Connect with us

Hukum & Kriminal

Gerobak Pukis Disatroni Maling, Tabung LPG Amblas

Diterbitkan

||

Etalase kaca gerobak pukis sedang diperbaiki. (ist)
Etalase kaca gerobak pukis sedang diperbaiki. (ist)

Memontum Kota Malang – Seorang pelaku pencurian terekam CCTV saat menyatroni gerobak penjualan pukis di Jl Bendungan Sutami, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (30/9/2020) dini hari. Dalam aksinya itu pelaku berhasil mencuri 1 tabung LPG milik Mardiana (25) si penjual pukis warga Jl Kyai Perseh Jaya, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Kejadian ini diketahui oleh Mardiana keesokan paginya setelah diberitahu oleh pemilik lahan lokasi kejadian.

Informasi Memontum.com bahwa saat kejadian kondisi gerobak kue pukis tidak terjaga karena ditinggal istirahat pulang ke Bumiayu. Namun Mardiana memastikan bahwa kondisi gerobaknya terkunci rapat hingga merasa aman.

Rabu dini hari, pelaku muncul melakukan aksinya. Pelaku beraksi seorang diri. Jika dilihat dari rekaman CCTV, pelaku tampak duduk seperti membongkar etalasi kaca bagian bawah gerobak. Pelaku tidak langsung mengambil tabung, melainkan kembali berdiri seperti mengawasi kondisi sekitar.

Setelah merasa aman, pelaku mengeluarkan tas kresek besar warna hitam. Selanjutnya dia kembali menuju etalase gerobak pukis untuk mengambil tabung LPG. Tabung itu kemudian dimasukan ke dalam tas kresek. Selanjutnya pelaku pergi meninggalkan lokasi.

Foto rekaman CCTV. (ist)

Foto rekaman CCTV. (ist)

“Saya melihat gerobak pukis itu letaknya bergeser sekitar pukul 05.00. Lokasinya di halaman rumah saya yang disewa untuk berjualan kue pukis. Saat posisi gerobak itu akan saya kembalikan, kaca etalasenya jatuh. Saya pun curiga karena biasanya terkunci rapat. Kacanya terbuka dan tabung LPG 3 yang biasanya letakkan di etalase telah hilang. Kompor dan cetakan pukis masih ada. Saya kemudian menghubungi si pemilik gerobak,” ujar saksi mata yang engan menyebutkan namanya.

Setelah mendapatkan kabar tersebut, Mardiana segera mendatangi gerobaknya. Saat dilakukan pengecekan ternyata benar bahwa abung LPG miliknya telah hilang. Setelah itu dilakukan pengecekan di CCTV hingga diketahui ada maling yang melakukan aksinya sekitar pukul 04.00.

Menurut kererangan Mardiana, bahwa akibat dari kejadian ini dirinya mengalami kerugian sebesar Rp 300 ribu. Karena selain kehilangan tabung LPG 3 kg, etalase kaca bagian bawah gerobaknya juga rusak. “Bagaimana lagi. Saya harus kembali beli tabung LPG untuk bisa berjualan pukis. Kedepannya tabung LPG, kompor dan cetakan pukis akan saya bawa pulang untuk menghindari hal seperti ini kembali terulang,” ujar Mardiana.

Adapun ciri-ciri pelaku bertubuh kurus, memakai topi berjenggot dan berkumis. Saat kejadian pelaku cukup berani karena beraksi tanpa memakai masker. Kejadian ini sendiri tidak dilaporkan ke pihak kepolisian. (gie)