Connect with us

Pendidikan

Tujuh Perusahaan Besar Gelar Penerimaan Karyawan Baru di SMK YPM 8 Sidoarjo

Diterbitkan

||

Tujuh Perusahaan Besar Gelar Penerimaan Karyawan Baru di SMK YPM 8 Sidoarjo

Memontum Sidoarjo – Sedikitnya tujuh perusahaan berskala besar melaksanakan penerimaan karyawan baru (open recruitment) di SMK YPM 8 Sidoarjo. Acara itu, diikuti ratusan peserta yang sebagian besar merupakan lulusan SMK YPM 8 Sidoarjo yang ada di JL Raya Desa Sarirogo, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo itu.

Ketujuh perusahaan yang melaksanakan seleksi penerimaan karyawan baru dari alumnus 2020 itu, diantaranya PT Indomarco Prismatama, PT Arta Boga, PT Full House Servindo dan PT Intisel Prodaktifakom.

TES - Ratusan alumnus SMK YPM 8 Sarirogo, Sidoarjo mengikuti tes tulis masuk sejumlah perusahaan yang melaksanakan open recruitment di sekolah yang ada di JL Raya Desa Sarirogo, Kecamatan/Sidoarjo, Senin (22/06/2020)

TES – Ratusan alumnus SMK YPM 8 Sarirogo, Sidoarjo mengikuti tes tulis masuk sejumlah perusahaan yang melaksanakan open recruitment di sekolah yang ada di JL Raya Desa Sarirogo, Kecamatan/Sidoarjo, Senin (22/06/2020)

“Setiap tahun kami berupaya agar lulusan kami dapat langsung bekerja. Karena itu, kami berupaya agar para siswa kami diterima sebagai karyawan perusahaan. Makanya setiap tahun selalu dilamar beberapa perusahaan untuk melaksanakan penerimaan karyawan baru,” terang Humas SMK YPM 8 Sarirogo Sidoarjo, Didik Teguh Wahyudi, Senin (22/6/2020).

Lebih jauh, Didik menguraikan dari tujuh perusahaan yang sudah melamar, hanya keempat perusahaan besar itu yang melaksanakan rekruitmen karyawan dari kalangan siswa yang baru lulus. Saat ini, kata Didik seleksi karyawan itu dalam tahap tes tulis. Yakni mulai tanggal 22 hingga 25 Juni 2020 besok.

“Tiga perusahaan bakal menyusul hari berikutnya. Kami menyiapkan sekali tes sebanyak 50 siswa,” imbuhnya.

Didik menjelaskan dalam rekruitmen itu, pihaknya tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 secara ketat. Diantaranya mulai cuci tangan sebelum masuk kelas, memakai masker hingga physical distancing (menjaga jarak) saat di dalam kelas. Apalagi, perusahaan rela datang ke sekolah untuk menggelar tes secara langsung.

“Sebelum perusahaan datang melaksankan rekruitmen, pihak sekolah terlebih dahulu menguji loyalitas para siswa. Meski sudah ada fasilitas pendaftaran online, tetapi para siswa sangat loyal datang ke sekolah ikut tes. Keseriusan para siswa untuk dapat pekerjaaj sudah tidak diragukan lagi,” tegasnya.

Sementara Kepala SMK YPM 8 Sarirogo Sidoarjo, Dr Kisyanto menegaskan selama di sekolah, pihaknya tidak hanya memberikan bekal para siswanya pendidikan formal atau pembekalan sektor industri saja. Akan tetapi juga diberi pembelajaran non formal. Salah satunya soal kewirausahaan (enterpreneurship).

“Tujuannya agar siswa tetap diupayakan bisa memanfaatkan situasi seperti sekarang ini untuk berwirausaha. Apalagi sekarang ini sudah didukung dengan kecanggihan teknologi, termasuk bisa berwirausaha secara online,” paparnya.

Selain itu, seniman yang akrab dipanggil Dr Kis ini mengungkapkan untuk siswa yang secara finansial (keuangan) mampu dan secara akademik lebih baik didorong untuk melajutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi lagi. Yakni masuk ke Perguruan Tinggi (PT).

“Nah, program kerjasama dengan industri seperti sekarang ini sudah sering dilakukan, melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK. Bulan ini BKK SMK sudah tiga kali menggelar job faair. Pertama di SMK PGRI II, SMK Krian II dan ketiga di SMK YPM 8 ini. Artinya, banyak industri di Sidoarjo tidak terpengaruh dampak pandemi Covid-19,” pungkas Kepala MKKS SMK Swasta Sidoarjo ini. Wan/yan

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *