Connect with us

Hukum & Kriminal

Mobil Dinas Pemkot Batu Diduga Tabrak Lari, Kabag Protokol Datangi Unit Laka, Aries: Bukan Kewenangan Saya Berikan Keterangan

Diterbitkan

||

Kabag Protokol Pemkot Batu Aries Setiawan saat datangi Unit Laka Lantas. (gie)
Kabag Protokol Pemkot Batu Aries Setiawan saat datangi Unit Laka Lantas. (gie)

Memontum Kota Malang – Kabag Protokol Pemkot Batu Aries Setiawan, tampak terlihat datang ke Unit Laka Lantas Polresta Malang Kota di Jl Dr Cipto, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Kamis (2/4/2020) pukul.12.00. Dia berada dalam ruangan unit Laka sekitar 45 menit.

Saat hendak pergi meninggalkan Unit Laka, Aries tidak menjelaskan banyak terkait kasus dugaan tabrak lari mobil Fortuner Nopol N 1099 KP tersebut.

Miskono tampak luka di kening kirinya. (gie)

Miskono tampak luka di kening kirinya. (gie)

“Maaf, itu bukan kewenangan saya untuk memberikan keterangan,” ujar Aries.

Saat kembali ditanya keperluan datang ke Unit Laka, dia hanya mengatakan sekedar berkomunikasi dengan petugas. “Saya hanya berkomunikasi saja. Terkait lainnya saya tidak bisa memberikan keterangan,” ujar Aries.

Di waktu yang bersamaan, Miskono (55) warga Jl Gadang Gang V, Kecamatan Sukun, Kota Malang, yang menjadi korban tabrak lari, sedang berada di unit Laka. Tampak perban masih menempel di kepala bagian kening kirinya.

“Sebelum kejadian, saya naik motor Honda Beat melaju dari Jl Suropati berencana ke Jl Majapahit. Saat di lokasi, saya ditabrak mobil Fortuner,” ujar Miskono.

Sampai berita ini ditulis pada Kamis pukul 13.30, belum diperoleh keterangan siapa sebenarnya sopir mobil Fortuner yang telah menabrak Miskono. Petugas Unit Laka Lantas sendiri masih terus melakukan penyelidikan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Miskono (55) warga Jl Gadang Gang V, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (31/3/2020) pukul 22.00, menjadi korban tabrak lari di depan Gedung DPRD Kota Malang Jl Tugu, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Diduga Miskono ditabrak mobil Fortuner Nopol N 1099 KP (Plat Mobil Dinas Kota Batu).

Saat itu Miskono sedang mengendarai motor hingga menjadi korban tabrak lari. Akibatnya, Miskono alami luka di kepala. Kecelakaan ini sempat viral setwlah akun Facebook bernama De Joen membagikan informasi ini.

BACA : Mobil Plat Merah Pejabat Kota Batu Diduga Tabrak Lari, di Depan Gedung Dewan Kota Malang

“Mhn ijin melaporkan Laka Lantas , 31 Maret 2020 jam 22.02 Wib. Mohon dibantu melacak. Mobil Fortuner warna hitam dengan PLAT MERAH Nomer N 1099 KP = Plat Mobil Dinas Batu. TKP Tabrak lari di Depan Gedung DPRD Kota Malang. Data Korban Terlampir (SIM C) Korban mendapat perawatan. Kronologi menurut sumber dilapangan : Korban memang sengaja ditabrak. Maksud & tujuannya belum diketahui secara rinci”.

Postingan ini sempat viral di media sosial. Sementara itu petugas Laka Lantas terua melakukan penyelidikan. Termasuk melakukan olah TKP pada Rabu (1/4/2020) siang. ” Kami sudah melakukan olah TKP dan mencari saksi-saksi. Kasus ini masih dalam penanganan,” ujar Kasubnit 1 Laka Lantas Ipda Deddy Catur, saat dikonfirmasi Memontum.com. (gie/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum & Kriminal

Polres Trenggalek Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Baby Lobster

Diterbitkan

||

BARANG BUKTI : Kapolres Trenggalek tunjukkan barang bukti puluhan ribu baby lobster yang gagal diselundupkan
BARANG BUKTI : Kapolres Trenggalek tunjukkan barang bukti puluhan ribu baby lobster yang gagal diselundupkan

Memontum Trenggalek – Kepolisian Resort Trenggalek berhasil menggagalkan penyelundupan puluhan ribu baby lobster di wilayahnya. Pelaku yang mengangkut baby lobster tanpa dilengkapi dokumen yang sah tersebut ditangkap saat melintas di jalan raya Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring mengatakan pengungkapan kasus penyelundupan baby lobster tersebut merupakan yang terbesar yang pernah diungkap oleh jajaran Polres Trenggalek. “Ini adalah kasus terbesar yang berhasil diungkapkan Polres Trenggalek,” ucap Kapolres Doni, Minggu (09/08/2020) siang.

Dikatakan Kapolres, kemarin sore telah diamankan seorang pelaku berinisial AN asal Kabupaten Pacitan yang membawa total 41.786 ekor baby lobster. Dia dbawa ke Mapolres Trenggalek untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Baby lobster yang terdiri dari jenis pasir sebanyak 39.576 ekor dan jenis mutiara 2.210 ekor tersebut dimasukkan dalam 9 box dan diangkut menggunakan kendaraan kijang innova warna hitam,” jelasnya.

Berdasarkan hasil interogasi, baby lobster tersebut diambil pelaku dari pengepul inisial KO warga Kecamatan Panggul dan menurut rencana akan dibawa ke Kabupaten Pacitan. “Kasus ini masih terus kita dalami siapa saja dan jaringan yang terlibat,” kata Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, Kabupaten Trenggalek merupakan wilayah pesisir yang memang memiliki kerawanan cukup tinggi. Oleh karena itu, pihaknya telah membentuk satu tim khusus yang bertugas mengungkap kasus-kasus yang berkaitan dengan kejahatan kelautan dan perikanan termasuk penyelundupan baby lobster dari perairan Trenggalek.

“Ini adalah keberhasilan dari Tim Khusus yang kita bentuk bekerjasama dengan Polsek,” tegasnya. (mil/syn)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Terduga Teroris Ditangkap Di Sawojajar

Diterbitkan

||

Lokasi sekitar kejadian penangkapan. (ist)
Lokasi sekitar kejadian penangkapan. (ist)

Bikin Kaget Pemilik Warung

Memontum, Kota Malang – Seorang yang diduga teroris diketahui bernama Arif E (41) warga Jl Lakarsantri, Surabaya, Jumat (7/8/2020) sekitar pukul 07.28, diamankan oleh Densus 88. Dia ditangkap sesaat setalah sarapan di sebuah warung di kawasan Jl Danau Limboto Utara, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Meskipun saat itu penangkapan berjalan mulus tanpa ada perlawanan, namun kejadian itu sempat membuat si pemilik warung merasa syok. Pria yang enggan namanya disebutkan tersebut merasa kaget dan tidak mengira bahwa pria yang baru saja makan di warungnya adalah terduga teroris.

” Pria itu datang ke warung mengendarai motor Yamaha Jupiter. Sekitar pukul 07.02. Dia kemudian memesan sarapan. Sekitar pukul 07.28, dia membayar dan keluar dari warung,” ujar Ind si pemilik warung, Minggu (9/8/2020) pagi
Saat melangkah menuju motornya, Arif ditangkap petugas Densus 88. Penangkapan itu membuat Ind merasa kaget.

” Awalnya saya tidak tahu laki-laki itu ditangkap karena apa. Sempat terlihat diajak berbicara oleh petugas, kemudian baru dibawa. Motornya juga diamankan. Ada kerdus di motor tapi saya tidak tahu isinya apa. Saya baru tahu setelah diberitahu bahwa yang baru saja diamankan adalah terduga teroris” ujar Ind.

Sampai Minggu pagi, Ind mengaku masih merasa kaget. ” Sampai saat ini saya masih syok. Kaget tidak pernah melihat yang seperti itu secara langsung,” ujar Ind. Ditambahkan oleh warga lainnya bahwa terduga teroris tidak tinggal di kawasan Jl Danau Limboto.

” Sepertinya bukan tinggal di daerah Sawojajar,” ujar warga lainnya yang berada di sekitar lokasi. (gie)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Lowongan Pekerjaan Memontum
Advertisement Iklan SemarakHUT RI PDAM Banyuwangi
Advertisement Iklan Cukai Pemkot Probolinggo
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri polinema
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement

Terpopuler