Connect with us

Kota Batu

Wali Kota Pimpin Gerakan Menanam Pohon

Diterbitkan

||

Perayaan HUT Kota Batu ke 19 diawali dengan gerakan 'Satu nama satu pohon' di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Batu.
Perayaan HUT Kota Batu ke 19 diawali dengan gerakan 'Satu nama satu pohon' di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Batu.

Mengawali Perayaan HUT ke 19 Kota Batu

Memontum Kota Batu – Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, memimpin langsung pelaksanaan upacara HUT ke-19 Kota Batu. Kegiatan yang diteruskan dengan gerakan menanam pohon secara simbolis ‘Satu nama satu pohon’ di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Batu, pun juga dipimpinnya langsung, pada Sabtu (17/10) tadi.

Yang sangat menarik dalam pelaksanaan tersebut, orang nomor satu di Pemerintah Kota Batu ini, menanam pohon sejenis Ciprutan setinggi lebih kurang 9 meter. Caranya, dengan menggunakan alat berat sejenis eskavator.

“Semua orang tahu, bahwa Kota Batu ini memiliki banyak sumber mata air. Bahkan, merupakan hulunya DAS (daerah aliaran sungai) Brantas,” katanya.

Terkait gerakan penanaman pohon, Dewanti menjelaskan, bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Namun, masyarakat secara keseluruhan punya tanggung jawab moral yang besar untuk bisa melestarikan dan menjaga agar sumber air yang ada di Kota Batu, tetap lestari. Terutama, sumber mata airnya tetap besar dan lancar.

“Ajakan yang kita lakukan antara lain, adalah menanam pohon. Dalam aksi ini, kita menggerakkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari muda-mudi dari yang kecil sampai pada yang tua,” imbuhnya.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko tanam pohon jenis Ciprutan setinggi 9 meter dengan menggunakan alat berat.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko tanam pohon jenis Ciprutan setinggi 9 meter dengan menggunakan alat berat.

Selama pelaksanaan, pemkot Batu telah menyediakan pohon yang jumlahnya sekitar 15 ribu bibit. Kendati demikian, menurut Bude-sapaan akrab Wali Kota Batu, gerakan ini tidak berhenti sampai hanya di sini saja.

“Gerakan ini hanyalah awalan dari pencanangan ‘Satu nama satu pohon’, tetapi untuk selanjutnya terus sampai musim penghujan. Jadi, tidak semuanya (rampung) di sini, karena sekarang masih belum musim hujan. Khawartirnya, untuk bibit atau tanaman yang kecil – kecil, tidak bisa tumbuh dengan bagus,” imbuhnya.

Penanaman akan dilakukan secara masiv dan terus berkelanjutan sampai akhir tahun. Bahkan, dirinya berjanji akan melakukan penanaman menyeluruh di wilayah Kota Batu.

“Harapannya pada HUT Kota Batu ini, bisa bertambah lebih baik dari yang kemarin. Yang ke dua, untuk mensejahterakan masyarakat Kota Batu,” ungkapnya.

Ditambahkannya, usaha serta program yang dilakukan akan berhasil dengan baik, jika masyarakat ikut serta bersinegi ikut membangun Kota Batu. Karenanya, semua pihak harus saling membantu.

“Alhamdulillah, saya merasa masyarakat Kota Batu, sangat kondusif. Karena, dalam pelaksanaan ini sudah mendukung Pemerintah Kota Batu. Mari kita sama – sama, lebih bersinergi agar pembangunan bisa berjalan dengan lancar dan masyarakatnya akan lebih sejahtera,” ujarnya.

Diwaktu yang sama, Wali Kota Malang Sutiaji, juga turut hadir dan menyampaikan selamat serta sukses bagi Kota Batu, yang kini berusia 19 tahun.

“Untuk sahabat saya tercinta dan yang saya banggakan, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. Atas nama Pemerintah Kota Malang, saya mengucapkan Dirgahayu ke- 19 Kota Batu,” kata Sutiaji.

Menurutnya, angka 9 merupakan angka keramat. Dan yang angka 1, adalah angka bagus karena angka pembuka. Jadi kalau dijumlahkan, angkanya akan tetap 10. “Batu sukses dan Malang Raya bertambah sukses dan Indonesia,” pungkasnya.  (bir/adv)

 

 

 

Kota Batu

PD Perpamsi Jatim Semarakkan Dirgahayu Kota Batu

Diterbitkan

||

Peserta di lokasi penanaman bibit yang dipusatkan di Desa Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu.
Peserta di lokasi penanaman bibit yang dipusatkan di Desa Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu.

Sebar 150 Bibit dalam Program ‘Satu Nama Satu Pohon’

Memontum Kota Batu – Antusiasme peserta program ‘Satu Nama Satu Pohon’ dalam peringatan Hari Jadi ke-19 Kota Batu, tidak hanya nampak dari jajaran Forkopimda, OPD (organisasi perangkat daerah) Kota Batu, elemen masyarakat dan warga Kota Batu.

Namun, Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia (Perpamsi), yang dinahkodai langsung Ketua PD Perpamsi Jatim, Syamsul Hadi, yang juga Direktur Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang bersama Direktur PDAM Kota Malang, M Nur Muhlas dan PDAM Kota Batu, Edy Sunaedi, turut ambil bagian dalam menyemarakkan peringatan dirgahayu plus program penanaman, Sabtu (17/10) sore tadi.

Mengawali pelaksanaan, kegiatan diisi dengan upacara pembukaan. Selanjutnya, sejumlah peserta secara bersama-sama menuju ke lokasi penanaman bibit yang dipusatkan di Desa Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu.

Ketua PD Perpamsi Jatim, Syamsul Hadi.

Ketua PD Perpamsi Jatim, Syamsul Hadi.

Dalam prosesi tersebut, tidak kurang dari 150 bibit tanaman, yang disebar oleh Perpamsi Jatim bersama pengurus dan anggota. Bahkan, sesuai jargon dirgahayu Kota Batu, masing-masing direktur PDAM di Malang Raya, menanam satu-satu bibit tanaman.

“Ada beragam bibit tanaman, yang disiapkan dalam mendukung langkah program ‘Satu Nama Satu Pohon’ Pemkot Batu. Mulai dari bibit tanaman Buah Manecu hingga Nangka. Termasuk, ada juga bibit tanaman yang mampu memberikan andil besar dalam menjaga kelestarian sumber mata air,” kata Ketua PD Perpamsi Jatim, Syamsul Hadi.

Partisipasi yang dilakukan ini, tambah pria yang juga Direktur Perumda Tirta Kanjuruhan, adalah sebagai wujud atau bentuk mendukung penuh program Wali Kota. Karena, dengan semakin banyak tanaman atau pohon yang ditanam, maka akan kian optimal dalam menjaga kelestarian sumber mata air. Sehingga, secara tidak langsung, program ini juga menjadi bagian dari pada tanggung-jawab kami bersama.

“Apa yang dilakukan ini, adalah bentuk dari pada sinergitas kami, khususnya di Malang Raya, dalam menjaga dan melestarikan sumber mata air. Karenanya, kami langsung melakukan aksi bersama-sama dengan menanam pohon,” imbuhnya. (sit)

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Kota Batu

Hari Ini Pemkot Batu Berusia 19 Tahun

Diterbitkan

||

Penyerahan penghargaan secara simbolis kepada Pokja Peningkatan Status Kota Batu dan Veteran.
Penyerahan penghargaan secara simbolis kepada Pokja Peningkatan Status Kota Batu dan Veteran.

Memontum Kota Batu – Acara puncak hari jadi ke-19 Kota Batu, yang tepat jatuh pada hari ini, Sabtu (17/10), dilangsungkan dengan menggelar upacara di Depan Balai Kota Among Tani, Jalan Panglima Sudirman No. 507 Kota Batu. Acara yang dikemas sekaligus peringatan hari jadi ke-75 Provinsi Jatim itu, berjalan khidmat.

Serangkaian kegiatan sendiri, digelar secara sederhana dan diikuti seluruh Forkopimda Kota Batu. Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si, yang memimpin upacara menyampaikan sambutan dari Gubernur Jatim.

Dewanti menyampaikan, Kota Batu merupakan satu-satunya daerah pemekaran di Jatim, dengan perkembangan yang cukup pesat. Baik ekonomi, sosial, dan budayanya di usia yang terbilang masih muda.

“Dengan perkembangan yang sangat pesat itulah, tak lepas dari dukungan semua pihak untuk peningkatan status Batu menjadi daerah otonom. Baik dukungan dari Kabupaten Malang, DPRD Kabupaten Malang, Provinsi Jatim, masyarakat dan terutama Pokja Peningkatan Status Kota Batu,” ujar Dewanti.

Dilihat dari usianya yang masih muda, yakni 19 tahun, Kota Batu menjadi salah satu daerah otonom yang perjalanannya mengalami kemajuan sangat pesat. Baik sarana dan prasarana hingga infrastuktur, yang mampu berperan meningkatkan pertumbuhan perekonomian dan kesejahteraan di Jatim.

Lebih lanjut, pada pidato Gubernur Jatim, Dewanti juga berpesan agar ikut mensukseskan Pikada di 19 kota/kabupaten di Jatim. Dengan cara, menciptakan suasana yang kondusif, aman, fair dan bermartabat.

“Kedua, Provinsi Jatim bersama kabupaten/kota akan terus meningkatkan kinerja dalam menciptakan good governance, efisien dan efektif. Ke tiga, tetap konsistensi dan siap siaga penuh untuk penanganan Covid-19 dengan kerja keras, cerdas dan tuntas. Dengan begitu, rakyat akan tetap sehat dan ekonomi selamat,” urainya.

Ke empat, Gubernur meminta agar Pemda merancang keuangan daerah secara cepat, tanggap, transparan, akuntabel dan responsif. Karena dengan kuatnya keuangan daerah dan penganggaran yang baik menjadi hal penting dalam kesuksesan program pemerintah.

Dalam upacara yang menerapkan protokol kesehatan tersebut, Pemkot Batu juga memberikan piagam penghargaan kepada Hotel Mutiara Baru, sebagai shelter pasien Covid-19.

Kemudian, penyerahan penghargaan secara simbolis kepada Pokja Peningkatan Status Kota Batu dan veteran. Serta memberikan bantuan sosial tahap ketiga kepada penyandang disabilitas, janda miskin, dan kepada janda veteran. (bir/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler