Connect with us

Jombang

Proyek P3TGAI di Desa Mojokambang Senilai Rp 195 Juta Dimulai

Diterbitkan

||

PELETAKAN BATU PERTAMA: Hj.Sri Endah Wahyuning meletakkan batu pertama proyek P3TGAI di Desa Mojokambang Kecamatan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang.

Memontum Jombang – Pembangunan sejumlah prasarana dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air (P3TGAI) di Desa Mojokambang Kecamatan Bandar Kedung Mulyo Kabupaten Jombang dimulai, Sabtu (29/8/2020). Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh perwakilan Komisi B DPRD Kabupaten Jombang Hj. Sri Endah Wahyuningsih.

Peletakan batu pertama proyek Tampak hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Mojokambang Naning Setyowati, BPD Mojokambang dan masyarakat desa setempat.

Kepala Desa Mojokambang Naning Setyowati mengatakan, proyek P3TGAI ini bersumber dari Dana APBN Sebesar Rp.195.000.000,- merupakan usulan dari Hj.Sri Endah Wahyuningsih, anggota Komisi B DPRD Fraksi PDI-P Kabupaten Jombang kepada Hj.Sadarestuwati, anggota DPR-RI Fraksi PDI-P lebih akrab dipanggil Mbak Estu yang bermitra dengan Kementerian PUPR.

Komisi B DPRD Kabupaten Jombang Hj. Sri Endah Wahyuningsih bersama Kades Mojokambang Naning Setyowati.

“Semoga dengan adanya proyek P3TGAI di Desa Mojokambang bisa membuat Desa Mojokambang menjadi lebih makmur, sejahtera dan membuat hasil panen lebih baik lagi,” ujar Naning Setyowati.

Sementara itu Hj. Sri Endah, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jombang menjelaskan, proyek P3TGAI salah satunya di Desa Mojokambang. Tidak itu saja masih ada program PISEW dan BSTS. Program tersebut bersifat swakelola dan merupakan kegiatan padat karya tunai sebagai mana yang diintruksikan oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo untuk membantu perekonomian masyarakat akibat covid19.

“Untuk kedepannya masih banyak program yang akan terus dikucurkan di Kecamatan Bandar Kedungmulyo pada khususnya dan Kabupaten Jombang pada umumnya,” ucapnya.

Dia berharap program-program tersebut bisa memberikan manfaat dari sisi sosial maupun ekonomi. “Kami meminta bangunan-bangunan tersebut nantinya bisa dipelihara dengan baik dan pembangunan harus diutamakan kualitasnya sebagai mana spek-spek yang telah ditentukan. Semoga program-program yang kami bawa bisa memberikan manfaat masyarakat luas,” pungkas Sri Endah Wahyuningsih. (Jbg-1/syn)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *