Connect with us

Kabar Desa

Lima Tahun, Jalan Larmani Desa Tlekung Rusak Parah

Diterbitkan

||

Kondisi Jalan Larmani Desa Tlekung Kota Batu.
Kondisi Jalan Larmani Desa Tlekung Kota Batu.

Memontum Kota Batu – Kondisi Jalan Larmani Desa Tlekung Kota Batu hampir sudah lima tahun mengalami kerusakan yang cukup parah. Kondisi ini dikeluhkan oleh warga Dusun Gangsiran sebab bisa membahayakan pengendara, khususnya roda dua terlebih pada waktu malam hari.

Dari pantauan memontum di lokasi, jalan berlubang dan mengelupas hampir di setiap bagian. Ketika pengendara melintas, debu bisa dipastikan sangat menganggu. Apalagi saat musim hujan, selain adanya luberan air, jalan sangat licin dan membahayakan. Kondisi ini sudah terjadi sekitar 5 tahunan.

“Sudah cukup lama kondisi jalan rusak parah, bahayanya kalau hujan jalan pasti licin. Harapan warga, pemerintah segera merespon agar jalan segera diperbaiki. Supaya pengendara yang melintas merasa aman. Jalan ini merupakan akses antar dusun,” kata salah satu warga, yang melintas, Rabu (16/9/2020).

Menanggapi itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu Agung Sedayu membenarkan kondisi jalan rusak parah. Pihaknya pun langsung merespon keluhan warga dan menganggarkan Rp.198 juta untuk peningkatan jalan hot mix (aspal) di lokasi tersebut.

“Untuk pelaksanaan pembangunan kita masih menunggu pengesahan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2020. Intinya dalam waktu dekat ini harus segera terealisasi,” ungkap Agung yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu.

Selain pengaspalan dengan total panjang 400 meter dan lebar 2,5 meter, samping kanan kiri juga bakal dibangun drainase terlebih dahulu. Tujuannya supaya aspal tidak rusak terkena air, apalagi persiapan nanti saat musim hujan.

“Agar jalan tak cepat rusak akibat luberan air, kita bangun dulu drainasenya selebar 60×60 centimeter dengan panjang 133,5 meter. Baru kita lakukan pengaspalan. Kami juga sudah anggarkan dalam PAK Rp 198 juta,” ujar Agung. (bir/syn)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *