Connect with us

Jember

Plt Bupati Jember Resmikan Pemasangan Listrik Gratis

Diterbitkan

||

Penyerahan bantuan pemasangan listrik gratis di MI Misbahul Ulum di Desa Suko, Kecamatan Jelbuk.
Penyerahan bantuan pemasangan listrik gratis di MI Misbahul Ulum di Desa Suko, Kecamatan Jelbuk.

Memontum Jember – Plt Bupati Jember, Drs KH A Muqit Arief, didampingi Manager UP3 PLN Jember, Hamzah, meresmikan pemasangan listrik gratis 1300 Watt di Gedung MI (Madrasah Ibtidaiyah) Misbahul Ulum di Desa Suko, Kecamatan Jelbuk, Kamis (15/20) tadi.

Pelaksanaan peresmian sendiri, ditandai dengan menghidup Miniature Circuit Breaker (MCB) di KWH (Kilo Watt Hour) Meter di Gedung Kelas MI, yang berada di Barat Gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Misbahul Ulum.

Manager UP3 PLN Jember, Hamzah, pemasangan listrik gratis tersebut dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) PLN ke 75. Pemasangan sendiri, bukan hanya di MI Misbahul Ulum. Tetapi juga, ada sekitar 80 pelanggan yang telah dipasang secara gratis oleh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jember – Unit Induk Distribusi (UID) Jawa timur.

“Dari total sekitar 80 pelanggan yang kami pasang gratis, salah satunya adalah MI Misbahul Ulum. Sementara dari total jumlah tersebut, 60 unit menyasar kepada Madrasah Ibtidaiyah dan 20 kepada rumah tinggal golongan tidak mampu,” katanya.

Masih menurut Hamzah, pada konsepnya biaya seperti penyambungan dan sertifikat layak operasi tetap berbayar di PLN. Namun, di HUT PLN ke 75 kali ini, semuanya dibayarkan dari anggaran Corporate social responsibility (CSR) PLN.

“Harapan kami, dengan masuknya listrik di madrasah ini dapat meningkatkan kwalitas proses belajar mengajar. Sehingga, akan melahirkan generasi handal yang mampu membawa Jember menjadi lebih maju dan juga menjadi pemimpin yang berakhlak,” harapnya.

Plt Bupati Jember, Drs KH A Muqit Arief, menyampaikan terima kasih kepada PLN, karena telah memberikan program pemasangan listrik gratis pada Madrasah Ibtidaiyah dan warga yang tidak mampu.

“Pemasangan listrik gratis ini adalah sebagai wujud nyata dari tema HUT PLN ke 75 yakni Menerangi Indonesia Mencerdaskan Bangsa,” ujarnya bangga. (bud/sit)

 

Jember

Plt Bupati Jember Peletakan Batu Pertama Jembatan IAIN

Diterbitkan

||

Plt Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan IAIN Jember.
Plt Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan IAIN Jember.

Memontum Jember – Plt Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, mengapresiasi pembangunan jembatan yang dilaksanakan IAIN Jember. Hal itu disampaikannya, saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di lingkungan IAIN Jember, awal pekan kemarin (26/10).

“Semoga, jembatan ini memberikan manfaat besar di lingkunagn IAIN Jember,” kata Plt Bupat Jember.

Kyai Muqit-sapaan akrabnya, mengatakan bahwa IAIN merupakan salah satu kampus yang melahirkan sarjana yang paham tentang Pancasila dan kebhinekaan. “Mahasiswa yang lulus dari sini, itu adalah mahasiswa yang inklusi dan toleransi. Mereka, ketika menyebar di masyarakat, akan menjadi benteng persatuan NKRI,” tambahnya.

Dalam kesempatan sama, Kyai Muqit berharap, status IAIN bisa segera berubah menjadi UIN. Dengan begitu, keberadaannya akan semakin berkembang.

“Beberapa waktu yang lalu, saya sudah sampaikan kepada Menteri agama untuk ditindak-lanjuti. Semoga saja, tidak sampai lama bisa terealisasi,” ujarnya.

Rektor IAIN Jember, Prof. Babun Suharto, mengatakan bahwa pembangunan jembatan penghubung ini didanai dengan UKT (Uang Kuliah Tunggal). Adanya jembatan, ke depan akan menjadi solusi alternatif dalam memperlancar lalu lintas di IAIN.

“Untuk tahap awal, pembangunan yang dilakukan pada posisi pondasi. Baru kemudian, di tahun berikutnya akan dilakukan pembangunan lanjutan. Rencananya, lebar jembatan akan memiliki bentangan sekitar 7 meter,” ungkapnya. (kom/sit)

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Jember

Faida Beri Perhatian Ruang Belajar Ponpes

Diterbitkan

||

Calon Bupati Jember nomor urut 1, dr Hj Faida, MMR.
Calon Bupati Jember nomor urut 1, dr Hj Faida, MMR.

Memontum Jember – Kondisi kurang optimal pada beberapa ruang belajar di Pondok Pesantren (Ponpes) dan asrama putri di wilayah Kabupaten Jember, mendapat perhatian serius calon Bupati Jember nomor urut 1, dr Hj Faida, MMR.

Merespon kondisi yang banyak ditemuinya selama menyampaikan visi dan misi ke masyarakat, Bupati petahana tersebut berencana melakukan revitalisasi. Dengan begitu, keberadaan pesantren yang memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter generasi muda di Jember, bisa kian optimal.

“Mengapa harus revitalisasi ruang belajar Ponpes dan asrama santri, karena saya ingin Jember sebagai Kota Tahfidz. Yang artinya, pondok pesantrennya memiliki ruang belajar dan asrama yang ideal. Sehingga, santri dapat ngaji dan belajar lebih nyaman,” kata dr Hj Faida, MMR, kemarin (20/10).

Faida menambahkan, ketika nantinya mendapatkan kepercayaan rakyat untuk kembali memimpin perubahan Jember, langkah revitalisasi ruang belajar pesantren dan asrama santri, akan menjadi salah satu prioritas. Sehingga, rencana revitalisasi segera terwujud.

Dalam kunjungannya ke Ponpes Fatihul Ulum Putra di Manggisan Tanggul dan bertemu langsung Kyai Muhson – pengasuh Ponpes, banyak hal yang disampaikan oleh dr Faida. Termasuk, mengenai janji kerja dan skema kebijakan pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember. (fai/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler