Connect with us

Politik

Petahana Amerika Saja Kalah, Apalagi Petahana Malang

Diterbitkan

||

Ketua Dewan Syuro PKB Kabupaten Malang, KH. Hamim Kholili.
Ketua Dewan Syuro PKB Kabupaten Malang, KH. Hamim Kholili.

Memontum Malang – Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang, KH. Hamim Kholili, optimis bahwa Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib – Didik Budi Muljono (LADUB), bakal memenangi Pilkada 9 Desember 2020. Hal tersebut, ditegaskan Gus Hamim di kediamannya yakni Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Minggu (8/11) siang.

“Paslon nomer urut 2 yakni LADUB, pasti bisa memenangi Pilkada Kabupaten Malang,” ungkap Gus Hamim.

Ditanya peluang kemenangan LADUB, Gus Hamim yakin Paslon yang diusung PKB dan Partai Hanura ini, mampu meraup suara pemilih secara signifikan. Bahkan, perolehan suara akan sangat memuaskan. “Ya 62 persen suara lah. Insyallah LADUB menang,” tegasnya.

Kondisi mesin partai di tubuh PKB dan internal tim pemenangan LADUB saat ini, kata Gus Hamim, sangat kondusif dan berjalan maksimal. Banyaknya relawan LADUB yang ikut terlibat, sehingga menambah kekuatan tim untuk memenangi kontestasi Pilkada Kabupaten Malang.

Saat ditanya masuknya sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Malang secara sukarela mendukung LADUB, Gus Hamim beranggapan, bahwa apa yang terjadi tersebut, merupakan pilihan politik yang muncul murni dari hati nurani.

“Ini berkah bagi tim pemenangan LADUB. Banyaknya tokoh masyarakat yang mendukung LADUB, adalah pilihan bijak. Ada semacam keterpanggilan jiwa yang mendukung Bu Nyai Lathifah,” ujar Gus Hamim yang juga menjabat Ketua Umum Pusat Koperasi Petani Tebu Rakyat (PKPTR) Indonesia tersebut.

Gus Hamim menegaskan, gerakan terbesar LADUB ini adalah gerakan dari para relawan. Mereka muncul tiba-tiba tanpa dibiayai dan dengan kesadaran sendiri. “Dengan banyaknya kesadaran seperti ini, sangat menguntungkan bagi tim LADUB. Banyaknya tokoh yang mendukung Bu Nyai Lathifah, juga meringankan kita dan justru membuat semuanya menjadi tidak membebani,” paparnya.

Soal peluang calon petahana yang cukup menguntungkan dari beberapa sisi, Gus Hamim tidak menampik hal itu. “Petahana dari semua sisi memang diuntungkan. Namun, pemilih yang cerdas saya yakin masih punya hati nurani. Tapi tim LADUB sangat percaya diri menghadapi itu. Kami tidak down-down amatlah menghadapi petahana,” tegas Gus Hamim.

Kepercayaan diri yang dimiliki tim LADUB berhadapan dengan petahana (SANDI), beber Gus Hamim, merupakan modal yang bagus. “Politik itu kan dinamis. Di Indonesia banyak kok petahana yang kalah. Contohnya Pilkada Lumajang, petahana juga kalah, yang menang penantang malahan. Bahkan yang terbaru di Amerika hari ini, Donald Trump sebagai calon petahana Presiden Amerika, juga kalah dengan penantangnya kan. Kalau petahana Amerika saja bisa kalah, masak petahana di Pilbup Malang tidak bisa,” ujar Gus Hamim.

Gus Hamim melanjutkan, tim LADUB harus punya prinsip. Jangan terlena sebelum pencoblosan selesai. Artinya, diseluruh potensi suara LADUB, harus terus ditingkatkan secara maksimal. Karena menang satu suara saja, tetap dianggap menang. Sehingga, seluruh Dapil berpotensi memperoleh suara di Pilkada Kabupaten Malang harus dikerjakan seoptimal mungkin.

Terakhir, Gus Hamim juga mengajak bagi seluruh atau semua tim pemenangan LADUB menjaga suasana Pilkada dengan sejuk dan damai. “Beda pilihan itu wajar dan lumrah. Jangan sampai ada perpecahan hanya gara-gara berbeda pilihan. Harus tetap menjaga rasa persaudaraan,” Gus Hamim mengakhiri. (yog)

Politik

Pjs Bupati Tenggalek Ingatkan Pentingnya Jujur, Adil dan Aman

Diterbitkan

||

APEL KESIAPAN: Suasana apel kesiapan PAM TPS Operasi Mantap Praja Semeru 2020 di halaman Mapolres Trenggalek.
APEL KESIAPAN: Suasana apel kesiapan PAM TPS Operasi Mantap Praja Semeru 2020 di halaman Mapolres Trenggalek.

Apel Kesiapan PAM TPS

Memontum Trenggalek – Jelang pesta demokrasi 9 Desember mendatang, Polres Trenggalek bersama jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek menggelar apel kesiapan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Trenggalek Benny Sampirwanto berharap Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Trenggalek nanti angka partisipasi pemilih di Kabupaten Trenggalek bisa lebih meningkat.

Apel Kesiapan PAM TPS Pilkada Kabupaten Trenggalek ini juga dalam rangka Ops Mantap Praja Semeru 2020. Kali ini, Polres Trenggalek turut menggandeng unsur Tiga Pilar, Linmas, KPU, dan Bawaslu.

“Pelaksanaan apel ini sangat penting untuk melihat sejauh mana kekuatan dan kesiapan para petugas yang akan mengamankan Pilkada 9 Desember nanti,” ungkap Pjs Benny, Kamis (03/12/2020) siang.

Menurutnya, ada 3 azas yang harus senantiasa menjadi acuan oleh setiap petugas Pilkada. Ketiga azas tersebut meliputi Pilkada yang jujur, adil, dan aman. “Jujur artinya tidak ada rekayasa, adil berarti tidak ada keberpihakan pada salah satu paslon. Sedangkan aman berarti tidak ada gangguan dalam setiap tahapan dari pelaksanaan Pilkada,” terangnya.

Selain itu, Pjs Benny juga menegaskan situasi dimasa pandemi ini memiliki arti yang berbeda. Selain aman dari gangguan, aman juga harus berarti aman dari resiko penularan covid-19.

Untuk itu pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur ini berpesan agar setiap tahapan Pilkada 9 Desember mendatang bisa dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. “Dengan jujur, adil, aman kita harapkan bahwa partisipasi pemilihan nanti akan lebih menjadi tinggi,” kata Pjs Benny.

Ia juga berpesan agar semua elemen bisa menjamin keamanan pelaksanaan Pilkada dan bukan hanya dari gangguan-gangguan tapi juga terutama dari pandemi Covid-19.

Dikonfirmasi terpisah, Wakapolres Trenggalek Kompol Mujito menyebut kesiapan petugas menjelang 9 Desember 2020 sangatlah penting.

“Segala kesiapan menjelang pelaksanaan Pilkada Trenggalek nanti sangatlah penting. Kami juga berpesan agar seluruh petugas bisa terus menjaga kesehatan sehingga pada hari H mendatang tidak ada petugas yang berhalangan dikarenakan sakit,” tutur Kompol Mujito.

Masih terang Mujito, untuk jumlah TPS yang akan diamankan nanti sejumlah 5500. Pasukan dari berbagai unsur juga akan diterjunkan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat saat menggunakan hak pilihnya.

“Untuk anggota kepolisian akan diterjunkan 680 personel, TNI 223 personel dan dari Satpol PP 100 personel ditambah dengan Linmas sebanyak 4042 orang,” ungkapnya.

Dari masing-masing TPS, akan dijaga 2 Linmas, dan ada pula Linmas yang bertugas di kelurahan atau kecamatan untuk membantu aparat dalam melakukan patroli wilayah arau sebagai power head. (mil/syn)

Lanjutkan Membaca

Politik

KPU Kabupaten Malang Diminta Perhatikan Limbah Prokes di Setiap TPS

Diterbitkan

||

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, M. Saiful Efendi.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, M. Saiful Efendi.

Memontum Malang – Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, mendesak KPU Kabupaten Malang, untuk tetap memperhatikan limbah khusus protokol kesehatan (Prokes) di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), saat pelaksanaan pemungutan suara pada 9 Desember 2020 mendatang.

Dengan pertimbangan, selain melindungi juga ada sampah bekas pakai, yang perlu diberikan khusus dalam rangka antisipasi Covid-19.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, M. Saiful Efendi, mengatakan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, selain melengkapi para petugas dengan APD, masker dan kelengkapan lain. KPU juga harus memperhatikan limbahnya nanti, akan dikemanakan setelah digunakan.

“Ini menjadi hal yang sangat penting juga, bukan hanya para petugas dan pencoblos yang dilengkapi dengan alat protokol kesehatan. Akan tetapi,.mereka (KPU) juga harus memperhatikan alat-alat tersebut setelah digunakan saat dibuang pun, mau dibuang kemana. Tidak mungkin, dibuang seenaknya saja,” ujar Saiful, Kamis (3/12) saat dihubungi via telepon.

Seharusnya, tambah Saiful, alat perlengkapan protokol kesehatan, fungsinya sebagai pelindung dan pencegah. Bukan, malah menjadi sarang penyebar Covid-19.

“Seperti limbah sarung tangan plastik dan masker sekali pakai yang akan diberikan kepada pemilih, itu jangan sampai dibawa pulang. Apalagi, nanti kalau sampai dibuang sembarangan. Jadi, harus diolah dan dibuang dengan tepat karena resikonya tinggi,” jelasnya.

Untuk itu, Saiful menyarankan agar pihak KPU Kabupaten Malang, harusnya bisa berkoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang. Sebagaimana, fungsi mereka yang jelas akan pengelolaan limbah sampah tersebut.

“Apalagi kalau belum koordinasi dengan pihak DLH, kan berarti tidak memperhatikan. Apalagi, ini sudah mendekati hari pencoblosan. Jadi, KPU harus segera koordinasi dengan DLH agar bisa tertata dan terkoordinir terkait pembuangan limbah sampah seusai pelaksanaan pencoblosan nanti,” tutupnya. (riz/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpopuler