobosan semacam ini harus dilanjutkan dan didorong, karena biasanya mereka hanya mengandalkan pusat oleh-oleh. Namun sekarang kondisinya sepi karena wisatawan menurun. Selain penjualan on line memang harus inovatif dalam mencari jalur pemasaran atau gimmick,” sarannya.

Wagub Emil juga menyarankan ada evaluasi, dilihat feedback-nya. Produk mana yang laku dan yang tidak laku harus dipelajari. Bagi produk yang bagus diperkuat, apabila masih kurang menarik harus diperbaiki. Program semacam ini juga dilakukan di Kota Madiun. Jika berhasil akan dikembangkan di daerah lainnya.

“Jika ini berhenti maka efeknya sampai ke hulu yakni para nelayan. Jika usaha dari UKM ini lancar maka bisa lancar menyerap produk nelayan. Saat ini perekonomian menyusut, yang menolong dari pertanian. Industri tidak separah pariwisata, tetapi ada penurunan sekitar 7 persen, dan upaya semacam ini bisa membantu,” imbuh Emil.

Wagub Emil berpesan kepada para UKM agar jangan pernah berhenti berinovasi. “Kata kuncinya jangan melupakan perbaikan produk. Pemasaran terbaik adalah produk berkualitas. Selalu mengevaluasi produksinya, efisiensinya, quality controlnya (QC). Saya sudah mengkaji agar QC Dinas Perikanan bisa dipasang di produk perikanan kota untuk memperkuat nilai jual dan punya keunggulan tinggi,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu UKM penjual abon ikan dan sambal cumi, merasa senang karena omzetnya bertambah setelah produknya ditampilkan di pusat perbelanjaan di kota ini. Setiap hari rata-rata bisa meraup omzet lebih dari Rp 2 juta, bahkan tembus hingga Rp 4 juta. Program display di pusat perbelanjaan di Jalan Dr Soetomo berlangsung mulai 4 Agustus hingga 16 Agustus mendatang.

Sebelumnya Wakil Gubernur Emil mengunjungi kelompok tani yang ada di Kelurahan Kareng Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo dan dilanjutkan menuju Kelomok Nelayan, H.Jupri yang ada di Kelurahan Mayangan Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo. Hadir juga dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Jatim, Ir Gunawan Saleh, Kepala UPT Mayangan yang diwakili oleh Kepala Syahbandar Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Arif Wahyudi. (geo/mzm)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Lowongan Pekerjaan Memontum
Advertisement Iklan SemarakHUT RI PDAM Banyuwangi
Advertisement Iklan Cukai Pemkot Probolinggo
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri polinema
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement

Terpopuler