Connect with us

Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Pantau Penyaluran Banpres

Diterbitkan

||

Penyerahan Banpres tahap I kepada perwakilan usaha mikro di Banyuwangi.
Penyerahan Banpres tahap I kepada perwakilan usaha mikro di Banyuwangi.

Memontum Banyuwangi – Sekitar 8 ribu lebih pelaku usaha mikro di Kabupaten Banyuwangi, menerima bantuan tahap I dari program bantuan Presiden untuk Produktif Usaha Mikro (BPUM). Pengucuran bantuan sendiri, dimaksudkan untuk penguatan usaha di masyarakat.

BPUM sendiri, adalah bantuan modal yang sifatnya hibah, bukan pinjaman. Dana bantuan modal tersebut, akan ditransfer langsung ke rekening penerima dari bank yang telah ditunjuk pemerintah.

“Saat ini, sudah ada 8 ribu lebih pelaku usaha mikro di Banyuwangi, yang telah menerima Banpres (bantuan presiden) dari BRI,” jelas Kepala BRI Cabang Banyuwangi, Riamid Busroh.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menjelaskan bahwa saat ini ada 70.177 usaha mikro dari Banyuwangi, yang telah diverifikasi oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM).

Para usaha mikro yang telah diverifikasi, dalam waktu dekat akan segera mendapat bantuan untuk penguatan modal usaha ini. Setiap pelaku usaha mikro, akan mendapatkan bantuan sampai Rp 2,4 juta.

“Program bantuan dari Presiden Jokowi, ini tentunya sangat berguna bagi usaha mikro. Terutama, sebagai bantalan di tengah pandemi Covid-19. Ini program yang sangat bermanfaat bagi rakyat,” ujar Anas saat meninjau sejumlah pelaku usaha yang mendapatkan bantuan.

Seiring telah turunnya bantuan, Bupati Anas pun berharap, agar para UMKM bisa memanfaatkan program ini.

“Silakan datang ke kantor kecamatan masing-masing atau di Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, untuk cara mendaftarnya. Selama kuota masih ada, pendaftaran terus dibuka hingga akhir November 2020. Kami berharap, Banpres usha mikro ini dimanfaatkan dengan baik untuk pengembangan usaha,” terang Bupati Anas. (hms/sit)