Connect with us

SEKITAR KITA

Kevalidan Data Covid- 19 di Kabupaten Lumajang Dipertanyakan

Diterbitkan

||

Ketua AKD Kabupaten Lumajang, Suhanto, saat bertemu Memontum.com.
Ketua AKD Kabupaten Lumajang, Suhanto, saat bertemu Memontum.com.

Memontum Lumajang – Meningkatnya data terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Lumajang, menuai tanya Asosiasi Kepala Desa (AKD). Penyebabnya, banyak warga yang dari rumah hanya mengalami sakit biasa, namun setelah dibawa ke rumah sakit malah dinyatakan positif covid- 19.

“Apa yang salah dengan Lumajang. Apakah standarnya memang seperti itu, ataukah bagaimana. Kenapa di Lumajang terus meningkat. Karena kalau dikatakan tidak tertib, saya rasa masyarakat Lumajang sudah cukup tertib dalam menjalankan protokol kesehatan,” kata Ketua AKD Kabupaten Lumajang, Suhanto, kepada Memontum.com, Rabu (11/11) tadi.

Bahkan, tambah Suhanto, banyak pasien setelah meninggal dunia di rumah sakit, di vonis covid- 19. Hal ini, tentu saja perlu dijelaskan kepada masyarakat. Sehingga, masyarakat awam bisa mendapat pemahaman.

“Sudah bukan menjadi rahasia umum, jika ada warga terinfeksi penyakit bawaan, lalu setelah dibawa ke rumah sakit, malah dinyatakan positif covid 19. Meninggalnya, juga dinyatakan covid 19,” ujarnya.

Ditambahkannya, jika tidak ada penjelasan rinci, tentu saja kasihan masyarakat. Beban psikologis keluarga dan menimbulkan keresahan. Sehingga, malah imunitas masyarakat semakin menurun.

“Kita semua tahu, kalau kita jauh dari ibu kota negara dan ibu kota propinsi dan kita juga bukan daerah industri dan juga bukan juga kota tujuan wisata di banding Pasuruan dan Malang serta Kota Batu. Jadi, keluar dan masuk orang luar sangat minim,” imbuhnya seraya mempertanyakan, apakah imunitas orang Lumajang begitu bobrok dan rendah, sehingga gampang sekali tertular.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lumajang, dr Bayu Wibowo, ketika dikonfirmasi mengatakan jika penerapan protokol kesehatan di Lumajang, belum sepenuhnya dilaksanakan dengan benar. Seperti kegiatan bermasyarakat, terbilang masih longgar, disiplin menjaga protokol kesehatannya, juga belum sepenuhnya benar. Hal itu, memungkinkan menjadi salah satu faktor meningkatnya covid di Lumajang.

“Terkait pasien yang meninggal dengan vonis covid- 19, bukan divonis akibat penyakit bawa’an atau penyakit penyertanya, itu karena devinisi penerapan yang ditetapkan Menteri Kesehatan,” ujarnya. (adi/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SEKITAR KITA

Grand Opening Pangsit Mie Dempo Janti Bersama Yudi Prata ‘Sak Celupan’

Diterbitkan

||

oleh

Pilihan wisata kuliner yang menyajikan menu legendaris khas Dempo

Memontum Malang Kota – Siapa yang tidak kenal dengan sederet kuliner di Dempo. Depot es teler hingga mie pangsit, bisa ditemui berjajar di kawasan itu. Namun, bagaimana jika dalam satu tempat atau café, terdapat semua menu kuliner Dempo ? Tanpa perlu berpindah dari satu gerai ke gerai lain, praktis hanya di satu café sudah tersaji menu-menu khas Dempo.

Konsep itulah, yang diusung oleh Pangsit Mie Dempo Janti. Café yang tepat berada di Jalan Sonokeling Kota Malang ini, bisa jadi rekomendasi untuk wisata kuliner. Variasi yang disajikan oleh pemilik café, Suhartatik, sangat bervariasi, mulai dari mie sampai dengan es dempo. Tidak lupa, untuk menyesuaikan lidah anak muda, beberapa snack juga tersaji dalam menu yang diberi nama ‘snack dempo’.

“Best seller adalah mie dempo dengan toping bakso dan siomay. Kalau es dempo, terlaris adalah es teler durian dan es moca alpukat,” kata Suhartatik.

Menu mie dempo yang disajikan memiliki toping khas yang berbahan utama ayam. Plus taburan abon yang juga memiliki cita rasa ayam.
“Pilihan toping banyak, ada siomay ayam, bakso ayam, sosis ayam. Dan bisa dipilih tingkat kepedasan, mulai dari level 1 sampai 3,” jelas wanita berumur 52 tahun ini.
Diakui wanita yang sudah merintis usaha kuliner mie dempo sejak 2006 ini, rasa dan tampilan menjadi perhatian utama. Tak ayal, Pangsit Mie Dempo Janti, memiliki tempat bagi pembeli yang datang langsung maupun lewat aplikasi pesan makanan. Dibandrol dengan harga Rp12 ribu untuk mie original dan Rp15 ribu untuk mie bertoping bakso, sosis, siomay dan ampela ati, Suhartatik tidak takut tersaingi oleh kompetitor yang lebih murah.
“Ada harga, ada kualitas, itulah kami. Saya sangat konsen terhadap konsistensi rasa yang disajikan pada makanan, terutama menu mie dempo,” terangnya.

Tidak hanya itu, kehigienisan juga sangat diperhatikan. Salah satunya dengan memperhatikan pemilihan tempat sajian makanan, seperti mangkok maupun kemasan jika dibawa pulang. Hal itu ternyata juga menjadi magnet bagi para pelanggannya.

“Rata-rata pelanggan saya sudah berumur, mereka ingin nostalgia ketika muda merasakan kuliner di Dempo. Banyak yang menikmati, buktinya sampai membawa teman bahkan keluarga ikut merasakan mie disini,” ucapnya.
Mulai dari kalangan bawah sampai atas sudah pernah mencicipi nikmatnya mie disini. Meskipun beberapa kali berpindah lokasi, nampaknya tidak membuat Suhartatik dilupakan pelanggan. Yang terbaru, Sabtu (5/12) besok, dia akan membuka café di bangunan baru yang bersebelahan dengan lokasi lama.

“Grand opening besok adalah untuk tempat baru. Jadi, kami pindah, awalnya posisi café disebelah pas. Karena kami ingin membuat pelanggan lebih nyaman, kami pindah ke sini,” ujar wanita berjilbab itu.

Untuk grand opening, bakal cukup menggiurkan. Selain akan dimeriahkan musisi solois asal Malang yang tengah hits melalui tembang ‘Sak Celupan’ yakni Yudi Prata, pihak pengelola Pangsit Mie Dempo Janti, juga menawarkan diskon 20 persen all menu dengan minimal pembelian Rp 50 ribu. Diskon berlaku selama sehari atau terhitung sejak pukul 10.00 sampai habis. (cw1/sit)

Lanjutkan Membaca

SEKITAR KITA

Datangi MUI Kota Malang, Kombes Pol Leonardus Doa Bersama Agar Covid-19 Segera Berakhir

Diterbitkan

||

Kombes Pol Leonardus saat berkunjung ke MUI Kota Malang. (ist)
Kombes Pol Leonardus saat berkunjung ke MUI Kota Malang. (ist)

Memontum Kota Malang – Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Simarmata Permata S Sos SIK MH, Jumat (4/12/2020) pukul 09.50, datangi rumah Ketua MUI Kota Malang KH Baidowi Muslich di Pondok Pesantren Miftahul Huda di Jl Gading Pesantren, Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Kedatangannya tak lain untuk silaturahmi menjalin hubungan baik dan sinergitas demi menjaga Kota Malang tetap kondusif. Tak lupa dalam kunjungan ini juga dilakukan doa bersama untuk keamanan Kota Malang, kesehatan Polri dan masyarakat Kota Malang serta Covid -19 segera berakhir.

“Kunjungan ini tak lain untuk bersilaturahmi dengan Ketua MUI Kota Malang. Bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan dan kondisifitas Kota Malang. Serta doa agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” ujar Kombes Pol Dr Leonardus.

Kunjungan ini disambut baik oleh KH Baidowi Muslich. Bahkan pada kesempatan itu, Ketua MUI Kota Malang  memberikan buku terkait Covid 19 karyanya untuk Kombes Pol Leonardus. Selain itu, disampaikan pula di Kota Malang rencananya ada Musyawarah Daerah (Musda) untuk pemilihan ketua MUI Kota Malang.

“Pada prinsipnya kami Ketua MUI Kota Malang dan sebagai wakil Masyarakat Kota Malang siap membantu Kepolisian Polresta Malang Kota dan Indonesia umumnya, sebagai bentuk kerja sama kita MUI dengan Polresta Malang Kota,” ujar KH Baidowi.

Dijelaskan pula bahwa penyebaran Covid-19, tidak pandang bulu, tidak pilih-pilih siapapun bisa terpapar. “Selalu disiplin dalam Protokol kesehatan. Mari Kita berdoa bersama agar kita semua diberikan kesehatan dan Covid-19 segera berakhir,” ujar KH Baidowi. (gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpopuler