Connect with us

Kota Malang

SMKN 4 Mulai Gelar Pembelajaran Praktik Secara Luring

Diterbitkan

||

Wakil Kepala sekolah SMKN 4 Kota Malang, Eko Wahyudi.
Wakil Kepala sekolah SMKN 4 Kota Malang, Eko Wahyudi.

Memontum Kota Malang – Pembelajaran berupa terapan atau praktik secara luring mulai dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Kota Malang. Pembelajaran terapan tersebut, di mulai sejak Senin (12/10) dan hanya untuk siswa kelas 11.

Wakil Kepala sekolah SMKN 4 Kota Malang, Eko Wahyudi, saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa pembelajaran praktik secara luring telah diatur dalam SKB 4 Menteri, yang berisi bahwa setiap sekolah yang berada di zona merah dapat melakukan pembelajaran praktik secara luring.

“Untuk mendukung langkah itu, di sini disiapkan area cuci tangan, cek suhu tubuh hingga wajib pakai masker. Begitu juga dengan para gurunya, pakai faceshield biar meminimalisir droplet,” terang Eko.

Ditambahkannya, terkait sistem pembelajaran praktik secara luring yang dilaksanakan, yakni siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Ada pun pembagiannya, perkelompok diisi siswa enam sampai tujuh.

“Jadi, jika biasanya satu kelas berisi tiga puluh enam. Maka, dari total tersebut dipecah ke dalam enam kelompok. Maka, satu ruangan kelas berisi enam atau tujuh,” terangnya.

Mengenai jam pelajaran, dirinya mengatakan, jam pelajaran selama 7 sampai 8 jam, selama sehari. Atau, di mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Termasuk, waktu istirahat pada pukul 10.00 WIB hingga 10.30 WIB.

“Selama pelaksanaan ini berlangsung, evaluasi akan terus dilakukan. Jika kemudian dirasa terlalu lama, maka akan dikurangi menjadi empat atau lima jam saja,” tuturnya seraya menambahkan, selama kegiatan belajar berlangsung, siswa diwajibkan membawa bekal sendiri.

Masih menurut Eko, untuk kelas 11, ada sekitar 9 jurusan. Diantaranya, desain grafika, profesi grafika, rekayasa perangkat lunak, muktimedia, teknik dan jaringan, animasi, logistik, mekatronika dan akomodasi perhotelan. (mg1/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *