Connect with us

Jombang

Bupati Jombang Serahkan Thermogan ke Desa di Kecamatan Mojoagung

Diterbitkan

||

PENYERAHAN: Bupati Jombang saat menyerahkan alat Thermogun kepada perwakilan Kepala Desa di pendopo Kecamatan Mojoagung.

Memontum Jombang – Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab bersama Forkopincam Mojoagung menggelar acara sosialisasi Surat Edaran Hajatan dan Penyerahan thermogun kepada kepala desa se-Kecamatan Mojoagung di Pendopo Kecamatan Mojoagung, Senin (31/8/2020).

Sebelum sosialisasi SE Hajatan, dilaksanakan pemberian santunan oleh Bupati Jombang kepada anak yatim. Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pemutaran video tentang protokoler kesehatan sesuai dengan SE Hajatan Bupati Jombang. Setelah itu Bupati menyerahkan secara simbolis thermogun kepada perwakilan dari Kades se-Kecamatan Mojoagung.

Camat Mojoagung Hj.Aminatur Rokhiyah dalam sambutannya menyampaikan, Kecamatan Mojoagung terdiri 18 Desa dan 58 Dusun, mulai dari perangkat Kecamatan hingga Desa di Mojoagung selalu mensosialisasikan tentang protokol kesehatan kepada masyarakat Mojoagung dalam hajatan untuk memutus rantai persebaran covid19 di Kabupaten Jombang.

“Kecamatan Mojoagung ada 54 Orang warga yang terpapar covid19, untuk warga yang meninggal dunia akibat terpapar covid19 ada 4 orang sedangkan lainnya sudah sembuh. Sedang kami usulkan bagi warga meninggal karena terpapar covid19 mendapat santunan Rp15.000.000,- sedangkan untuk warga terpapar covid19 mendapat santunan Rp.1.000.000,- per Kepala Keluarga,” ujar Camat.

Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab dalam sambutannya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh perangkat kecamatan dan desa di lingkup Kecamatan Mojoagung yang sudah mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat. Sedangkan mengenai proses belajar mengajar secara tatap muka di sekolah, Jombang sampai saat ini belum bisa menjalankan proses pembelajaran secara tatap muka di sekolah.

“Pemerintahan Kabupaten Jombang berusaha untuk menekan rantai persebaran covid19 dengan menghadirkan 3 alat PCR untuk Swab covid19 yang ada di RSUD Jombang berasal dari dana APBD, RSUD Ploso berasal bantuan dari Pemerintah Pusat, RS UNIPDU Medika berasal dari bantuan RMI sehingga sekarang masyarakat Jombang sudah tidak perlu ke Surabaya untuk melakukan swab test, cukup di Jombang,” ujar Bupati Jombang.

Usaha Pemerintah Jombang tidak hanya menghadirkan alat PCR saja, namun juga mengadakan Program Kampung Tangguh, Kantor Tangguh, Pabrik Tangguh dan Wisata Tangguh. (jbg-1/syn)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *