Connect with us

Pendidikan

SMP Muhamadiyah 8 Tanggulangin Wisuda Drive True

Diterbitkan

||

PELEPASAN : Dewan guru dan Kasek SMP Muhamdiyah 8 Tanggulangin, Sidoarjo melepas siswanya dari atas kendaraan bermotor. (st-1)
PELEPASAN : Dewan guru dan Kasek SMP Muhamdiyah 8 Tanggulangin, Sidoarjo melepas siswanya dari atas kendaraan bermotor. (st-1)

Memontum Sidoarjo – Berbeda dengan tahun-tahun jika sebelumnya melaksanakan wisuda dengan pertemuan mengundang wali murid. Kali ini ketika marebak covid-19, segenap dewan guru dan Kepala Sekolah (Kasek) SMP Muhamadiyah 9 melepas murid kelas 9 dengan cara drive true. Awalnya, orang tua dan siswa naik kendaraan bermotor masuk ke area sekolah. Selanjutnya, wali murid dan siswa melintas ke terop yang sudah berjajar guru dan Kasek.

Tanpa turun dari kendaraan mereka bersalamaan dan wali murid mengucapkan terima kasih anaknya telah dididik hingga lulus dari SMP Muhamadiyah 8 Tanggulangin. Selanjutnya giliran siswa ‘sungkem’ kepada gurunya hingga mendapatkan ijasah tanda kelulusan.

Kasek SMP Muhamadiyah 8 Tanggulangin Sidoarjo Hj Yuyun Nur Aini, M. Pd. I menyatakan jika tahun ini pelepasan siswa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“ Karena masih dalam suasana pandemi covid 19, tahun ini kami menjaga jarak dengan menggelar pelepasan 34 siswa SMP Muhamdiyah 8 Tanggulangin dengan drive true,” katanya .

Walau melepasa siswa dengan cara drive tru, terang Hj Yuyun, sekolah tetap melaksanakan protokol kesehatan. Mulai masuk sekolah peserta wisuda diminta cuci tangan lewat hand sanitiver yang disediakan di gerbang sekolah.

Dari sini selajunjutnya di laksanakan termo gun untuk mengetahui suhu badan peserta pelapasan sekolah.” Alahamdiah wali murud yang mengikuti pelapasan sekolah tida ada yang terpapar covid-19,” tuturnya.

Lebih lanjut Yuyun mengatakan kali ini, SMP Muhamadiyah 8 Tanggulangin melepas 34 siswa kelas 9 dengan drive true yang sebagian besar mengendarai roda 2.

“ Orang tua kami sertakan untuk pelepasa, karena ketika awal tahun ajaran baru mereka menyerahkan putra putrinya untuk dididik di SMP Muhamdiyah 8 Tanggulangin. Maka ketika lulus, kami lepas dengan mengembalikan kepada orang tuanya,” tutupya. (st-1/fan/yan)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *