Connect with us

Kabar Desa

Warga Kademangan Pagelaran Terpapar Corona, Akses Jalan Dusun Ditutup

Diterbitkan

||

Lockdown : Para Perangkat Desa Kademangan Melakukan Lokdown Akses Jalan. (sur)
Lockdown : Para Perangkat Desa Kademangan Melakukan Lokdown Akses Jalan. (sur)

Memontum Malang – Sejak dinyatakannya Surahmat (42) warga RT17/RW02 Dusun Bendiluni, Desa Kademangan, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang terpapar virus Corona, Pemdes Kademangan langsung melakukan lockdown akses jalan di lingkungan korban dan menetapkannya sebagai zona merah. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pencegahan penularan penyakit yang sangat membahayakan ini kepada warga lain.

Beberapa warga tetangga korban menjelaskan, sekitar 2 minggu lalu, Surahmat mendapat tugas dari atasannya untuk mendampingi klaster jamaah haji di Sukolilo Surabaya.

Prosesi penyemprotan di rumah Surahmat. (sur)

Prosesi penyemprotan di rumah Surahmat. (sur)

Nama yang kesehariannya bertugas sebagai tenaga medis di RSUD Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang ini ternyata tercatat sebagai seorang pendatang dari Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

“Isterinya bernama Umi Kulsum asli warga Kademangan.Putranya hanya 2 orang.Tetapi dia termasuk keluarga besar di lingkungan ini, ” terang salah seorang warga.

Karenanya, begitu mendengar nama Surahmat terpapar virus Corona,warga sontak kaget. Pasalnya, selain ia berdinas di RSUD Kanjuruhan, Surahmat juga nyambi nyuntik.

“Orangnya ringan tangan dan supel terhadap siapapun. Secapek apapun, jika ada warga yang membutuhkan tenaganya, tanpa kenal waktu dan jarak,dia datang langsung ke lokasi,” terang warga yang lain.

Dan herannya lagi, masih terang warga, sampai pagi tadi (kemaren Red) kondisi nama yang akrab disapa Rahmat itu ternyata masih biasa-biasa saja, tampak sehat layaknya fostur seorang tenaga medis.

“Saya heran, kok orang sesehat pak Rahmat bisa terpapar Virus Corona.Karena dari pandangan mata kami selaku orang awam, kayake itu tidak mungkin. Dia juga rajin olahraga, bahkan setiap ada kesempatan Pak Rahmat juga mencangkul,” pungkas warga dengan heran.

Sementara itu, Rokim Kepala Dusun Bendiluni menjelaskan, belajar dari kejadian yang dialami Rahmat, pihaknya menghimbau seluruh warga desa untuk meningkatkan kewaspadaan.”Atas kesepakatan bersama Muspika Pagelaran, mulai hari ini (kemarin…Red) akses jalan jurusan Suwaru dilockdown.

Selain itu juga dilakukan penyemprotan bersama antara PMI Kabupaten Malang dengan Polsek Pagelaran. Sebelumnya, Pemdes Kademangan sudah melakukan tiga kali penyemprotan.

“Dengan kejadian ini, kami targetkan penyemprotan selama 2 kali dalam seminggu.Itu sebagai bentuk antisipasi, agar virus Corona ini tidak sampai tersebar luas, ” beber Rokim, Kamis (9/4/2020) kemarin.

Di tempat yang sama, Mulyani Kepala Desa Kademangan berharap, ke depan agar kejadian ini tidak terulang, pihaknya menghimbau kepada seluruh warga Desa Kademangan agar jaga kesehatan dan kebersihan lingkungan masing-masing.

Disinggung mengenai pendirian Posko, tambah Mulyani, untuk pendirian Posko sudah dilakukan disetiap pedukuhan. Misalkan terjadi sesuatu, Kades minta kepada petugas piket untuk melaporkan ke Posko di Desa dan akan dilanjut kepada pihak berwajib.

“Untuk nama Rahmat yang terpapar virus Corona, saat ini sudah melakukan karantina diri.Dia seorang perawat, jadi lebih paham mengenai kewajibannya,” sebutnya. (sur)

 

Kabar Desa

150 Warga Kraton Terima BLT DD Tahap III

Diterbitkan

||

Pj. Kepala Desa Kraton, Achmad Fauzi. secara simbolis menyerahkan BLT DD kepada warga. (par)
Pj. Kepala Desa Kraton, Achmad Fauzi. secara simbolis menyerahkan BLT DD kepada warga. (par)

Memontum Sidoarjo – Sedikitnya 150 orang warga Desa Kraton Kecamatan Krian, menerima BLT DD (Bantuan Langsung Tunai – Dana Desa) Kamis (9/7/2020). Secara ekonomi mereka sangat terdampak akibat pandemi covid – 19. Lebih lebih mayoritas warga Kraton adalah UMKM yang kelangsungannya sangat bergantung pada pergerakan perdagangan warga.

Dengan terganggunya aktifitas ekonomi warganya, Pj. Kepala Desa Kraton, Achmad Fauzi berharap bantuan tiga kali Rp.600.000 sampai tahap ke 3 ini dapat menjadi modal usaha.

” Mudah mudahan, dengan BLT DD ini dapat membangkitkan perekonomia, banyak sekali warga yang bermata pencaharian berdagang. Saat masa pandemi, transaksi sangat minim, sehingga modal yang pas pasan pasti berkurang tersedot untuk biaya hidup. Dengan bantuan sampai yang ke 3 ini, sebesar Rp. 600.000 diharap dapat menjadi modal membangkitkan usahanya walaupun kecil kecilan,” Harapnya.

Penerima BLT DD dari tahap 1 sampai 3 tidak ada penambahan dan tetap 150 orang. Hal itu dikarenakan Pemdes Kraton memaksimalkan evaluasi warga terdampak untuk menerima BLT saat Musdesus.

Pastinya merekapun tidak menerima bantuan dari pos bantuan lain. Dikatakan oleh Sekdes Kraton, Ahmad Sirojuddin, jika jumlah penerima dari tahap 1 sampai 3 tetap 150 orang, tidak ada keluhan dari warga lain. “ Musdesus sudah menetapkan dengan tepat. semua warga terdampak pandemi covid – 19 sudah tercaver di pos bantuan masing masing dan tidak ada yang dobel, ” jelasnya. (par/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Desa

Cegah Covid-19, Pemdes Sentul Dirikan 13 Pos Check Point

Diterbitkan

||

Pemerintah Desa Sentul bersama tim relawan Desa Sentul saat pengecekkan suhu badan, pada warga dan pengguna jalan . (gus)
Pemerintah Desa Sentul bersama tim relawan Desa Sentul saat pengecekkan suhu badan, pada warga dan pengguna jalan . (gus)

Memontum Sidoarjo – Mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19), Pemerintah Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin mendirikan 13 pos check point. Tiga belasa pos chek point itu untuk mengecek masyarakat yang akan menuju tambak. Seperti diketahui bahwa Desa Sentul merupakan salah satu jalur perekonomian menuju area pertambakkan. Oleh sebab itu dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB ) tahap I, tahap II hingga tahap III terkonsentrasi menjaga akses menuju tambak.

Kepala Desa Sentul Akhmad Yani melalui Sekretaris Desa Solikhudin di ruang kerjanya mengatakan, jika pada PSBB kemarin pihaknya bersama tim relawan mendirikan 3 pos check point, Kamis (9/7/2020) siang.

Masing-masing antara lain berada di RT. 01, 02, RW. 01, tepat perbatasan Desa Sentul dengan Desa Penatarsewu. Kemudian di RT. 08, RW. 02, perbatasan Desa Sentul dengan Desa Glagaharum. Di RT. 10, 12, RW. 03, perbatasan Desa Sentul dengan Desa Plumbon.

Sebenarnya, lanjut Solikhudin, tidak hanya tiga titik pos check point saja. Namun PSBB tahap III pos check point, ditambah sepuluh titik yang disebar pada masing-masing RW. Dikarenakan banyak pintu keluar masuk area ke tambak. Dengan begitu dapat diminimalisir aktifitas warga maupun pengguna jalan yang melintas.

“Alhamdulillah, keseluruhan pos check point dijaga oleh tim relawan dari Polri, TNI, Pemdes, Linmas, Petugas Kesehatan, BPD, RT, RW, hasilnya negatif selana pengecekan suhu badan atau thermogund. Pemberlakukan sistem penjagaan secara bergantian, mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Disebabkan pada hari Sabtu, Minggu area tambak di kunjungi para pemancing, ” terang Solikhudin.

Pelanggaran-pelanggaran itu pasti ada, kata Solikhudin adalah warga atau pengguna jalan yang tidak menggunakan masker. Dengan pelanggaran itu mereka diberi masker secara gratis.

Semenatara itu dalam pemeriksaan di pos check point oleh tim relawan. Bagi pengguna jalan dari lur Desa Sentul, maupun dari luar Kecamatan Tanggulangin tidak mengatongi surat dari RT, RW. maka akan diberikan sanksi tegas, berupa dikembalikan dan kendaraannya disuruh putar balik.

Dikatakan Solikhudin, Pemerintah Desa Sentul selama PSBB tahap I, tahap II, dan tahap III berlangsung, telah membagikan masker pada warga sebanyak 2 kali, penyemprotan disinfektan 2 Minggu sekali selama 3 bulan. Serta pembagian tempat cuci tangan, dengan sabun pada 16 titik mushola dan masjid.

Masa new normal ini diharapkan, warga tetap mematuhi himbaun dan peraturan yang ada. Sesuai protokol kesehatan agar dapat terhindar dari penyebaran wabah Covid-19, berpola hidup sehat, bersih, kerap mencuci tangan, jaga jarak, hindari keramian, dan tetap menggunakan masker jika bepergian. (gus/yan)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Cukai Pemkot Batu
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement SBMPN POLINEMA MALANG
Advertisement

Terpopuler