Connect with us

Berita

Pemuda Pancasila Junrejo Konsolidasi Update Data Anggota

Diterbitkan

||

Pemuda Pancasila Junrejo Konsolidasi Update Data Anggota

Memontum Kota Batu – MPC Pemuda Pancasila Kota Batu saat ini tengah gencar melakukan konsolidasi anggota, seperti yang dilakukan PAC Junrejo dengan melaksanakan update data anggota. Kegiatan pendataan serta pengambilan foto anggota yang belum memiliki kartu tanda anggota (KTA) ini bertempat di pendopo Kecamatan Junrejo Kota Batu pada Kamis (18/6/2020).

Ketua PAC PP Junrejo, Andi Faisal Hasan menjelaskan bahwa kegiatan ini awalnya akan dilaksanakan secara sederhana, namun saat berkonsultasi dengan Camat Junrejo Arief Rahman Ardyasana, mempersilahkan pendopo untuk digunakan dan acara pendataan serta pengambilan foto anggota juga dihadiri Ketua MPC PP beserta jajaran pengurus, dan tampak pula hadir langsung Muspika Kecamatan Junrejo, Camat, Kapolsek, Danramil Junrejo.

” Hari ini bertempat di pendopo Kecamatan Junrejo, kami PAC Junrejo melaksanakan update data anggota. Siapa saja, baik yang senior maupun anggota pemula/baru dan siapa yang sudah memiliki kartu MPN siapa yang belum Insha Allah selama tiga hari kedepan akan dilakukan kegiatan ini, semua ini terselenggara berkat dukungan dan support dari Bapak Camat, karena rencananya akan dilakukan secara sederhana saja sebab organisasi kami bukan organisasi provit melainkan organisasi sosial kemasyarakatan, ” ujar Andi.

Sedangkan ditambahkan pula bahwa jumlah sampai dengan hari pengambilan foto sekitar seratus lebih di seluruh Junrejo. Diharapkan dengan dimilikinya KTA, maka anggota akan semakin giat dan bersemangat dalam pengabdian terhadap masyarakat, supaya persepsi di masyarakat bahwa Ormas PP adalah sekumpulan preman / sampah bisa terkikis atau biarlah tetap sampah namun bisa menjadi pupuk yang bermanfaat bagi masyarakat. (bir/yan)

 

Berita

Digelontor 1,7 Miliar, Akhir Desember Jembatan Boreng Bakal Bisa Dipergunakan Lagi

Diterbitkan

||

oleh

Proses pembangunan jembatan di Desa Boreng yang dikerjakan mulai 8 September 2020 lalu.
Proses pembangunan jembatan di Desa Boreng yang dikerjakan mulai 8 September 2020 lalu.

Memontum Lumajang – Pembangunan Jembatan di Desa Boreng Kecamatan Lumajang yang mulai dikerjakan dengan menelan anggaran 1,7 Miliar sebentar lagi sudah bisa dilewati kembali.

Menurut Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Lumajang, Agus Siswanto, kepada memontum.com Sabtu (19/9/2020) menjelaskan, proses pembangunan jembatan di Desa Boreng tersebut dikerjakan mulai 8 September 2020 lalu. Diperkirakan akhir Desember selesai.

Dijelaskannya, proses pembangunan dimulai dengan pembongkaran kepala jembatan atau abutment yang lama sebelum nantinya diganti dengan abutment baru.

“Saat ini sudah proses pembongkaran abutment yang lama, diharapkan minggu ini sudah selesai, minggu depan sudah mulai dikerjakan pembangunan pondasi jembatan,” terangnya.

Pembangunan Jembatan Boreng menelan anggaran Rp 1,7 milyar.

Pembangunan Jembatan Boreng menelan anggaran Rp 1,7 milyar.

Agus menyampaikan bahwa proyek yang menelan anggaran Rp 1,7 milyar tersebut ditangani oleh CV. Dharma Bhakti Jaya dan diawasi oleh Konsultan Pengawas dari CV. Alam Persada Consultant.

Dinas PUTR Kab. Lumajang menargetkan dalam 105 hari atau pada 21 Desember 2020 mendatang jembatan tersebut rampung dan dapat digunakan oleh masyarakat.

“Waktunya 105 hari selesai direncanakan 21 Desember, harapan kami di awal Desember sudah bisa dimanfaatkan,” jelasnya. (adi/ono)

 

Lanjutkan Membaca

Berita

DPK Kota Batu Gandeng Dunia Usaha, Simulasikan Penyelamatan dari Gedung Bertingkat

Diterbitkan

||

oleh

DPK Kota Batu berlatih vertical rescue di Lembah Metro Resort.
DPK Kota Batu berlatih vertical rescue di Lembah Metro Resort.

Memontum Kota Batu – Dinas Penanggulangan Kebakaran (DPK) Kota Batu kembali mengasah kemampuan serta ketrampilan personelnya. Setelah seminggu yang lalu berlatih tentang penggunaan alat pemadam kebakaran ringan, kali ini DPK Kota Batu gandeng dunia usaha, melakukan vertical rescue atau penyelamatan korban dari gedung bertingkat, Jumat (18/9/2020) di Lembah Metro Resort Kelurahan Sisir Kecamatan/Kota Batu.

Setelah melakukan persiapan serta diawali dengan apel, segera para personel DPK mempersiapkan diri. Para instruktur memberikan pengarahan kepada personel yang akan melakukan peluncuran dari gedung lantai dua, khususnya tentang tata cara simpul tali serta peralatan clambing. Hal ini penting karena keselamatan menjadi prioritas dari sebuah misi.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran (DPK) Kota Batu, Himpun mengatakan, tujuan simulasi tak lain jika sewaktu-waktu terjadi bencana, petugas bisa mengevakuasi korban tanpa ada kendala. Karena petugas sudah menguasai teknik tersebut.

“Harapannya simulasi ini bisa mematangkan teknik penyelamatan dan bisa memberikan edukasi bagi pelaku wisata yang ikut terlibat,” tegas Himpun saat simulasi di Lembah Metro Resort.

Pihak DPK pun sangat terbuka jika ada wahana wisata, hotel, restoran, desa, kelurahan, ataupun masyarakat yang ingin adanya pendampingan materi dan praktek secara langsung untuk menanggulangi kebakaran atau bencana.

“Sebab DPK akan lebih terbantu bila semakin banyak yang faham tentang penyelamatan jiwa atau harta benda ketika bencana terjadi. Pada prinsipnya, tidak ada petugas DPK yang hebat, tapi yang ada petugas yang terlatih,” tambah Himpun.

Ia menguraikan, kesuksesan penanggulangan bencana terutama kebakaran bukan cara memadamkan api, tapi bagaimana cara mencegah kebakaran tidak terjadi dan diminimalisir. “Karena pencegahan jauh lebih baik,” tegas dia.

Sementara itu Sekretaris DPK Kota Batu Supriyanto menguraikan, vertical rescue sendiri merupakan sebuah teknik evakuasi dari titik rendah ke titik yang lebih tinggi ataupun sebaliknya, pada medan yang curam. Lalu bagaimana cara membawa korban agar penyelamatan berhasil maksimal. Pelatihan vertical rescue juga menjadi bagian dari program Aksi Siaga Bencana (ASB).

Seiring kemajuan Kota Batu, banyak objek vital dan strategis yang didalamnya ada aktivitas melibatkan orang banyak. Contohnya hotel, resort, kantor pemerintah, dan sebagainya. Maka dari itu seyogyanya diperlukan building code standar keselamatan untuk kondisi siaga bencana bila terjadi, yang diawali dengan personil untuk secara teknik mahir dalam penyelamatan dengan teknik vertical rescue.

“Pelatihan rutin ini bisa menjadi evaluasi kinerja petugas dalam penyelamatan kebakaran atau kebencanaan. Beberapa materi yang disampaikan meliputi cara meluncur menggunakan tali, cara mengevakuasi korban yang benar, dan mengajarkan beberapa simpul tali. Semoga nanti pengetahuan dari DPK bisa tersalurkan kepada semua petugas,” ucap Supriyanto.

Terpisah, Eksekutif Manajer Lembah Metro, Ruruh Yunud sangat mengapresiasi adanya simulasi penangganan bencana DPK yang bekerjasama dengan obyek wisata di tempatnya. Dalam simulasi ada 30 karyawan Lembah Metro yang mengikuti setiap tahapan dari petugas.

“Menurut saya simulasi ini sangat penting, terutama di obyek wisata. Harapan kami pengunjung yang menginap bisa merasa aman dan nyaman serta tidak khawatir. Karena karyawan kami sudah terlatih dan tanggap dalam segala hal,” terang Ruruh.

Lalu untuk rekomendasi dari DPK kepada Lembah Metro, sebatas penambahan hidran air, selain itu untuk alat pemadam ringan (Apar) setiap ruangan sudah tersedia. Pelatihan ini tak hanya cukup ini saja, kedepan pihaknya bakal menggelar simulasi dan edukasi melibatkan semua karyawan. (bir/adv)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Pengumuman Pendaftaran KPU Banyuwangi
Advertisement Iklan KPU Kabupaten Trenggalek
Advertisement Tahapan Pilkada KPUBanyuwangi
Advertisement Iklan ucapan HUT RI Pemkot Probolinggo
Advertisement Iklan KPU Banyuwangi
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri polinema
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement

Terpopuler