Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG

Ngeri…! 9 Bulan, 141 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Kota Kediri

  • Rabu, 13 Desember 2017 | 19:54
  • / 24 Rabiul Uula 1439
  • Dibaca : 409 kali
Ngeri…!  9 Bulan, 141 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Kota Kediri

Memontum KediriWarga Kota Kediri dikejutkan dengan tingginya angka 141 Kasus HIV/AIDS dalam kurun waktu Januari hingga September 2017. Informasi mengejutkan itu disampaikan Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD ) Kota Kediri Suhartono.

Menanggapi kasus tersebut, WakilWalikota Kediri Lilik Muhibbah, MPd.I berharap  mudah – mudahan dengan bertepatannya hari AIDS seDunia ini, mampu memperkokoh jaringan antar kader-kader HIV/AIDS se Kota Kediri di dalam memerangi virus berbahaya ini. “Harapan saya, semoga ditahun berikutnya jumlah temuan kasus orang yang terinfeksi HIV/AIDS ini, jumlahnya bisa berkurang. Agar Kota Kediri bisa mewujudkan sebagai kota yang sehat,” katanya.

Dalam memperingati hari AIDS sedunia, Wakil Walikota Kediri ikut terjun ke lapangan dalam kampanye publik peduli AIDS yang diselenggarakan di Taman Sekartaji Kota Kediri belum lama ini.

Dalam kampanye tersebut menginformasikan bahwa penderita penyakit HIV/AIDS itu tidak seharusnya untuk dijauhi, melainkan diberikan edukasi agar tidak menularkannya ke orang lain.

Lebih lanjut Ning Lik sapaan akrab Wawali Kota Kediri menambahkan, dari tahun ke tahun penderita AIDS berdasarkan laporan dari KPAD semakin berkurang. Kalau-pun masih ada, itu-pun berarti mereka yang berani melaporkan tentang adanya AIDS yang ada dil ingkungan sekitar.

 

“Sebagaimana tugas dan peran dari seluruh kader yang tergabung dalam warga peduli AIDS di tingkat RT/RW dan kelurahan setempat,” lanjutnya. Sementara itu, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD ) Kota Kediri Suhartono pada saat ditemui di lokasi acara peringatan hari AIDS seDunia mengatakan, untuk tahun 2017 ini dari kader – kader peduli AIDS Kota Kediri menemukan banyak sekali kasus orang yang terinfeksi atau terkena virus HIV/AIDS.

 

“Dari temuan itu, semua tidak terlepas dari kerja keras para kader kami yang bergerak yang akhirnya menemukan kasus sebesar ini,” ujarnya. KPAD mencatat terdapat 141 kasus orang terinveksi HIV/AIDS terdiri karyawan buruh 28 kasus, Wiraswasta 25 kasus, PNS/TNI/Polri 5 kasus, PSK 12 kasus, Napi 1 kasus, Sopir 4 kasus, Ibu RT 18 kasus, Siswa/Mahasiswa 4 kasus, lain – lain atau TKI 27 kasus. (luh/mid/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional