Connect with us

SEKITAR KITA

Patroli Gabungan Polres Situbondo, Kodim 0823 dan Satpol PP Imbau Masyarakat Disiplin Prokes

Diterbitkan

||

Anggota patroli gabungan tampak menyasar di sekitar Alun-alun kota Situbondo untuk memberikan imbauan kepada pemuda-pemudi yang tidak memakai masker. (im)

Memontum Situbondo – Kawal pelaksanaan Inpres Nomor 6 Tahun 2020, anggota Polres Situbondo, Kodim 0823 Situbondo dan Satpol PP Pemkab Situbondo melaksanakan patroli gabungan yang dipusatkan pada tempat-tempat keramaian masyarakat, Selasa (25/08/2020) malam.

Kabag Ops Polres Situbondo, Kompol Yatno Mardi WS bersama Kasubbag Hukum, AKP Aryo Pandanaran dan Pa Siaga Kodim 0823 Situbondo, Kapten Inf Nasikin memimpin apel siaga di Mapolres Situbondo dan diikuti sekitar 40 personil terdiri dari Polres 20 personil, Kodim 0823 Situbondo 10 personil dan Satpol PP Pemkab Situbondo PP 10 personil.

Anggota patroli gabungan tersebut menyasar tempat-tempat keramaian seperti di sekitar Alun-alun kota Situbondo untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menerapkan 3 M, yaitu mencuci tangan setiap selesai kegiatan, memakai masker serta menjaga jarak.

Kabag Ops Polres Situbondo, Kompol Yatno Mardi pada kesempatan tersebut menyampaikan, patroli gabungan skala besar akan terus dilakukan yang tujuan utamanya untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif serta untuk mendisiplinkan warga dalam rangka antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19. Lanjutnya, sesuai yang diamanatkan Inpres Nomor 6 tahun 2020 bahwa tugas TNI Polri secara terpadu bersama Pemda melakukan pengawasan kepatuhan protokol kesehatan.

“Intinya kita ajak warga untuk sadar dan peduli akan pentingnya untuk menerapkan protokol kesehatan, dengan tujuan untuk mencegah penularan virus Covid-19,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, selain dilaksanakan ditingkat Polres, kegiatan patroli serentak juga digelar di 17 Polsek jajaran secara terpadu bersama Koramil dan Forpimka masing-masing. (im/mzm)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SEKITAR KITA

Unjuk Rasa Penolakan Omnibus Law Berlangsung Tertib

Diterbitkan

||

Massa yang megatasnamakan Aliansi Masyarakat Malang gelar aksi tolak omnibus law.
Massa yang megatasnamakan Aliansi Masyarakat Malang gelar aksi tolak omnibus law.

Memontun Kota Malang – Gelombang ke dua aksi unjuk rasa penolakan UU Omnibus Law di Alun-alun Tugu, Kota Malang, berlangsung tertib, Selasa (20/10) siang. Sejumlah massa yang memadati Alun-alun dari Perempatan Rajabali itu, berlangsung cukup rapi dan damai. Terpantau, pengunjuk yang terdiri dari aliansi masyarakat Malang, hanya melakukan orasi meminta hak rakyat.

Koordinator Lapangan, Wahyu Ramadhan, menjamin bahwa aksi yang dilakukan tidak akan menimbulkan kerusuhan seperti sebelumnya. Terkait dengan aksi lanjutan, dirinya mengungkapkan, bahwa UU Cipta Kerja telah menindas rakyat dan akan terus disuarakan sampai presiden menerbitkan Perpu.

“Kalau nanti tidak menerbitkan Perpu untuk menghapus Omnibus Law, maka kita akan katakan Jokowi antirakyat. Mari kita bersama-sama meminta Jokowi, bahwa dia dipilih bukan untuk menindas rakyat. Hentikan bicara soal retorika investasi. Undang-Undang Cipta Kerja, tidak akan mewujudkan itu semua,” katanya.

Dalam aksi tersebut, juga hadir pula komunitas Aremania Zona Dinoyo (Amazon), yang turut mengamankan aksi unjuk rasa. Koordinator Wilayah (Korwil) Amazon, mengatakan bahwa mereka menolak tindakan anarkis dan merusak fasilitas di Kota Malang.

“Boleh saja melakukan aksi, tetapi jangan merusak rumah kita (gedung dewan),” ujar Korwil Aremania Dinoyo, Iin.

Dalam kesempatan itu, juga sempat terjadi dialog. Termasuk, berpesan tentang aksi yang sah-sah saja dilakukan dan melakukan orasi, guna menyuarakan kepentingan rakyat. Namun, dengan cara tanpa anarkhis. (mg1/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca

SEKITAR KITA

Tenaga Asing di Lumajang Ternyata Bisa

Diterbitkan

||

Ilustrasi pengisian dokumen.
Pengisian formulir IMTA.

Memontum Lumajang – Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lumajang, Siti Lailatul Badriyah, memberikan layanan kepada masyarakat yang ingin mendapatkan rekomendasi Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) di Lumajang.

Untuk mendapatkan rekomendasi IMTA, pemohon diminta untuk mengajukan dokumen persyaratan sesuai standar pelayanan yang telah ditentukan serta prosedur-prosedur lainnya.

“Sesuai standart pelayanan, pemohon diminta mengajukan beberapa dokumen. Seperti, Paspor Tenaga Kerja Asing (TKA), Daftar Riwayat Hidup, fotocoppy Ijazah/Pengalaman Kerja Tenaga Asing dan surat Penunjukan Tenaga Kerja Asing Pendatang,” kata Siti.

Ditambahkan, terkait dengan prosedur, pemohon nantinya bisa langsung mengajukan permohonan kepada Kepala Disnaker Kabupaten Lumajang. Tentunya, dilampiri dengan dokumen sesuai standar pelayanan.

“Dari prosedur itu, nantinya sekretariat akan memproses surat masuk tersebut untuk didisposisi kepada kepala dinas. Selanjutnya, akan didistribusikan ke Bidang

Penempatan dan Pelatihan Disnaker, yang kemudian dikonsultasikan. Termasuk, kepada Seksi Pelatihan dan Pemagangan Disnaker untuk proses penerbitan izin, penerbitan izin setelah ditandatangani oleh Kepala Dinas Disnaker,” ungkapnya.

Untuk waktu pelayanan, tambahnya, satu hari dengan catatan berkas lengkap. Pengaduan ketidaksesuaian layanan dapat dilakukan melalui kotak saran/kotak pengaduan Telp (0334)881546 pengaduan Email disnaker@lumajangkab.go.id,” imbuhnya. (adi/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement

Terpopuler