Connect with us

SEKITAR KITA

Penumpang KA dari Stasiun Kota Malang Melonjak Drastis

Diterbitkan

||

Petugas memeriksa tiket penumpang KA di Stasiun Kota Malang.
Petugas memeriksa tiket penumpang KA di Stasiun Kota Malang.

Memontum Kota Malang – Stasiun Kota Baru Malang, mengalami lonjakan penumpang cukup drastis, selama libur panjang. Kepala Stasiun Kota Baru Malang, Heru Suprapto, mengatakan jika jumlah penumpang naik hingga angka 80 persen.

“Saat pandemi, sebelumnya hanya sekitar 120 orang. Tapi sekarang, atau selama libur panjang, lonjakan penumpang KA hingga menembus angka 220 orang,” kata Heru kepada Memontum.com saat ditemui dikantornya, Jumat (30/10) tadi.

Dari total 13 kereta api (KA) yang beroperasi ke Stasiun Kota Malang, ada lima KA dengan perjalanan jarak jauh dan delapan KA perjalanan jarak dekat.

“Untuk perjalanan jauh, ada yang tujuan Jakarta, Bandung dan Yogyakarta,” terangnya.

Terkait standart penumpang, dirinya menjelaskan, setiap penumpang harus membawa hasil rapid tes yang menyatakan nonreaktif. “Nanti sebelum mereka masuk, atau di area tiketing, itu akan diminta mennjukkan surat non reaktf. Baru setelah itu, calon penumpang diizinkan untuk masuk,” tambahnya.

Bagaimana jika calon penumpang lupa ? Heru menerangkan, maka penumpang akan diarahkan untuk melakukan rapid test yang telah disediakan oleh pihak KAI. Hal tersebut bisa dilakukan, bila penumpang datang pada saat 1 jam sebelum keberangkatan.

“Dana pembayaran tiket akan dikembalikan penuh, jika calon penumpang reaktif,” imbuhnya.

Untuk mencegah adanya klaster baru, pihak KA juga telah membatasi jumlah penumpang. Yakni, hanya sekitar 70 persen dari kapasitas yang ada di dalam kereta.

“Tetap kita batasi, karena masih pandemi. Dan kita juga memberi mereka faveshield gratis,” pungkasnya. (mg1/sit)