Connect with us

SEKITAR KITA

Jelang HSN, Pemkab Malang Terus Berbagi Masker

Diterbitkan

||

Kabag Bintal Dinsos Kabupaten Malang, Drs.Trilambang Santoso.
Kabag Bintal Dinsos Kabupaten Malang, Drs.Trilambang Santoso.

Memontum Malang – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN) pada tanggal 22 Oktober 2020 mendatang, Pemkab Malang melalui Pembinaan Mental (Bintal) Dinas Sosial Kabupaten Malang, terus melakukan pembagian masker di seluruh Pondok Pesantren (Ponpes) wilayah Kabupaten Malang. Pendistribusian tersebut, dilakukan secara kontinue dengan cara mendatangi titik-titik Ponpes.

Bahkan, guna persiapan peringatan HSN pada 22 Oktober 2020 mendatang, Bintal juga menggelar rapat bersama NU di kantor Kemenag Kabupaten Malang, kemarin (14/10). Selain membahas masalah teknis, pihaknya juga membahas terkait terealisasinya besar anggaran kebutuhan.

Kasubag Keagamaan Pembinaan Mental Kabupaten Malang, Junaidi S.Ag, menjelaskan bahwa pihaknya sudah mendistribusikan lebih dari 70 ribu masker. Jumlah tersebut, diantaranya dari bantuan masker Dinas Kesehatan, yang sudah disebar ke di 677 Ponpes.

“Dengan peringatan HSN ini, kami berharap santri-santri kian berkualitas serta memahami konteks dunia secara keseluruhan,” ujar Junaidi Jumat (16/10) tadi.

Ditambahkannya, dalam peringatan HSN tahun 2020 ini, ada perbedaan dari tahun sebelumnya. Hal itu, terkait kondisi pandemi Covid-19 saat ini. “Dalam kondisi pandemi saat ini, ada kemungkinan batasan sesuai aturan yang berlaku. Selain menggunakan masker, juga jaga jarak dan tak lupa penggunaan handsanitizer,” tambahnya.

Kabag Bintal Dinsos Kabupaten Malang, Drs.Trilambang Santoso, menjelaskan untuk peringatan HSN tahun 2020, pihaknya sudah menerapkan terbitnya pedoman dari Kemenag pusat maupun dari Kanwil. Bahwasanya, peringatan HSN dilaksanakan sesuai aturan pemerintah yakni dengan penerapan protokol kesehatan. (riz/sit)

 

 

SEKITAR KITA

ASN Pemkab Situbondo Kenakan Sarung dan Peci

Diterbitkan

||

Sekdakab Situbondo Drs H Syaifullah MM. (her)
Sekdakab Situbondo Drs H Syaifullah MM. (her)

Memontum Situbondo – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Situbondo mengenakan sarung dan peci hitam saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Aksi ini untuk menyambut peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober.

“Semua petugas ASN memakai sarung dan peci hitam,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo Drs H Syaifullah MM kepada wartawan Memo X di ruang kerjanya, Kamis (22/10/2020).

Penggunaan sarung dan peci hitam itu tidak menjadikan hambatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan, pemakaian sarung dan peci hitam menunjukkan kereligiusan sebagai santri yang belajar pada pendidikan pondok pesantren. “Kami menilai sarung dan peci hitam lebih mendekatkan hubungan dekat antara petugas ASN dan masyarakat,” ujarnya.

Pelayanan masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo antara lain Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Puskesmas, Kantor Badan Pendapatan Daerah dan DPMPTSP, BUMN serta BUMD Sekretariat Pemerintah Daerah.

Penggunaan sarung dan peci hitam di Kabupaten Situbondo sudah hal biasa karena sebagai daerah santri dengan puluhan pondok pesantren besar yang tersebar di 136 desa dan kelurahan di 17 Kecamatan. “Kami menyambut positif Hari Santri Nasional dengan menggunakan sarung dan peci hitam,” pungkasnya.

Jumadi, seorang ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo mengaku bahwa mereka sangat senang pada hari santri menggunakan sarung dan peci hitam. Sebab, dirinya setelah pulang bekerja sehari-hari di rumah sering memakai sarung dan peci hitam untuk melaksanakan ibadah shalat. “Kami tidak merasa kaku dan kikuk memakai sarung dan peci hitam,” katanya. (her/mzm)

 

 

Lanjutkan Membaca

SEKITAR KITA

Personel Samsat Berpakaian Seragam Kombinasi Baju Muslim

Diterbitkan

||

Personel Kepolisian yang berada di kantor Samsat Situbondo berseragam lengkap Polisi dengan menggunakan kopyah dan bawahan sarung. (her)
Personel Kepolisian yang berada di kantor Samsat Situbondo berseragam lengkap Polisi dengan menggunakan kopyah dan bawahan sarung. (her)

Memontum Situbondo – Memperingati Hari Santri ke-75 tahun 2020, Kantor Samsat Situbondo memberikan pelayanan ke masyarakat menggunakan pakaian seragam Polisi dengan kombinasi baju muslim menggunakan kopyah dan bawahan sarung, Kamis (22/10/2020).

“Bentuk pelayanan yang kita tonjolkan hari ini bernuansa santri agar memberikan kepuasan tersendiri bagi masyarakat yang melakukan permohonan perpanjangan pajak kendaraan,” kata Kanit Regident (KRI), Ipda Aries Susetyo.

Lebih lanjut, Ipda Susetyo mengatakan, dalam rangka peringatan Hari Santri seluruh personel Samsat menggunakan peci dan sarung. “Pada momentum peringatan Hari Santri kita memberikan pelayanan ala santri. Semoga, santri yang ada di Kabupaten Situbondo semakin tangguh dan menjadi salah satu garda bangsa demi kemajuan Indonesia. Santri Sehat Indonesia Kuat diharapkan mampu merajut kebersamaan dalam membangun Indonesia yang lebih maju,“ pungkas Ipda Aries Susetyo.

Sementara itu, Sofia (22), salah satu pemohon perpanjangan surat kendaraan bermotor saat berada di Samsat Situbondo mengatakan, dengan adanya petugas yang menggunakan pakaian bernuansa santri ini, masyarakat lebih senang melihatnya.

“Pelayanan Samsat yang menggunakan pakaian ala santri membuat nuansa pelayanan lebih humanis,” ujar Sofia. (her/mzm)

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler