Connect with us

Kabar Desa

Perlancar Perekonomian Warga, Pemdes Tawangrejeni Turen Bangun Jalan Penghubung

Diterbitkan

||

Aktifitas pembangunan Jalan Tembus di Rw 02 Rw 03. (sur)
Aktifitas pembangunan Jalan Tembus di Rw 02 Rw 03. (sur)

Malang Memontum – Untuk memperlancar roda perekonomian warga, Pemerintah Desa (Pemdes) Tawangrejeni Kecamatan Turen Kabupaten Malang bergotong-royong membangun jalan baru. Ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan warga karena jalan sebagai sarana penting bagi aktivitas warga.

“Alhamdulilah kami bisa bergotong-royong membangun jalan desa. Akses jalan ini penting untuk memperlancar peningkatan kesejahteraan dan pendidikan,” tandas Riyanto, Kepala Desa Tawangrejeni beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, pembuatan jalan ini nantinya bisa menghubungkan RW 03 dan RW 02, menghubungkan dua kampung dalam satu desa.

Riyanto Kepala Desa Tawangrejeni Turen Riyanto. (sur)

Riyanto Kepala Desa Tawangrejeni Turen Riyanto. (sur)

Tujuan lain dibangunnya jalan sepanjang itu yakni untuk memperpendek jarak ke sekolah. “Dengan dibangunnya jalan penghubung ini adalah sebagai jalan alternatif untuk pengalihan arus lalin bila ada kegiatan warga. Selain itu juga menjadi jalan alternatif anak sekolah dari RW 03 ke sekolah SDN Tawangrejeni 01 akan lebih dekat,” ulas Riyanto.

Riyanto menambahkan, adapun sebagai pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan jalan meliputi Pemerintah Desa Tawangrejeni, BPD dan masyarakat.

“Program ini membutuhkan dana sekitar Rp 55 juta, termasuk dialokasikan untuk pembuatan drainase. Sedangkan untuk pembiayaannya berasal dari Dana Desa program Padat Karya Tunai (DD PDKT), yakni program dari pusat melalui Kemendes RI,” tandasnya.

Selanjutnya untuk pekerja proyek pembangunan jalan ini mellibatkan masyarakat karena masuk progam Padat Karya Tunai (PDKT) dengan jumlah pekerja sebanyak 50 orang.

“Dengan pembuatan jalan ini diharapkan bisa memberikan manfaat sebagai sarana penghubung antar kampung dan memperlancar perekonomian khususnya pertanian, karena truk nanti bisa masuk. Sedangkan jalan yang akan dibangun adalah sepanjang 270 meter.Selain itu juga menjadi jalan penghubung serta bisa meningkatkan perekonomian, juga bisa dimanfaatkan untuk lahan pemukiman di sekitarnya yang mungkin akan dibangun. Juga untuk mempermudah masyarakat yang hilir mudik,” urai Riyanto. (sur/syn)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Desa

Pemdes Ringinsari Sumawe Gelar Turnamen Volley

Diterbitkan

||

Pembukaan turnamen voli di Desa Ringinsari.
Turnamen voli di Desa Ringinsari.

Memontum Malang – Untuk merekatkan kerukunan warga antar wilayah, Pemerintah Desa Ringinsari Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, menggelar turnamen volley ball.

Tidak tanggung-tanggung, turnamen dengan memperebutkan hadiah uang sebesar puluhan juta ini, diikuti oleh sekitar 36 club yang terdiri dari beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Malang.

Kepala Desa Ringinsari, Slamet Winari, mengatakan alasan digelarnya turnamen yang sempat dihadiri oleh Agung dari Komisi wasit PBVSI Kabupaten Malang, karena beberapa alasan. Diantaranya, untuk mengoptimalkan sarana olahraga. Di mana, setelah sekian lama Desa Ringinsari pasif dengan kegiatan olah raga, dirinya mempunyai ide, bahwa lapangan olah raga yang dibangun dengan alokasi DD tahun 2020 sebesar Rp 16 juta, bisa bermanfaat untuk semua.

“Alhamdulilah, tidak ada masalah dan semua pihak menyetujuinya. Bahkan, seusai lapangan itu dibangun, para pemuda yang awalnya latihan volly di halaman rumah, bisa berkumpul bersama. Untuk kebutuhan pelengkap, seperti bola dan net, saya belikan,” ujar Winari, Selasa (20/10) tadi.

Ditambahkannya, tujuan turnamen ini selain untuk merekatkan warga antar wilayah, juga untuk kekompakan pemuda dan tokoh masyarakat agar bersinergi dengan pemerintah desa. Sehingga, desa akan lebih cepat berkembang dan maju.

Disinggung mengenai penerapan protokol kesehatan dalam kondisi pandemi Covid-19, Winari menerangkan, pihaknya tetap menerapkan protokol tersebut. Yakni, dengan melakukan penyemprotan dengan hansanitizer, tempat cuci tangan serta memakai masker.

“Alhamdulilah, semuanya berjalan tertib mulai dari awal pelaksanaan hingga menjelang berakhirnya kegiatan hingga tanggal 24-Oktober 2020 mendatang,” tegasnya. (riz/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Desa

Pemdes Wonoplintahan Bangun Jalan Baru Dusun Wonogiri

Diterbitkan

||

JALAN BARU : Kaspan, Tokoh masyarakat, di jalan baru Desa Wonoplintahan Kecamatan Prambon. (par)
JALAN BARU : Kaspan, Tokoh masyarakat, di jalan baru Desa Wonoplintahan Kecamatan Prambon. (par)

Memontum Sidoarjo – Pembangunan jalan baru di Dusun Wonogiri Desa Wonoplintahan Kecamatan Prambon diharap menjadi pengukit dalam menumbuh kembangkan perekonomian warga. Hal tersebut disampaikan, Kepala Desa Wonoplintahan Joko Setyanggono seusai meninjau pembangunan jalan baru.

“Salah satu faktor penting untuk menumbuhkan perekonomian warga adalah adanya sarana jalan dan pembukaan jalan baru akan memudahkan transportasi, sehingga akan memotivasi siapapun untuk membuka usaha dilingkungan itu. Selanjutnya, warga dilingkungan tentu banyak yang akan terlibat aktifitas ekonomi itu,” harapnya.

Hal senada disampaikan oleh Kaspan, Ketua RT 2 / RW 3, yang terlibat langsung dalam pengerjaan jalan itu. Dikatakan bahwa manfaat jalan akan dirasakan oleh petani, pasalnya jalan tersebut juga berada di pinggir persawahan. “Warga desa ini masih banyak yang beraktifitas di sawah, jalan ini akan mempermudah perjalanan ke sawah. Lebih lebih membawa alat alat pertanian besar dan bermesin,” paparnya.

Proyek hibah dari propinsi Jawa Timur di Wonoplitahan itu berupa sepasang tembok penahan tanah dan pengerasan tanah dengan sirtu sepanjang kurang lebih 200 M. warga di lingkungan mengerjakan sendiri proyek itu.

Nur Kasan, Sekretaris Desa setempat memandang penting, proyek desa dikerjakan oleh warga sendiri. “Setiap proyek desa akan lebih baik dikerjakan warga sendiri, karena kwalitasnya pasti lebih baik. Dan warga alan mendapat manfaat secara ekomomi karena bekerja,” ujarnya. (par/ono)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler