Connect with us

Kabupaten Malang

Kadinkes Kabupaten Malang Prioritaskan Tenaga Kesehatan

Diterbitkan

||

Kadinkes Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, saat dikonfirmasi.
Kadinkes Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, saat dikonfirmasi.

Jika Vaksin Covid-19 Sudah Turun

Memontum Malang – Pemerintah Indonesia telah mensiapkan 213,1 jutaan dosis vaksin, dari para produsen vaksin. Rencananya, sejumlah vaksin tersebut akan disuntikan kepada warga Indonesia, di Tahun 2021 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, saat dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya atau dinas, masih belum mendapat kabar soal kepastian pendistribusian ke Kabupaten Malang. Karenanya, untuk sementara masih menunggu atau memastikan rencana dari pusat tersebut.

“Memang benar, sudah ada kabar soal vaksin tersebut. Namun, sampai hari kami masih belum mendapat petunjuk tehnis, tentang optimalisasi dari vaksi itu. Baik itu mengenai jumlah, berapa yang akan diberikan, ini kami masih menunggu,” kata Arbani, Jum’at (16/10) tadi.

Namun, tambahnya, apabila memang sudah terdistribusikan, dirinya akan memprioritaskan vaksin tersebut untuk disuntikan terhadap tenaga kesehatan di Kabupaten Malang. Itu pun, tinggal melihat bagaimana petunjuk tehnisnya.

“Mengapa harus tenaga kesehatan dahulu, karena mereka yang bersinggungan langsung dengan pasien Covid-19. Jadi, kami prioritaskan untuk tenaga kesehatan, agar mereka steril saat bersinggungan dengan semua masyarakat atau sasaran pemberian vaksi,” tambahnya.

Sebagai informasi, untuk tahun 2020 ini, Indonesia sudah mendapatkan komitmen 18,1 juta dosis vaksin. Rinciannya, mulai dari Cansino 100 ribu dosis vaksin (single dose), G42/Sinopharm menyanggupi 15 juta dosis vaksin (dual dose) dan Sinovac 3 juta dosis vaksin.

Sinovac sendiri juga menyanggupi pengiriman 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bulk, seperti yang telah dipaparkan keterangan resmi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Sementara untuk sisanya 195 juta dosis vaksin, akan diamankan tahun 2021. Rinciannya, adalah Sinopharm berkomitmen mengirimkan 50 juta, Casino 20 juta dan Sinovac 125 juta (dual dose). (riz/sit)

 

Kabupaten Malang

Pemkab Malang Gaungkan ‘Santri Sehat Indonesia Kuat’

Diterbitkan

||

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-5 dilaksanakan di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (22/10) pagi.
Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-5 dilaksanakan di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (22/10) pagi.

Memontum Malang – Pjs Bupati Malang, Sjaichul Ghulam, menghadiri peringatan ke-5 Hari Santri Nasional (HSN), yang dipusatkan di Pendopo Agung Malang, Kamis (22/10) pagi. Dalam pelaksanaan itu, juga turut hadir Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, Ketua PC NU Kabupaten Malang, Dr Umar Usman dan para santri.

Pelaksanaan kegiatan ini, sebagai wujud dalam memperingati HSN yang telah ditetapkan oleh Presiden RI 5 tahun lalu. Selain itu Pemerintah Kabupaten Malang dalam hari bersejarah ini, menginginkan para santri agar bisa memacu dan terus berjuang dalam menegakkan agama Islam demi kemajuan dan kemasyarakatan bangsa.

“Dengan mengusung ‘Santri sehat, Indonesia kuat’, ini menjadi momen bagi para santri agar bisa menjadi contoh teladan bagi masyarakat agar bisa menjadi lebih baik lagi,” ujar Pjs Bupati Malang, Sjaichul Ghulam.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, juga mengungkapkan bahwa santri di Kabupaten Malang, ini sangat bagus. Akan tetapi, dalam kondisi pandemi seperti ini, para santri dihimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Agar para santri ini bisa menjadi contoh teladan dan bisa memperlihatkan bahwa ilmu agama yang baik pasti bisa menjadi contoh bagi masyarakat lain,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Pjs Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada santri di seluruh Kabupaten Malang, yang telah berperan penting kepada masyarakat dan terus bisa menjadi contoh bagi masyarakat.

“Saya pribadi mengucapkan selamat Hari Santri Nasional, saya berterimakasih kepada seluruh santri. Semoga ke depan, bisa menjadi acuan bagi seluruh masyarakat kita,” tutupnya. (riz/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca

Kabupaten Malang

Bioskop NSC Kepanjen Masih Minim Peminat

Diterbitkan

||

Meski telah dibuka sejak, Jumat (16/10) lalu , animo penonton di bioskop NSC Kepanjen masih terlihat kurang.
Meski telah dibuka sejak, Jumat (16/10) lalu , animo penonton di bioskop NSC Kepanjen masih terlihat kurang.

Paska Ditutup Selama Masa Pandemi Covid

Memontum Malang – Bioskop New Star Cineplex (NSC) Kabupaten Malang sudah dibuka sejak, Jumat (16/10) lalu. Meski telah dibuka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, seperti dilakukan thermogun, handsanitizer, psychal distancing dan masker, nyatanya masih tak sesuai dengan ekspektasi.

Manager Outlet NSC Ultima Kepanjen, Sugeng Djuhaini, mengatakan kalau minat masyarakat khususnya Kabupaten Malang, masih sangat kurang. Padahal, film-film yang diputar terbilang lumayan.

“Film yang diputar, itu ada ‘Kanjeng Kliwon’, ‘Aku Tau Kapan Kamu Mati’, ‘Pennisula’, ‘Patients Of A Saints’, ‘Guns Akimbo’ hingga ‘Mekkah I’m Coming’,” ujar Sugeng, Rabu (21/10) siang.

Terkait dengan telah dibukanya kembali bioskop, Sugeng mengatakan, sosialisasi sebenarnya sudah gencar dilakukan kepada masyarakat. Termasuk, standar protokol kesehatan, yang akan diterapkan di bioskop.

Seperti kursi di dalam ruang bioskop, hingga lobby sudah dipasangi tanda jaga jarak, agar perotokol kesehatan bisa benar-benar dilaksanakan.

“Kita sudah sosialisasikan dan sudah siap, memang. Mungkin, karena faktor baru buka saja. Jadinya, masih sepi. Instruksi dari pusat, itu ada delapan bioskop di Jawa Timur dan Jawa Tengah yang baru beroperasi kembali,” tambahnya.

Untut target, pihak NSC masih belum memiliki target pengunjung. Namun, keinginan pihak NSC sendiri, berharap para pengunjung agar terbiasa dengan protokol kesehatan yang memang harus dijalankan. (riz/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler