Connect with us

Kabar Desa

Pemdes Pagedangan Turen Dukung Gerakan Setengah Miliar Masker

Diterbitkan

||

Kepala Desa Pagedangan, Surono (Sur).

Berdayakan Pembuatan Masker

Memontum Malang – Sesuai surat Kemendesa PDTT bernomor: S.2294/HM.01.03/VIII/2020 disebutkan terkait Gerakan Setengah Miliar Masker untuk Desa Aman Covid-19 ada beberapa hal yang harus dipenuhi Kepala Desa, seperti kewajibannya melakukan pengadaan masker kain yang bisa dicuci sebanyak empat (4) buah untuk setiap warga. Caranya dua masker diadakan dengan dana desa melalui Bumdes, dua masker lainnya melalui swadaya warga yang mampu (gotong royong).

Selanjutnya, desain masker berlogo ulang tahun ke-75 Republik Indonesia sebagaimana terlampir dapat diunduh di www.kemendesa.go.id. Juga distribusi dan sosialisasi masker dilaksanakan dari rumah ke rumah oleh ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) termasuk gerakan ‘Setengah Miliar Masker” dimulai sejak surat ini diterbitkan, tanggal 4 September 2020 lalu.

Turut mensukseskan aturan tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Pagedangan Kecamatan Turen Kabupaten Malang akan melakukan pemberdayaan masyarakat sesuai nominal dana yang sudah dialokasikan nanti. Pihak Pemdes akan menyerahkan dana tersebut kepada BUMDes. “Dana itu akan dibelanjakan kain. Selanjutnya untuk pembuatan masker kami serahkan kepada masyarakat yang punya keahlian khusus dalam bidang menjahit,” urai Kades Pagedangan Surono, Selasa (8/9/2020).

Ditambahkannya, untuk di Desa Pagedangan ada sekitar 50 orang penjahit dengan ongkos persatu lembar sekitar Rp 500. Kemudian untuk sablon kita perdayakan kepada masyarakat. “Masker itu bertuliskan ’75 tahun Indonsesia Maju dan logo Pemerintah Desa Pagedangan Mayor Damar.Nama itu kami cantumkan sesuai nama BUMDes Desa Pagedangan,” tandasnya.

Disinggung terkait kapan program itu terealisasi, kata Surono, masih menunggu Perbub. “Jika Perbubnya sudah turun, program itu kami laksanakan,” pungkasnya. (sur/syn)

 

Kabar Desa

Pemdes Ringinsari Sumawe Gelar Turnamen Volley

Diterbitkan

||

Pembukaan turnamen voli di Desa Ringinsari.
Turnamen voli di Desa Ringinsari.

Memontum Malang – Untuk merekatkan kerukunan warga antar wilayah, Pemerintah Desa Ringinsari Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, menggelar turnamen volley ball.

Tidak tanggung-tanggung, turnamen dengan memperebutkan hadiah uang sebesar puluhan juta ini, diikuti oleh sekitar 36 club yang terdiri dari beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Malang.

Kepala Desa Ringinsari, Slamet Winari, mengatakan alasan digelarnya turnamen yang sempat dihadiri oleh Agung dari Komisi wasit PBVSI Kabupaten Malang, karena beberapa alasan. Diantaranya, untuk mengoptimalkan sarana olahraga. Di mana, setelah sekian lama Desa Ringinsari pasif dengan kegiatan olah raga, dirinya mempunyai ide, bahwa lapangan olah raga yang dibangun dengan alokasi DD tahun 2020 sebesar Rp 16 juta, bisa bermanfaat untuk semua.

“Alhamdulilah, tidak ada masalah dan semua pihak menyetujuinya. Bahkan, seusai lapangan itu dibangun, para pemuda yang awalnya latihan volly di halaman rumah, bisa berkumpul bersama. Untuk kebutuhan pelengkap, seperti bola dan net, saya belikan,” ujar Winari, Selasa (20/10) tadi.

Ditambahkannya, tujuan turnamen ini selain untuk merekatkan warga antar wilayah, juga untuk kekompakan pemuda dan tokoh masyarakat agar bersinergi dengan pemerintah desa. Sehingga, desa akan lebih cepat berkembang dan maju.

Disinggung mengenai penerapan protokol kesehatan dalam kondisi pandemi Covid-19, Winari menerangkan, pihaknya tetap menerapkan protokol tersebut. Yakni, dengan melakukan penyemprotan dengan hansanitizer, tempat cuci tangan serta memakai masker.

“Alhamdulilah, semuanya berjalan tertib mulai dari awal pelaksanaan hingga menjelang berakhirnya kegiatan hingga tanggal 24-Oktober 2020 mendatang,” tegasnya. (riz/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Desa

Pemdes Wonoplintahan Bangun Jalan Baru Dusun Wonogiri

Diterbitkan

||

JALAN BARU : Kaspan, Tokoh masyarakat, di jalan baru Desa Wonoplintahan Kecamatan Prambon. (par)
JALAN BARU : Kaspan, Tokoh masyarakat, di jalan baru Desa Wonoplintahan Kecamatan Prambon. (par)

Memontum Sidoarjo – Pembangunan jalan baru di Dusun Wonogiri Desa Wonoplintahan Kecamatan Prambon diharap menjadi pengukit dalam menumbuh kembangkan perekonomian warga. Hal tersebut disampaikan, Kepala Desa Wonoplintahan Joko Setyanggono seusai meninjau pembangunan jalan baru.

“Salah satu faktor penting untuk menumbuhkan perekonomian warga adalah adanya sarana jalan dan pembukaan jalan baru akan memudahkan transportasi, sehingga akan memotivasi siapapun untuk membuka usaha dilingkungan itu. Selanjutnya, warga dilingkungan tentu banyak yang akan terlibat aktifitas ekonomi itu,” harapnya.

Hal senada disampaikan oleh Kaspan, Ketua RT 2 / RW 3, yang terlibat langsung dalam pengerjaan jalan itu. Dikatakan bahwa manfaat jalan akan dirasakan oleh petani, pasalnya jalan tersebut juga berada di pinggir persawahan. “Warga desa ini masih banyak yang beraktifitas di sawah, jalan ini akan mempermudah perjalanan ke sawah. Lebih lebih membawa alat alat pertanian besar dan bermesin,” paparnya.

Proyek hibah dari propinsi Jawa Timur di Wonoplitahan itu berupa sepasang tembok penahan tanah dan pengerasan tanah dengan sirtu sepanjang kurang lebih 200 M. warga di lingkungan mengerjakan sendiri proyek itu.

Nur Kasan, Sekretaris Desa setempat memandang penting, proyek desa dikerjakan oleh warga sendiri. “Setiap proyek desa akan lebih baik dikerjakan warga sendiri, karena kwalitasnya pasti lebih baik. Dan warga alan mendapat manfaat secara ekomomi karena bekerja,” ujarnya. (par/ono)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler