Connect with us

Pemerintahan

Polres Blitar Kota Salurkan 10 Ton Beras Untuk Warga Terdampak Covid-19 dan Korban Narkoba

Diterbitkan

||

Anggota Polri dan TNI siap salurkan bantuan sosial kepada warga terdampak Covid-19 secara door to door
Anggota Polri dan TNI siap salurkan bantuan sosial kepada warga terdampak Covid-19 secara door to door

Memontum Blitar – Dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-74 dan Hari Anti Narkotika Internasional, Polres Blitar Kota bersama TNI, Pemkot Blitar dan Pemkab Blitar menggelar bhakti sosial membagikan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 dan korban pengguna narkotika. Total sembako yang dibagikan 10 ton beras, minyak goreng, mie instan tersebut dibagikan langsung ke kampung-kqmpung secara door to door oleh personel Babinsa (TNI) dan Bhabibkamtibmas (Polri).

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, kegiatan bhakti sosial ini digelar oleh Polri secara serentak seluruh Indonesia termasuk Polres Blitar Kota, dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-74.

“Kegiatan bhakti sosial dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-74 ini secara serentak dilakukan di seluruh Indonesia,” kata AKBP Leonard M Sinambela, Jumat (26/6/2020).

Lebih lanjut Leonard menyampaikan, dalam kegiatan ini, Polres Blitar Kota berkerjasama dengan TNI, Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten Blitar.

“Pembagian bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 ini dilakukan secara door to door,” jelasnya.

Leonard menambahkan, tidak hanya kepada masyarakat terdampak Corona, bantuian berupa 5 kg beras, minyak goreng dan mie instant ini, namun juga dibagikan kepada para korban terdampak Narkoba yang sedang menjalani rehabilitasi.

“Yang menjadi perhatian kami, tidak hanya masyarakat terdampak Covid-19 saja, namun karena hari ini bertepatan dengan hari anti narkoba internasional, maka bantuan juga kami berikan kepada para korban terdampak pengguna Narkoba,” imbuh Leonard.

Pelaksanaan pembagian bantuan sembako ini, tetap memperhatikan protokol kesehatan, yaitu mencegah adanya kerumunan warga, menjaga jarak dan memakai masker.

“Bantuan langsung diserahkan ke rumah warga, door to door sesuai dengan data yang ada terutama warga yang belum pernah mendapat bantuan,” tandasnya.

Pembagian bansos sembako ini melibatkan personel Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari 9 polsek yang ada di 9 kecamatan wilayah hukum Polres Blitar Kota. Yaitu 3 polsek di wilayah Kota Blitar, serta 6 polsek di wilayah Kabupaten Blitar. (jar/yan)

 

Pemerintahan

Pemkab Jombang Santuni Anak Yatim dan Bagi Kaca Mata

Diterbitkan

||

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Kabupaten Jombang.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Kabupaten Jombang.

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW secara virtual

Memontum Jombang – Ditengah pandemic Covid 19, Pemerintah Kabupaten Jombang, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan undangan secara terbatas, Selasa (27/10) tadi. Menariknya, tanpa mengurangi makna dan kemeriahan, peringatan juga dilaksanakan secara virtual dengan melibatkan 21 Kecamatan.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Jombang menghadirkan penceramah Nyai Hj. Nurul Abidah di Pendopo Kabupaten Jombang. Sementara dalam rangkaian pelaksanaan, juga dilakukan santunan kepada anak yatim oleh Bupati Jombang bersama Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang dan Ketua DWP Kabupaten Jombang. Termasuk, penyerahan bantuan kacamata kepada perwakilan penerima dari muslimat juga Aisyiyah. Khusus program seribu kacamata gratis, adalah program dari Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Jombang.

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab, mengawali sambutannya menyampaikan ucapan rasa syukur. Sebab, di masa pendemi ini masih dapat mengadakan peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW.

“Kita harus tetap waspada dan berempati, karena kita masih berada dalam wabah corona. Karena itu, pada kesempatan ini, saya juga mengajak masyarakat untuk mengutamakan kesehatan dengan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat. Termasuk, tetap menerapkan protokol kesehatan dimanapun kita berada agar kita terhindar dari penyebaran virus corona atau covid-19,” kata Bupati Jombang.

Masih menurut Bupati perempuan pertama di Jombang ini, Maulid Nabi Muhammad SAW, adalah menjadi momen penting dalam sejarah peradaban manusia sepanjang masa. Baik pada era tradisional maupun pada era modern seperti sekarang.

“Banyak pelajaran, khususnya dari sejarah hidup Rasulullah dan peradaban dunia lebih dari 14 abad yang lalu. Kepribadian Rasulullah SAW, bukan hanya sebagai sosok tauladan yang menakjubkan. Tetapi juga menjadi sumber inspirasi sepanjang sejarah peradaban umat manusia sampai akhir zaman kelak,” terangnya.

Ditambahkan Bupati, pada peringatan Maulid ini, kita juga diingatkan tentang perjuangan Rasulullah SAW. Bagaimana beliau meyakinkan masyarakat Arab Jahiliyah, akan pentingnya Agama Islam yang kita yakini sebagai agama satu-satunya yang diridhoi oleh Allah SWT.

“Perjuangan Rasulullah dalam menegakkan syari’at Islam di tengah masyarakat Arab Jahiliyah, seharusnya tetap menjadi inspirasi buat kita semua. Rasulullah SAW diutus untuk mengajak manusia, agar beribadah hanya kepada Allah azza wa jalla dan memperbaiki akhlak manusia. Sesungguhnya antara akhlak dengan ‘aqidah terdapat hubungan yang sangat kuat sekali. Karena akhlak yang baik, sebagai bukti dari keimanan dan akhlak yang buruk sebagai bukti atas lemahnya iman,” imbuhnya.

Makna yang paling mendasar dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tambah Bupati, adalah untuk mengevaluasi sejauh mana uswatun hasanah yang melekat pada diri Rasulullah dapat kita teladani dan kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ketauladanan Rasulullah yang juga harus ditiru adalah beliau diterima semua golongan dan menjadi tokoh yang diakui. Bukan hanya di kalangan umat Islam, akan tetapi oleh seluruh umat dan bangsa-bangsa di dunia.

“Hal inilah yang harus kita tauladani dari seorang rasul. Yakni, untuk menata kembali kehidupan umat ditengah-tengah munculnya pergeseran dan menurunnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai ajaran agama, yang membuat umat sekarang ini mudah tergelincir untuk melakukan hal-hal yang sifatnya individualistik,” paparnya. (azl/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca

Jember

Plt Bupati Jember Peletakan Batu Pertama Jembatan IAIN

Diterbitkan

||

Plt Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan IAIN Jember.
Plt Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan IAIN Jember.

Memontum Jember – Plt Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, mengapresiasi pembangunan jembatan yang dilaksanakan IAIN Jember. Hal itu disampaikannya, saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di lingkungan IAIN Jember, awal pekan kemarin (26/10).

“Semoga, jembatan ini memberikan manfaat besar di lingkunagn IAIN Jember,” kata Plt Bupat Jember.

Kyai Muqit-sapaan akrabnya, mengatakan bahwa IAIN merupakan salah satu kampus yang melahirkan sarjana yang paham tentang Pancasila dan kebhinekaan. “Mahasiswa yang lulus dari sini, itu adalah mahasiswa yang inklusi dan toleransi. Mereka, ketika menyebar di masyarakat, akan menjadi benteng persatuan NKRI,” tambahnya.

Dalam kesempatan sama, Kyai Muqit berharap, status IAIN bisa segera berubah menjadi UIN. Dengan begitu, keberadaannya akan semakin berkembang.

“Beberapa waktu yang lalu, saya sudah sampaikan kepada Menteri agama untuk ditindak-lanjuti. Semoga saja, tidak sampai lama bisa terealisasi,” ujarnya.

Rektor IAIN Jember, Prof. Babun Suharto, mengatakan bahwa pembangunan jembatan penghubung ini didanai dengan UKT (Uang Kuliah Tunggal). Adanya jembatan, ke depan akan menjadi solusi alternatif dalam memperlancar lalu lintas di IAIN.

“Untuk tahap awal, pembangunan yang dilakukan pada posisi pondasi. Baru kemudian, di tahun berikutnya akan dilakukan pembangunan lanjutan. Rencananya, lebar jembatan akan memiliki bentangan sekitar 7 meter,” ungkapnya. (kom/sit)

 

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler