Connect with us

Politik

Inisiasi Angkutan Gratis, Mas Ipin Harap Akses Transportasi di Trenggalek Lebih Baik

Diterbitkan

||

KUNJUNGI ORGANDA: Cabup nomor urut 2, Mas Ipin saat mengunjungi kantor DPC Organda Kabupaten Trenggalek.
KUNJUNGI ORGANDA: Cabup nomor urut 2, Mas Ipin saat mengunjungi kantor DPC Organda Kabupaten Trenggalek.

Memontum Trenggalek – Dalam rangka mendorong terwujudnya transportasi publik yang lebih baik, Calon Bupati Trenggalek nomor urut 2 Mochamad Nur Arifin inisiasi angkutan gratis di daerah wisata bagi pelajar dan kalangan disabilitas. Hal ini disampaikan Mas Ipin sapaan akrabnya, saat mengunjungi Kantor DPC Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan Raya (Organda) Kabupaten Trenggalek.

Dikonfirmasi usai berdiskusi dengan anggota Organda Kabupaten Trenggalek, Mas Ipin mengatakan kota yang hidup itu ketika akses transportasi berjalan baik. “Kota yang hidup ketika transportasi publik bisa berjalan baik. Jadi salah satu yang kita tekankan nanti adalah mobilitas, khususnya bagi pelajar dan disabilitas. Sehingga kita berikan akses yang lebih baik di bidang transportasi,” kata Mas Ipin, Jumat (13/11/2020) siang.

Untuk mewujudkan angkutan gratis ini, nantinya Pemerintah Daerah tidak akan melakukan pengadaan armada baru. Akan tetapi bekerjasama dengan Organda dan memanfaatkan Mobil Pengangkut Umum (MPU) serta pelaku usaha transportasi yang sudah ada.

“Dengan begitu, angkutan gratis ini nantinya tidak akan menggusur pelaku usaha transportasi
Tetapi justru akan memberdayakan mereka agar pendapatannya bisa lebih meningkat,” imbuhnya.

Bupati Trenggalek non aktif ini juga menuturkan, secara teknis nantinya Pemerintah Daerah akan memberikan subsidi BBM dan mengatur trayek angkutan agar lebih spesifik. Sehingga nantinya Kabupaten Trenggalek akan memiliki angkutan gratis bagi pelajar dan disabilitas.

Pihaknya juga tak ingin lagi ada orang tua yang merasa terbebani biaya transportasi. Oleh karena itu, angkutan gratis ini bisa menjadi solusi bagi permasalahan ini.

“Selain menyediakan angkutan gratis bagi pelajar dan kalangan disabilitas, saya juga menginisiasi sistem Hop In Hop Off bagi wisatawan yang datang di lokasi wisata di Kabupaten Trenggalek. Nantinya, wisatawan tidak perlu memikirkan biaya transportasi saat akan berpindah dari 1 lokasi wisata ke lokasi wisata yang lain,” jelas Mas Ipin.

Guna mendukung daerah pariwisata di Kabupaten Trenggalek, suami Novita Hardiny ini juga akan mendorong adanya akses transportasi yang lebih baik dengan menerapkan sistem Hop In Hop Off. Artinya selama naik turun di sepanjang destinasi itu bisa satu kali jalan (satu tiket).

“Wisatawan bisa menunggu, sesuai jadwal tiap 15menit akan ada kendaraan sesuai rute destinasi,” katanya.

Pihaknya berharap dengan inisiasi itu bisa mengangkat perekonomian masyarakat baik sektor pariwisata maupun sektor transportasi. Terlebih pasca pandemi, banyak sektor yang terdampak Covid-19.

“Saya berharap nantinya jika ini berjalan tidak akan menggunakan armada baru terlebih dahulu. Akan tetapi lebih bekerjasama dengan angkutan yang sudah ada dengan trayek yang akan disesuaikan. Sehingga mereka juga mendapat pendapatan yang lagi. Dan kita tidak menggusur orang – orang yang sudah eksis bekerja disektor ini,” pungkas Mas Ipin. (mil/syn)