Connect with us

Pendidikan

Polinema Dukung Saran Walikota Malang, SBMPN Portofolio, Siapkan Skenario Seleksi Mandiri Daring

Diterbitkan

||

Supriatna, Pudir 1 Polinema saat memberikan keterangan. (dok)
Supriatna, Pudir 1 Polinema saat memberikan keterangan. (dok)

Memontum Kota Malang – Walikota Malang Sutiaji, saat rakor (rapat koordinasi) dengan pimpinan perguruan tinggi, Kamis 11 Juni 2020, menyarankan pendaftaran camaba (calon mahasiswa baru) agar dilakukan online atau daring (dalam jaringan). Gayung bersambut, Polinema (Politeknik Negeri Malang) mendukung saran Walikota Malang itu. Bahkan sejak Selasa 19 Mei 2020, Polinema telah menerapkan pendaftaran camaba dengan sistem online/daring. Seleksi masuk Polinema juga dilakukan dengan sistem portofolio.

Maka saran Walikota tersebut semakin memantapkan langkah Polinema terkait pencegahan penularan covid19. Sistem daring dan portofolio ini merupakan pencegahan terjadinya cluster baru penularan covid19, mengingat jika dilakukan non daring dan portofolio akan terjadi pengumpulan ribuan camaba. Tahun 2019, camaba yang mengikuti ujian tulis masuk Polinema tercatat sejumlah 9.583 orang.

Menyikapi saran Walikota Malang tersebut, Supriatna Pudir 1 (Pembantu Direktur) Polinema menyampaikan bahwa langkah yang diterapkan pihaknya sudah sejalan.

“Untuk kegiatan penerimaan mahasiswa baru jalur seleksi SBMPN (Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri) mulai tanggal 19 Mei – 25 Juni 2020, telah ditetapkan untuk dilaksanakan secara daring melalui seleksi portofolio. Untuk seleksi Jalur Mandiri, mulai Juli – Agustus 2020, disiapkan skenario ujian masuk daring dari tempat tinggal masing-masing,” jelas Supriatna, Sabtu (13/6/2020).

Sementara itu Direktur Polinema DR Awan Setiawan, sebelumnya telah menyampaikan kepada memontum.com, bahwa pihaknya akan mendukung dan menyesuaikan peraturan pemerintah daerah terkait penanganan covid-19 di internal kampus. Bahkan Polinema juga menjalankan fungsi pengabdian masyarakat dengan menyumbangkan masker, handsanitizer, bilik disinfektan, face shield dan wastafel portable, langsung ke masyarakat, RS, Puskesmas juga melalui Pemkot Malang. (yan)