Connect with us

Hukum & Kriminal

Pemilik Jaminan CV Nirmala Karya Gugat BNI

Diterbitkan

||

MEDIASI: Pemilik Jaminan CV Nirmala Karya saat berusaha mediasi dengan dengan pihak KPKNL Pamekasan
MEDIASI: Pemilik Jaminan CV Nirmala Karya saat berusaha mediasi dengan dengan pihak KPKNL Pamekasan

Tak Punya SKT, Paksakan Daftar Lelang ke KPKNL

Memontum Pamekasan – Pemilik Jaminan CV Nirmala Karya Mulyadi menggugat Bank BNI Cabang Graha Pangeran Surabaya ke Pengadilan. Pasalnya, agunan berupa sertifikat hak miliknya dilelang tanpa prosedur hukum yang berlaku.

Kuasa hukum pemilik jaminan CV Nirmala Karya Taufiqurrahman merasa pengajuan lelang ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) oleh BNI Graha Pangeran terkesan dipaksakan. Sebab, secara administrasi belum lengkap. Utamanya, surat kepemilikan tanah (SKT) yang belum ada.

Ada lima agunan yang didaftarkan lelang oleh BNI Cabang Graha Pangeran Surabaya. Antara lain, sebidang tanah berikut rumah yang berdiri diatasnya, Yang terletak diperumahan pondok indah blok D nomor 12 Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, total tanah seluas 120 M2 sesuai SHM nomor 691 tanggal 01/05/1986.

Tanah dan bangunan SHM Nomor 3546 luas 75 M2, terletak di Desa Kolor, Kecamatan Kota, Sumenep. Tanah dan bangunan SHM nomor 165 dengan luas 352 M2 letaknya di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi. Serta tanah SHM nomor 296 luas 6.189 m2, letaknya dijalan raya tanjung Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi. Terakhir, tanah SHM nomor 297 dengan luas 7.650 m2 terletak dijalan raya tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Sumenep.

Nah, tanah terakhir itu, berdasarkan apraisal independent dinilai sudah mampu menutupi hutang CV Nirmala Karya ke BNI senilai Rp 10 miliar. Nyatanya, itu tidak cukup dan menyertakan agunan SHM lain dalam mendaftarkan lelang ke KPKNL.

“Menurut perhitungan kami satu jaminan sudah cukip untuk menutupi hutang Rp 10 miliar itu. Bank bisa melelang atau sendiri sisanya monggi diberi kembalian,” paparnya.

Taufiq menilai sangat tidak masuk akal ketika cliennya melakukan apraisal pada 2016, kemudian di apraisal ulang oleh BNI pada 2019 harga tanah semakin turun. Orang awam pun tidak akan percaya kalau harga tanah pada 2016 lebih tinggi nilai daripada 2019.

“Mestinya naik. Selisih miliaran mas. Nah, ini yang menjadi pertimbangan hukum pokok kami memutuskan untuk melakukan gugatan,” ucapnya.

Direktur CV Nirmala Karya Mulyadi menambahkan, pada 2019 dia bersama lawyer ke BNI untuk menyerahkan salah satu aset untuk memenuhi hutang senilai Rp 10 Miliar tersebut. Kenyataannya, Bank memberikan kesempatan untuk menjual aset yang lain.

“Saya tidak tahu, tanpa sepengatahuan saya 2019 BNI Apraisal ulang dan nilainya jauh dibawah apraisal indepent sebelumnya. Dibawah Rp 10 M. Padahal, menurut apraisal kami pada 2016 senilai Rp 13,5 Miliar,” sesalnya.

Dikonfirmasi terpisah, Remedial Recovery (RR) BNI Graha Pengeran Surabaya Arif enggan memberikan penjelasan terkait masalah tersebut. Dia hanya bertanya point konfirmasi.

“Konfirmasi terkait apa ya? ” katanya. Namun setelah ditanya mengenai dasar pengajuan lelang ke KPKNL gak ada respon dihubungi berulang kali juga tidak ada tanggapan.

Wartawan media ini juga mengkonfirmasi Supervisor BNI KCP Sumenep Ida namun ia enggan memberikan penjelasan. Dia mengaku tidak mengerti asal usul masalah tersebut.

“Mohon maaf mas, kurang ngerti itu. Bukan wewenang saya. Ke mas Arif RR saja” ujarnya melimpahkan.

Sebelumnya KPNKL telah membatalkan pengumuman lelang yang sempat muncul di website. Bunyi surat pernyataan pembatalan yang ditandatangani kepala KPKNL Arasmin Simamora dibatalkan karena SKT/SKPT untuk pelaksanaan lelang tanah dan bangunan belum ada. (adi/syn)

 

Hukum & Kriminal

Hari Pertama Penerapan Sanksi Denda, Tim Pemburu Jaring Puluhan Pelanggar

Diterbitkan

||

oleh

Tim pemburu pelanggar protokol kesehatan jaring pelanggar yang baru turun dari angkot.
Tim pemburu pelanggar protokol kesehatan jaring pelanggar yang baru turun dari angkot.

Memontum Kota Batu – Setelah kemarin malam Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan dilaunching Pemkot Batu, mulai Kamis (17/9/2020) digelar operasi yustisi di Alun-alun Kota Batu untuk menindak masyarakat yang masih tidak mematuhi protokol kesehatan.

Dari puluhan orang yang terjaring kebanyakan mereka ditindak karena tidak menggunakan masker atau membawa masker tapi tidak digunakan secara benar.

Seperti disampaikan Kasatpol PP Kota Batu, M. Adhim, setelah sosialisasi secara masif dilakukan pemerintah, namun masyarakat masih saja ada yang melanggar maka dengan ini pemerintah telah membentuk tim pemburu guna menekan angka pelanggaran oleh masyarakat.

“Pemerintah mengambil langkah lebih tegas lagi yaitu dengan melaksanakan sidang yustisi jadi langsung di lakukan sidang ditempat, ini kita berharap bahwa dengan adanya sidang yustisi ini pembelajaran dan edukasi sekaligus memberikan efek jera kepada masyarakat maupun pelaku usaha yang selama ini masih mencoba coba untuk cari kesempatan melanggar, kita berharap bahwa dengan kegiatan ini nanti lebih baik lagi,” ujarnya.

Penerapan sidang di tempat bagi pelanggar Prokes.

Penerapan sidang di tempat bagi pelanggar Prokes.

Ditambahkannya, untuk patroli itu sendiri tetap jalan siang dan malam. Kalau yustisi ini pelaksanaannya nanti menyesuaikan dengan jadwal yang diberikan pengadilan. “Jadi tidak setiap hari kita laksanakan namun sesuai dengan jadwal yang diberikan,” tambahnya.

Sedangkan untuk pelaku usaha yang melanggar juga ditindak. Kalau pelaku usaha tidak bisa ditindak ditempat, otomatis pelaku usaha yang terjaring disidik oleh petugas yang harinya ditentukan sesuai dengan jadwal, misalnya kenanya Senin malem, kemudian dilihat jadwalnya hari apa jam berapa mengikuti jadwal sidang yang telah ditetapkan.

“Minimal ini sebuah usaha dan ini instruksi juga serentak secara nasional kegiatan ini dalam rangka menekan angka covid di indonesia. (bir/syn)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Kemudikan Truk Tangki Dalam Kondisi Mabuk, Lindas Motor

Diterbitkan

||

oleh

Truk Tangki yang dikemudikan Ali. (ist)
Truk Tangki yang dikemudikan Ali. (ist)

Memontum Kota Malang – Gara-gara mengemudikan Tractor Head/ Truk Tangki Nopol N-8705-UA dalam kondisi mabuk, Ali (61) warga Jl Nanas, Desa Talangsuko, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jumat (18/9/2020) pukul 18.00, sangat membahayakan pengguna jalan.

Puncaknya dia menyerempet motor Honda Supra Nopol N 6087 B yang dikendarai Suhariyono (40) warga Jl Diponegoro, Dusun Sonosari, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang di Jl Raya Raden Tumenggung Suryo, Kota Malang. Beruntung saat itu Suhariyono berhasil melompat hinga tidak sampai terlindas. Namun motornya rusak parah terlindas ban kiri belakang.

Informasi Memontum.com bahwa truk tangki yang dikemudikan Ali melaju dari utara ke selatan. Diduga karena pengaruh miras, Ali menerobos rambu larangan masuk di Jl Hamid Rusdi, Kelurahan Bunul, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Akibatnya dia menyerempet motor dikendarai Suhariyono yang melaju di samping kirinya.

Ali saat baru datang ke unit Laka Lantas Polresta Malang Kota. (ist)

Ali saat baru datang ke unit Laka Lantas Polresta Malang Kota. (ist)

Saat ditabrak dari belakang, Suhariyono berhasil melompat. Namun motornya rusak parah akibat terlindas ban truk. Kejadian itu cukup mengundang perhatian warga sekitar hingga petugas Laka Lantas segera tiba di lokasi kejadian.

Petugas kemudian mengamankan Ali ke Unit Laka Lantas. Saat itu Ali masih terlihat mabuk dengan tiduran di kursi unit Laka. Kepada petugas, dia mengatakan kalau habis “minum” di area parkiran di kawasan Lawang, Kabupaten Malang. “Saya ini maunya nelok kiri kok jadinya nganan. Saya mengaku salah pak,” ujar Ali saat diperiksa petugas.

Panit 1 Unit Laka Lantas Ipda Deddy Cattur membenarkan adanya kejadian laka lantas tersebut. “Karena kurang hati-hati dan akibat pengaruh minuman beralkohol saat mengemudi kemudian menerobos rambu larangan masuk di Jalan Hamid Rusdi Kota Malang, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas dengan kendaraan sepeda motor honda supra yang berjalan di sampingnya,” ujar Ipda Deddy. (gie)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Pengumuman Pendaftaran KPU Banyuwangi
Advertisement Iklan KPU Kabupaten Trenggalek
Advertisement Tahapan Pilkada KPUBanyuwangi
Advertisement Iklan ucapan HUT RI Pemkot Probolinggo
Advertisement Iklan KPU Banyuwangi
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri polinema
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement

Terpopuler