Connect with us

Kota Malang

Awak Media dan Kanwil DJP Jatim III Saling Buka-Bukaan

Diterbitkan

||

Kakanwil DJP Jawa Timur III, Dr Ir Rudi Gunawan Bastari MTax MAcc MM, memberikan penjelasan kepada awak media. (rhd)

Memontum Kota MalangSekitar 40 media, mulai online, cetak, radio dan TV se-Malang Raya mengikuti Media Gathering yang digelar Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim III, di After 5ive Lounge Hotel Savana, Rabu (6/12/2017) malam. Dalam kegiatan yang rutin  digelar di penghujung tahun tersebut, awak media dan jajaran Kanwil DJP Jatim III buka-bukaan memberikan kritik, saran dan masukan konstruktif agar komunikasi dan kerjasama yang terjalin berjalan lebih baik di tahun mendatang.

 

Beberapa awak media mengungkapkan uneg-unegnya dalam mendapatkan informasi dan menyajikan berita yang mudah dicerna oleh masyarakat sebagai pembaca. “Kadang istilah pajak kurang familiar di masyarakat. Pun rilis yang dibuat masih terkesan formal atau kaku. Sehingga kami harus mencari padanan kata dan mengolah kembali menjadi kalimat yang mudah dipahami,” jelas Choirul Anam, wartawan senior bidang ekonomi dari Bisnis Indonesia.

 


Menanggapi hal itu, Kakanwil DJP Jawa Timur III, Dr Ir Rudi Gunawan Bastari, MTax, MAcc, MM, yang didampingi Mahartono (Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Humas), mengakui bahwa bahasa pajak memang masih kurang familiar diterima masyarakat awam.

 

“Memang perlu edukasi sekaligus perubahan bahasa yang bisa dipahami. Karena penyaji dari internal sudah terbiasa dengan istilah atau bahasa pajak tersebut, untuk itu kami akan mencoba belajar agar komunikasi yang tersampaikan lebih luwes dan mudah dipahami,” jelas Rudi.

 

Dalam kesempatan itu, Rudi menjelaskan Kanwil DJP Jatim III menargetkan perolehan pajak di 2017 ini hingga 100 persen. “Terhitung sampai akhir November sudah mencapai 80 persen dari target nominal sekitar Rp 25,72 Triliun, sementara secara nasional masih tercapai Rp 183 Triliun. Biasanya dalam bulan Desember ada peningkatan 13-14 persen. Setidaknya kami optimis bisa mencapai 95 persen,” optimis Rudi.

 

Dari catatan tersebut, posisi Kanwil DJP Jatim III sudah menempati posisi ke-8 secara nasional. Hal ini menunjukkan bahwa Wajib Pajak di wilayah Jatim III telah sadar pajak dan turut memberikan sumbangsih kelancaran pembangunan daerah. (rhd/yan)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *