Connect with us

SEKITAR KITA

Pegiat Lingkungan Pertanyakan Ketegasan DLH Lumajang

Diterbitkan

||

Lokasi tambak udang milik PT Bumi Subur yang terletak di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.
Lokasi tambak udang milik PT Bumi Subur yang terletak di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Sikapi Aksi Unjuk Rasa ke Tambak Udang PT Bumi Subur

Memontum Lumajang – Ketegasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, dalam menindak-lanjuti aksi unjuk rasa petani dan nelayan ke tambak udang PT Bumi Subur di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, pada Rabu (11/11) sore, menuai kritikan.

Masalahnya, meski pihak tambak telah mengakui belum sepenuhnya mengantongi beberapa izin Ipal dan Amdal, namun tidak ada ketegasan dari DLH sebagai pihak pengawas di lapangan.

“Mereka mengakui kalau sudah beroperasi puluhan tahun tanpa Ipal. Dalam prosesnya, selama itu mereka sudah mencemari lingkungan. Sehingga, masyarakat melakukan demo. Terus, apa iya, kita harus menunggu ramai (unjuk rasa) dahulu, baru aturan itu ditegakkan. Ini kesannya malah begitu,” kata Pegiat Lingkungan Kabupaten Lumajang, Arsyad Subekti.

Ditambahkannya, terkait pencemaran lingkungan yang dilakukan PT Bumi Subur, harusnya perusahaan ditindak tegas. Tentunya, sesuai dengan bukti-bukti yang jelas, agar tidak semena-mena dan memberikan efek jera.

“Aturanya sudah jelas, terhadap orang yang melakukan dumping limbah tanpa izin bisa dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam Pasal 104 UU 32/2009. Yakni, setiap orang yang melakukan dumping limbah dan atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah),” tegasnya.

Selain pidana, urainya, karena pembuangan limbah, ada beberapa pidana lain yang bisa dikenakan kepada pelaku sebagaimana diatur dalam Pasal 98 UU 32/2009. Yakni, setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun.

“Untuk denda paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah),” terangnya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, saat dikonfirmasi terkait PT Bumi Subur, mengakui memang tidak mengantongi Ipal. “Kami sudah melakukan pemeriksaan dan memang tidak ada Ipalnya,” ungkap Kepala DLH Kabupaten Lumajang, Yuli Haris, kepada Memontum.com.

Ketika disinggung sistem pengawasan dan sanksi, Yuli menjawab, pihaknya sudah memberi peringatan. “Kami sudah beri peringatan. Responnya lambat. Dengan sekian banyak usaha, kita tetap melakukan pengawasan. Baik secara langsung maupun tidak langsung melalui evaluasi laporan pengelolaan lingkungan,” tambahnya.

Evaluasi laporan pengelolaan lingkungan, tambahnya, adalah wajib dilaporkan enam bulan sekali. Kami juga turun untuk melihat kesesuain laporan dan kondisi sebenarnya. Apabila ada yang melanggar akan kami beri peringatan, lalu sanksi administrasi.

“Ini terus kita pantau. Selama ini, ada perubahan perbaikan,” kata Yuli enteng. (adi/sit)

SEKITAR KITA

Grand Opening Pangsit Mie Dempo Janti Bersama Yudi Prata ‘Sak Celupan’

Diterbitkan

||

oleh

Pilihan wisata kuliner yang menyajikan menu legendaris khas Dempo

Memontum Malang Kota – Siapa yang tidak kenal dengan sederet kuliner di Dempo. Depot es teler hingga mie pangsit, bisa ditemui berjajar di kawasan itu. Namun, bagaimana jika dalam satu tempat atau café, terdapat semua menu kuliner Dempo ? Tanpa perlu berpindah dari satu gerai ke gerai lain, praktis hanya di satu café sudah tersaji menu-menu khas Dempo.

Konsep itulah, yang diusung oleh Pangsit Mie Dempo Janti. Café yang tepat berada di Jalan Sonokeling Kota Malang ini, bisa jadi rekomendasi untuk wisata kuliner. Variasi yang disajikan oleh pemilik café, Suhartatik, sangat bervariasi, mulai dari mie sampai dengan es dempo. Tidak lupa, untuk menyesuaikan lidah anak muda, beberapa snack juga tersaji dalam menu yang diberi nama ‘snack dempo’.

“Best seller adalah mie dempo dengan toping bakso dan siomay. Kalau es dempo, terlaris adalah es teler durian dan es moca alpukat,” kata Suhartatik.

Menu mie dempo yang disajikan memiliki toping khas yang berbahan utama ayam. Plus taburan abon yang juga memiliki cita rasa ayam.
“Pilihan toping banyak, ada siomay ayam, bakso ayam, sosis ayam. Dan bisa dipilih tingkat kepedasan, mulai dari level 1 sampai 3,” jelas wanita berumur 52 tahun ini.
Diakui wanita yang sudah merintis usaha kuliner mie dempo sejak 2006 ini, rasa dan tampilan menjadi perhatian utama. Tak ayal, Pangsit Mie Dempo Janti, memiliki tempat bagi pembeli yang datang langsung maupun lewat aplikasi pesan makanan. Dibandrol dengan harga Rp12 ribu untuk mie original dan Rp15 ribu untuk mie bertoping bakso, sosis, siomay dan ampela ati, Suhartatik tidak takut tersaingi oleh kompetitor yang lebih murah.
“Ada harga, ada kualitas, itulah kami. Saya sangat konsen terhadap konsistensi rasa yang disajikan pada makanan, terutama menu mie dempo,” terangnya.

Tidak hanya itu, kehigienisan juga sangat diperhatikan. Salah satunya dengan memperhatikan pemilihan tempat sajian makanan, seperti mangkok maupun kemasan jika dibawa pulang. Hal itu ternyata juga menjadi magnet bagi para pelanggannya.

“Rata-rata pelanggan saya sudah berumur, mereka ingin nostalgia ketika muda merasakan kuliner di Dempo. Banyak yang menikmati, buktinya sampai membawa teman bahkan keluarga ikut merasakan mie disini,” ucapnya.
Mulai dari kalangan bawah sampai atas sudah pernah mencicipi nikmatnya mie disini. Meskipun beberapa kali berpindah lokasi, nampaknya tidak membuat Suhartatik dilupakan pelanggan. Yang terbaru, Sabtu (5/12) besok, dia akan membuka café di bangunan baru yang bersebelahan dengan lokasi lama.

“Grand opening besok adalah untuk tempat baru. Jadi, kami pindah, awalnya posisi café disebelah pas. Karena kami ingin membuat pelanggan lebih nyaman, kami pindah ke sini,” ujar wanita berjilbab itu.

Untuk grand opening, bakal cukup menggiurkan. Selain akan dimeriahkan musisi solois asal Malang yang tengah hits melalui tembang ‘Sak Celupan’ yakni Yudi Prata, pihak pengelola Pangsit Mie Dempo Janti, juga menawarkan diskon 20 persen all menu dengan minimal pembelian Rp 50 ribu. Diskon berlaku selama sehari atau terhitung sejak pukul 10.00 sampai habis. (cw1/sit)

Lanjutkan Membaca

SEKITAR KITA

Datangi MUI Kota Malang, Kombes Pol Leonardus Doa Bersama Agar Covid-19 Segera Berakhir

Diterbitkan

||

Kombes Pol Leonardus saat berkunjung ke MUI Kota Malang. (ist)
Kombes Pol Leonardus saat berkunjung ke MUI Kota Malang. (ist)

Memontum Kota Malang – Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Simarmata Permata S Sos SIK MH, Jumat (4/12/2020) pukul 09.50, datangi rumah Ketua MUI Kota Malang KH Baidowi Muslich di Pondok Pesantren Miftahul Huda di Jl Gading Pesantren, Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Kedatangannya tak lain untuk silaturahmi menjalin hubungan baik dan sinergitas demi menjaga Kota Malang tetap kondusif. Tak lupa dalam kunjungan ini juga dilakukan doa bersama untuk keamanan Kota Malang, kesehatan Polri dan masyarakat Kota Malang serta Covid -19 segera berakhir.

“Kunjungan ini tak lain untuk bersilaturahmi dengan Ketua MUI Kota Malang. Bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan dan kondisifitas Kota Malang. Serta doa agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” ujar Kombes Pol Dr Leonardus.

Kunjungan ini disambut baik oleh KH Baidowi Muslich. Bahkan pada kesempatan itu, Ketua MUI Kota Malang  memberikan buku terkait Covid 19 karyanya untuk Kombes Pol Leonardus. Selain itu, disampaikan pula di Kota Malang rencananya ada Musyawarah Daerah (Musda) untuk pemilihan ketua MUI Kota Malang.

“Pada prinsipnya kami Ketua MUI Kota Malang dan sebagai wakil Masyarakat Kota Malang siap membantu Kepolisian Polresta Malang Kota dan Indonesia umumnya, sebagai bentuk kerja sama kita MUI dengan Polresta Malang Kota,” ujar KH Baidowi.

Dijelaskan pula bahwa penyebaran Covid-19, tidak pandang bulu, tidak pilih-pilih siapapun bisa terpapar. “Selalu disiplin dalam Protokol kesehatan. Mari Kita berdoa bersama agar kita semua diberikan kesehatan dan Covid-19 segera berakhir,” ujar KH Baidowi. (gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpopuler