Connect with us

Kota Malang

Peduli Prokes, Polisi Bagikan Nasi Kotak dan Masker

Diterbitkan

||

Sat Lantas Polresta Malang Kota bagikan nasi kotak dan masker saat sosialisasi Prokes. (ist)
Sat Lantas Polresta Malang Kota bagikan nasi kotak dan masker saat sosialisasi Prokes. (ist)

Memontum Kota Malang – Selama pandemi Covid-19, petugas Polresta Malang Kota selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya disiplin protokol kesehatan. Bahkan setiap hari Jumat, saat membagikan masker, petugas juga menambahkan nasi kotak untuk berbagi kepada masyarakat kurang mampu.

Pada, Jumat (13/11/2020) pukul 13.00 WIB, dalam giat Jumat Berkah Bersama Satlantas Polresta Malang Kota, petugas berkeliling membagikan masker dan nasi kotak kepada masyarakat khususnya kepada para tukang becak dan Jukir yang ditemui di jalan.

Petugas juga memberikan sosialisasi agar masyarakat terus disiplin dalam protokol kesehatan. Sebab saat ini mulai banyak masyarakat yang sudah tidak lagi menjaga jarak dan enggan memakai masker. Masyarakat kembali diingatkan bahwa pandemi Covid-19, belum berakhir. Sangat penting peran serta masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dalam kegiatan ini, melibatkan hampir seluruh anggota Sat Lantas Polresta Malang Kota. Kasatlantas Polresta Malang Kota, Wakasatlantas, Seluruh Kanit dan Kasubnit serta seluruh anggota Satlantas, turun ke jalan untuk membagikan masker dan nasi kotak.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan Nasution SIK, saat dihubungi Memontum.com melalui ponselnya, mengatakan bahwa selain untuk berbagi, kegiatan ini juga untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya dalam memakai masker.

“Satlantas Polresta Malang Kota melaksanakan pembagian nasi kotak dan masker kepada masyarakat setelah pelaksanaan Sholat Jumat. Ini sebagai bentuk kepedulian Satlantas Polresta Malang Kota kepada masyarakat. Semoga masyarakat semakin peduli tentang disiplin protokol kesehatan karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Mari bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar AKP Rama. (gie)