Connect with us

Pemerintahan

RSUD DR Soegiri Lamongan Gelar Dialog Interaktif Sosialisasi Cegah Corona

Diterbitkan

||

RSUD DR Soegiri Lamongan Gelar Dialog Interaktif Sosialisasi Cegah Corona

Memontum Lamongan – RSUD Dr Soegiri Lamongan mengudara melalui jaringan Radio Lamongan, dengan program siaran Dialog Interaktif bersama Direktur RSUD Dr. Soegiri Lamongan dr Moh Chaidir Annas dengan tema pencegahan penyebaran virus Corona ditengah masyarakat, Rabu (1/4/2020 ).

Acara tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat tentang perkembangan situasi diwilayah Lamongan.

Selain itu, Talkshow menghadirkan dua orang narasumber dari RSUD Dr. Soegiri Lamongan dan Dinas Kesehatan Lamongan. Kedua narasumber tersebut menyampaikan beberapa poin berkaitan Pelaksanaan tentang Kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan virus Corona (COVOD-19), siaran berlangsung 1 Jam waktu dimulai pada pukul 09.00 sampai dengan pukul 10.00 wib.

Lebih lanjut kedua narasumber memberikan sosialisasi yang berkaitan denagan Penyebaran Virus Corona secara awam sehingga masyarakat Lamongan lebih mengetahui dampak penyebaran Virus Corona. Sekaligus sosialisasi tentang kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan virus Corona (COVID-19).

Direktur RSUD Dr Soegiri Lamongan, dr.Moh Chaidir Annas berharap agar warga dapat mematuhi untuk tidak menyelenggarakan kegiatan kemasyarakatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak dan menjaga jarak diantara satu dengan lainnya.

“Hal ini dilakukan dengan maksud untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kabupaten Lamongan khususnya, dan pada umumnya di indonesia,” ujarnya.

Tak hanya itu, dr.Moh Chaidir Annas juga meminta seluruh masyarakat untuk mengawasi anak Sekolah agar tetap belajar dirumah.

“Selain itu mengajak untuk menjalankan pola hidup bersih dengan mencuci tangan yang benar dengan sabun atau antiseptik, mengkonsumsi makanan sehat lebih banyak makan sayur dan buah-buahan untuk menjaga imunitas tubuh,” pintanya berpesan.

dr.Moh Chaidir Annas juga meminta agar petugas selalu memberikan himbauan secara humanis terutama di masyarakat Lamongan bisa dijalankan dengan baik.

“Alhamdulillah, selama ini masyarakat sangat mendukung langkah yang telah diambil Pemerintah sebagai upaya penanggulangan penyebaran virus Corona. Semua harus dijelaskan dengan jelas agar lebih mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat secara awam atau belum mengetahui dampak Virus Corona,” tuturnya.

Lebih lanjut, penyampaian closing statement dari kedua narasumber sekali lagi mengajak masyarakat untuk selalu berpartisipasi aktif membantu menjaga demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif tentunya mengantisipasi penyeberan Virus Corona COVID 19 diwilayah Lamongan khususnya. (Fjr/zen/yan)

 

Pemerintahan

Pemkab Jombang Santuni Anak Yatim dan Bagi Kaca Mata

Diterbitkan

||

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Kabupaten Jombang.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Kabupaten Jombang.

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW secara virtual

Memontum Jombang – Ditengah pandemic Covid 19, Pemerintah Kabupaten Jombang, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan undangan secara terbatas, Selasa (27/10) tadi. Menariknya, tanpa mengurangi makna dan kemeriahan, peringatan juga dilaksanakan secara virtual dengan melibatkan 21 Kecamatan.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Jombang menghadirkan penceramah Nyai Hj. Nurul Abidah di Pendopo Kabupaten Jombang. Sementara dalam rangkaian pelaksanaan, juga dilakukan santunan kepada anak yatim oleh Bupati Jombang bersama Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang dan Ketua DWP Kabupaten Jombang. Termasuk, penyerahan bantuan kacamata kepada perwakilan penerima dari muslimat juga Aisyiyah. Khusus program seribu kacamata gratis, adalah program dari Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Jombang.

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab, mengawali sambutannya menyampaikan ucapan rasa syukur. Sebab, di masa pendemi ini masih dapat mengadakan peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW.

“Kita harus tetap waspada dan berempati, karena kita masih berada dalam wabah corona. Karena itu, pada kesempatan ini, saya juga mengajak masyarakat untuk mengutamakan kesehatan dengan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat. Termasuk, tetap menerapkan protokol kesehatan dimanapun kita berada agar kita terhindar dari penyebaran virus corona atau covid-19,” kata Bupati Jombang.

Masih menurut Bupati perempuan pertama di Jombang ini, Maulid Nabi Muhammad SAW, adalah menjadi momen penting dalam sejarah peradaban manusia sepanjang masa. Baik pada era tradisional maupun pada era modern seperti sekarang.

“Banyak pelajaran, khususnya dari sejarah hidup Rasulullah dan peradaban dunia lebih dari 14 abad yang lalu. Kepribadian Rasulullah SAW, bukan hanya sebagai sosok tauladan yang menakjubkan. Tetapi juga menjadi sumber inspirasi sepanjang sejarah peradaban umat manusia sampai akhir zaman kelak,” terangnya.

Ditambahkan Bupati, pada peringatan Maulid ini, kita juga diingatkan tentang perjuangan Rasulullah SAW. Bagaimana beliau meyakinkan masyarakat Arab Jahiliyah, akan pentingnya Agama Islam yang kita yakini sebagai agama satu-satunya yang diridhoi oleh Allah SWT.

“Perjuangan Rasulullah dalam menegakkan syari’at Islam di tengah masyarakat Arab Jahiliyah, seharusnya tetap menjadi inspirasi buat kita semua. Rasulullah SAW diutus untuk mengajak manusia, agar beribadah hanya kepada Allah azza wa jalla dan memperbaiki akhlak manusia. Sesungguhnya antara akhlak dengan ‘aqidah terdapat hubungan yang sangat kuat sekali. Karena akhlak yang baik, sebagai bukti dari keimanan dan akhlak yang buruk sebagai bukti atas lemahnya iman,” imbuhnya.

Makna yang paling mendasar dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tambah Bupati, adalah untuk mengevaluasi sejauh mana uswatun hasanah yang melekat pada diri Rasulullah dapat kita teladani dan kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ketauladanan Rasulullah yang juga harus ditiru adalah beliau diterima semua golongan dan menjadi tokoh yang diakui. Bukan hanya di kalangan umat Islam, akan tetapi oleh seluruh umat dan bangsa-bangsa di dunia.

“Hal inilah yang harus kita tauladani dari seorang rasul. Yakni, untuk menata kembali kehidupan umat ditengah-tengah munculnya pergeseran dan menurunnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai ajaran agama, yang membuat umat sekarang ini mudah tergelincir untuk melakukan hal-hal yang sifatnya individualistik,” paparnya. (azl/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca

Jember

Plt Bupati Jember Peletakan Batu Pertama Jembatan IAIN

Diterbitkan

||

Plt Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan IAIN Jember.
Plt Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan IAIN Jember.

Memontum Jember – Plt Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, mengapresiasi pembangunan jembatan yang dilaksanakan IAIN Jember. Hal itu disampaikannya, saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di lingkungan IAIN Jember, awal pekan kemarin (26/10).

“Semoga, jembatan ini memberikan manfaat besar di lingkunagn IAIN Jember,” kata Plt Bupat Jember.

Kyai Muqit-sapaan akrabnya, mengatakan bahwa IAIN merupakan salah satu kampus yang melahirkan sarjana yang paham tentang Pancasila dan kebhinekaan. “Mahasiswa yang lulus dari sini, itu adalah mahasiswa yang inklusi dan toleransi. Mereka, ketika menyebar di masyarakat, akan menjadi benteng persatuan NKRI,” tambahnya.

Dalam kesempatan sama, Kyai Muqit berharap, status IAIN bisa segera berubah menjadi UIN. Dengan begitu, keberadaannya akan semakin berkembang.

“Beberapa waktu yang lalu, saya sudah sampaikan kepada Menteri agama untuk ditindak-lanjuti. Semoga saja, tidak sampai lama bisa terealisasi,” ujarnya.

Rektor IAIN Jember, Prof. Babun Suharto, mengatakan bahwa pembangunan jembatan penghubung ini didanai dengan UKT (Uang Kuliah Tunggal). Adanya jembatan, ke depan akan menjadi solusi alternatif dalam memperlancar lalu lintas di IAIN.

“Untuk tahap awal, pembangunan yang dilakukan pada posisi pondasi. Baru kemudian, di tahun berikutnya akan dilakukan pembangunan lanjutan. Rencananya, lebar jembatan akan memiliki bentangan sekitar 7 meter,” ungkapnya. (kom/sit)

 

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler