Connect with us

Pemerintahan

ASN Pemkot ‘Dijemur’ Setiap Pagi

Diterbitkan

||

Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin.
Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin.

Memontum Probolinggo – Untuk memperkuat imunitas tubuh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak mudah terinfeksi virus covid 19, semua ASN di lingkungan Pemkot Probolinggo “dijemur” setiap pagi. Tidak sekadar berjemur, mereka melakukan senam pagi di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo.

Pemkot Probolinggo kini mewajibkan seluruh pegawainya senam cerdik rutin setiap Senin hingga Kamis di halaman kantor masing-masing. Tujuannya untuk menjaga stamina tubuh tetap sehat di masa pandemic Covid-19.

Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus Corona. Terlebih berdasar data Dinas Kesehatan setempat, sudah ada 7 orang pegawai pemkot yang meninggal setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Rinciannya, 6 pegawai asal kota dan 1 orang warga kabupaten, Selasa (13/10/2020).

Senam cerdik diikuti Walikota Habib Hadi Zainal Abidin, Sekda drg Ninik Ira Wibawati, para asisten dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Probolinggo. Senam yang digelar di halaman kantor walikota itu instrukturnya dari Dinas Kesehatan P2KB.

Senam sebagai wujud Gerakan Masyarakat Sehat Produktif dan Ceria itu diawali dengan dua kali senam cerdik, satu kali senam Maumere dan satu kali senam Goyang Nasi Padang. Senam sambil berjemur di terik matahari itu berlangsung sekitar 10 sampai 15 menit.

Mulai hari ini, Senin hingga Kamis, semua pegawai di lingkungan Pemkot Probolinggo wajib mengikuti senam pagi selama 10 sampai 15 menit sebelum masuk kantor. “Senam cerdik menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh. Imun harus tetap terjaga supaya saat aktivitas tdak ada kendala. Di masa pandemi ini harus banyak berolahraga. Semua OPD harus melaksanakan dan suatu keharusan. Luangkan waktu untuk berolahraga, ajak keluarganya. Olahraga banyak manfaatnya,” pinta Habib Hadi.

Dinas Kesehatan, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinkes-BP2-KB) Kota Probolinggo menyatakan, pegawai yang meninggal dan terkonfirmasi Covid-19 ada tujuh. Terinci, enam pegawai warga Kota Probolinggo dan satu orang warga Kabupaten Probolinggo.

Hingga hari ini, Dinkes-BP2KB juga merilis perkembangan Covid-19 terakumulasi ada 527 orang terkonfirmasi Covid-19 (dengan 2 positif baru). Terinci, 12 orang dirawat, 477 orang sembuh (9 sembuh baru), dan 38 orang meninggal dunia. Selain itu dilaporkan suspect 6 orang dan probable 9 orang. (geo/mzm)