Connect with us

Pemerintahan

GTPPC Lamongan Launching 2 Kantor Tangguh Semeru, Bank Jatim dan BRI Cabang Lamongan

Diterbitkan

||

GTPPC Lamongan Launching 2 Kantor Tangguh Semeru, Bank Jatim dan BRI Cabang Lamongan

Memontum Lamongan – Setelah berhasil meresmikan kurang lebih 100 kampung tangguh, pesantren tangguh, pasar tangguh, dan industri tangguh, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Lamongan kembali meresmikan kantor tangguh semeru, Rabu (24/6/2020). Dua kantor yang dipilih sebagai percontohan kantor tangguh Lamongan yakni Kantor Bank BRI Cabang Lamongan dan Kantor Bank Jatim Cabang Lamongan.

“Alhamdulillah, kantor-kantor ini telah siap. Kantor sudah dilengkapi dengan ruang lumbung pangan, ruang isolasi, ruang kesehatan, dan ruang informasi,” ujar Bupati Lamongan.

Selain menyiapkan sarana dan prasarana yang sesuai dengan standart protokol menuju new normal, tegas Bupati Fadeli, kantor juga telah menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat.

“Para nasabah Bank mulai dari pintu masuk akan diarahkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun dibawah air yang mengalir, diperiksa suhu menggunakan thermo gun (jika melebihi suhu normal akan di isolasi dan dilakukan pemeriksaan di ruang kesehatan),” ucapnya.

Selain itu, lanjut Fadeli, para nasabah mengantri secara physical distancing di depan kantor, masuk dan keluar melalui jalur satu arah dan bilik disinfektan, serta secara bergilir nasabah dilayani (kapasitas di dalam ruangan untuk 25 nasabah) untuk menghindari adanya kerumunan.

“Kita wajib menerapkan kedisiplinan, kita masih menuju new normal, belum tahu sampai kapan virus ini akan berakhir, dan belum ditemukan obatnya. Tetap disiplin pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, ini kehidupan baru yang kita lakukan saat ini,” tambah Bupati Fadeli.

Pada kesempatan tersebut Fadeli juga berterimakasih atas perilaku masyarakat Lamongan yang guyub, rukun, dan terus berupaya melakukan kedisiplinan.

“Dengan keguyuban dan dukungan dari Kapolres dan Dandim 0812 Kabupaten Lamongan, GTPPC Lamongan akan terus berupaya membentuk kantor tangguh dan wilayah tangguh untuk menambah ketangguhan Kabupaten Lamongan menuju new normal,” pungkasnya. (Fjr/zen/yan)

 

Pemerintahan

Gubernur Jatim Kunjungi Petani Buah hingga Beri Bantuan Masker

Diterbitkan

||

Khofifah Indar Parawansa petik buah mangga alpukat di salah satu kebun milik petani. 
Khofifah Indar Parawansa petik buah mangga alpukat di salah satu kebun milik petani. 

Memontum Pasuruan – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan ke salah satu kebun milik petani mangga alpukat di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (31/10) tadi.

Kunjungan orang nomor satu di pemerintah Provinsi Jatim itu, selain untuk menikmati masa panen buah Alpukat atau buah yang menjadi buah khas Kabupaten Pasuruan, juga untuk memberikan bantuan masker dan sembako, kepada warga sekitar.

Dalam kunjungannya itu, Gubernur juga didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim, Heru Tjahjono. Sementara di lokasi kebun, Gubernur bersama warga atau pengunjung, langsung menikmati panen Alpukat dari pohonnya.

Disampaikan Gubernur Jatim, mangga alpukat adalah salah satu komoditas buah unggulan di Jawa Timur. Yang mana, saat ini menjadi tren di kalangan pecinta buah tanah air.

Selain rasanya yang legit dan tekstur buah yang bagus, cara makan mangga alpukat, pun menurut Khofifah sangat unik. Karena, tak perlu dikupas sampai terlihat daging buahnya. Tetapi, cukup diiris di bagian tengah kemudian diputar hingga terbelah dua dan dimakan dengan menggunakan sendok.

“Cukup higienis, karena kita tak perlu menggunakan sarung tangan atau alat bantu lain. Cukup dibelah, diputar dan dimakan dengan sendok,” ujarnya.
Di hadapan petani buah, Khofifah menyampaikan, akan membantu dalam memperluas jaringan ekspor. Sehingga, mangga alpukat semakin dikenal luas di seluruh wilayah tanah air maupun luar negeri.

“Varietas mangga di Indonesia, sesungguhnya memiliki tingkat keunggulan yang luar biasa. Seperti mangga alpukat dari Kabupaten Pasuruan ini. Cara mengupasnya yang berbeda dan ini yang bisa dijual. Mudah mudahan menjadi bagian dari ikhtiyar penguatan kepada petani mangga. Kita akan membangun akses market hingga ekspor. Sehingga, ketika musim mangga seperti sekarang, harga jualnya tidak jatuh,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, selain panen juga memberikan bantuan sedikitnya 5 ribu masker dan 150 paket bantuan sembako kepada warga sekitar Desa Wonokerto. Bantuan itu, diberikan setelah Gubernur Jatim melakukan gowes bersama para petani mangga alpukat. (kom/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca

Lamongan

Pemkab Lamongan Buat Skala Prioritas Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Diterbitkan

||

Bupati Fadeli saat rapat paripurna bersama DPRD Kabupaten Lamongan.
Bupati Fadeli saat rapat paripurna bersama DPRD Kabupaten Lamongan.

Memontum Lamongan – Pemulihan ekonomi lokal akibat Covid-19, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan. Mensikapi kondisi tersebut, Pemkab Lamongan bersama DPRD, mensepakati untuk Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2021, menyasar pada program prioritas pemulihan ekonomi.

Dalam rapat paripurna yang digelar Bupati Lamongan, H Fadeli, bersama DPRD Kabupaten Lamongan, menyampaikan bahwa program prioritas tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi akibat Covid-19.

Program itu, diantaranya peningkatan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan pengembangan ekonomi kreatif. Dengan jalan, peningkatan nilai tambah ekonomi melalui peningkatan ketersediaan pangan hasil pertanian, perikanan dan pangan hasil laut secara berkelanjutan.

“Peningkatan kemitraan usaha antara usaha mikro kecil dan usaha menengah besar, peningkatan kapasitas, jangkauan, dan inovasi koperasi. Lalu, peningkatan nilai tambah dan daya saing produk dan usaha kreatif serta digital. Kemudian, optimalisasi pemanfaatan teknologi digital dan industry 4.0, dan peningkatan penerapan praktik berkelanjutan di industri pengolahan dan pariwisata,” kata Fadeli di hadapan anggota DPRD Kabupaten Lamongan, kemarin (28/10).

Pada peningkatan infrastruktur dalam upaya penguatan konektifitas antar wilayah dan pemerataan pembangunan, tambah Bupati, dapat melalui penguatan konektivitas infrastruktur darat, laut dan udara dalam mendukung keadilan akses bagi masyarakat daerah marjinal. Di samping, optimalisasi pemanfaatan telekomunikasi dan informatika serta peningkatan manajemen penanganan kebencanaan.

“Untuk peningkatan kualitas dan aksesibilitas pendidikan dan kesehatan, peningkatan produktivitas dan daya saing ketenagakerjaan, disertai perluasan kesempatan kerja dalam rangka pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Peningkatan lainnya, yakni pada sisi peningkatan kualitas pendidikan menengah dan pendidikan khusus serta pendidikan layanan khusus. Lalu, kompetensi guru dan sarana prasarana, peningkatan kualitas kesehatan melalui penurunan angka kematian ibu melahirkan, stunting, pemberantasan penyakit menular dan tidak menular.

“Percepatan penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas hidup perempuan dan penguatan kapasitas kelembagaan pengarusutamaan gender, dan peningkatan kualitas perumahan serta permukiman. Lalu, pengurangan kawasan kumuh serta penyediaan sarana sanitasi dan air bersih,” urai Bupati Fadeli. (kom/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler