Connect with us

Pemerintahan

Pemkab Malang Kembali Raih Status Kinerja Sangat Tinggi Berdasarkan penilaian LPPD Tahun 2018

Diterbitkan

||

SURABAYA Memontum.com – Penghargaan spesial kembali diraih Pemerintah Kabupaten Malang dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia. Setelah sebelumnya mendapat penghargaan penyelenggaraan pemerintah daerah dengan ‘Status Kinerja Sangat Tinggi’, kali ini keberhasilan Pemerintah Kabupaten atas ‘Status Kinerja Sangat Tinggi’ berdasarkan penilaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2018.

Penghargaan sendiri, diterima langsung Pjs. Bupati Malang, Drs. Sjaichul Ghulam, M.M dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa di Ruang Singosari, Gedung Grahadi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya, Jumat (16/10) sore. Penghargaan yang ditanda-tangani Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Drs. Akmal Malik, MSi, sekaligus menjadi bukti bahwa tata kelola pemerintahan di Kabupaten Malang, menunjukan grafik peningkatan yang baik buah dukungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terus menunjukan trend peningkatan kinerja yang berintegritas dan akuntabel.

Kabupaten Malang dalam pemberian penghargaan itu, berada di peringkat terbaik ke enam dengan skor 3,4459 dari seluruh kabupaten/kota se Jawa Timur.
Sejumlah indikator wajib dipenuhi dalam evaluasi penyelenggaran Pemerintah Daerah terhadap LPPD Kabupaten Malang oleh Tim Nasional EPPD Kemendagri. Diantaranya, pertama adalah Indeks Komulatif Kinerja (IKK) 3.1 capaian kinerja aspek pengambil kebijakan sebanyak 43 Indikator sudah terklarifikasi tanpa perbaikan. Ke dua, IKK 3.2 Pelaksana Kebijakan 8 aspek administrasi umum pada 82 OPD sebanyak 1.722 indikator terklarifikasi tanpa perbaikan.

Ke tiga, IKK 3.3 aspek tingkat capaian kinerja urusan wajib dan pilihan 167 indikator terklarifikasi dengan perbaikan pada 7 IKK dan sudah dicukupi perbaikannya. “Mudah-mudahan prestasi LPPD yang dianugerahkan ke Pemerintah Kabupaten Malang ini, mampu meningkatkan kinerja seluruh OPD di Kabupaten Malang. Jangan berpuas diri. Tahun ke depan, Kabupaten Malang bisa lebih baik lagi untuk menembus ke lima besar. Jadikan motivasi untuk bangkit dan selalu semangat. Tanpa peran seluruh OPD, sinergitasnya susah. Kesinambungan OPD ini berjalan. Keberhasilan merupakan bukti silahturahmi kinerja dari seluruh OPD,” ujar Pjs. Bupati Malang kepada Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Malang, usai kegiatan. (hms/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Bupati Maryoto Minta Santri Ikut Jaga NKRI

Diterbitkan

||

oleh

Memontum Tulungagung – Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, meminta kepada santri untuk membantu pemerintah dalam memutus rantai covid 19. Selain itu, juga tetap berkarya meski di masa pandemi Covid 19.

Pesan tersebut, disampaikan Maryoto, saat memimpin apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2020 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (22/10) tadi.

Seraya mengenakan kopyah, berkemeja dan sarung putih yang dibalut jas hitam, Bupati mengajak,.para santri untuk menjaga dan memelihara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, santri merupakan salah satu generasi penerus bangsa, yang patut menjadi teladan. Karena, kyai dan santri ikut berjuang mendirikan negara ini.

“Jaga dan peliharalah NKRI. Sebab, para kiai dan para santri, dahulu berjuang melawan penjajah dan mendirikan Negara Republik Indonesia,” kata Maryoto Bhirowo, saat memberikan sambutan.

Maryoto Birowo juga meminta, agar santri bisa menentukan sikap kepada hal yang baik dan benar. Serta, mengatakan tidak kepada hal yang bathil.

“Santri harus bisa mengambil sikap amanatul haq. Ya, berani mengatakan iya pada yang benar dan berani mengatakan tidak pada yang bathil,” tambahnya.

Dalam apel peringatan itu, tidak kurang sekitar 120 orang, yang turut memeriahkan peringatan. Tingginya animo, membuat peringatan HSN tahun ini terlihat eksklusif dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Dengan peringatan HSN 2020, semoga Allah SWT segera mengangkat wabah ini,” harapnya.

Sekedar diketahui, HSN ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo, pada 22 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta. Hal ini, merujuk pada satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional, KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan ini berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Republik Indonesia pasca Proklamasi kemerdekaan. (zul/sit)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Selama Libur Panjang Kota Malang Tetap Terima Wisatawan

Diterbitkan

||

Wali Kota Malang, Sutiaji.
Wali Kota Malang, Sutiaji.

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji, tidak akan melakukan pembatasan wilayah selama memasuki cuti bersama atau libur panjang. Bahkan, terhadap wisatawan yang bakal ke Kota Malang, juga diberlakukan hal serupa.

“Silahkan berlibur, karena memang ini seperti hari raya (libur panjangnya). Dan pasti, hari Selasa sore dan Rabu, akan menjadi puncak-puncaknya mudik. Kemudian Minggunya, puncaknya arus balik,” ujar Sutiaji saat diwawancarai pada Kamis (22/10) tadi.

Sebenarnya, tambah Sutiaji, ada saran dari epidemiologi, bahwa boleh mudik tapi tidak usah liburan. Hanya saja, untuk tempat-tempat wisata tetap dibuka.

“Intinya, tetap mengutamakan protokol kesehatan,” tambahnya.

Mensikapi libur panjang, Sutiaji menjelaskan, bahwa pihaknya telah meminta kepada instansi terkait, yakni Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, untuk melakukan pengecekan fasilitas. Salah satunya, standart protokol kesehatan di tiap tempat wisata dan hotel.

“Hal itu tetap dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid. Saya minta, prosedur untuk cuci tangan, thermogun, wajib dilakukan,” tegasnya. (mg1/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler