Connect with us

SEKITAR KITA

Kapolresta Makota Bagikan 1000 Masker Kepada Peserta Demo Aremania

Diterbitkan

||

Kapolresta Malang Kombes Pol Leonardus saat membagikan masker kepada Aremania. (ist)
Kapolresta Malang Kombes Pol Leonardus saat membagikan masker kepada Aremania. (ist)

Memontum Kota Malang – Bukti nyata kecintaan Polri Kepada Arek-arek Malang agar terhindar dari penyebaran Covid-19, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH bersama para anggotanya langsung mengimbau kepada Aremania yang melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Malang, untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

Sebab masih terlihat dari ribuan Aremania yang berkumpul di depan Gedung DPRD Kota Malang pada, Senin (16/11/2020) siang, ada yang tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak.

Selain mengatur agar para demonstran ini menjaga jarak, Kombes Pol Leonardus meminta kepada anggotanya untuk langsung membagikan masker kepada Aremania yang kedapatan tidak memakai masker.

Aremania yang tergabung dalam Make Malang Great Again (MMGA) menyambut baik Kombes Pol Leonardus.

“Jadi tadi kami lihat massa yang datang dalam jumlah cukup banyak, dan banyak dari nawak-nawak Aremania dan Aremanita tidak menggunakan masker. Kami khawatirkan adalah protokol kesehatan Covid 19 serta dapat berpotensi menjadi kluster baru. Sehingga sebagai antisipasi hal tersebut, kami langsung membagikan 1000 masker kepada massa aksi unjuk rasa,” ujar Kombes Pol Leonardus Simarmata

Dijelaskan pula bahwa sebenarnya pihaknya tidak mengijinkan adanya unjuk rasa yang dilakukan MMGA ini karena masih masa pandemi.

“Sebenarnya kegiatan ini tidak kami ijinkan. Kami sudah membuat surat pemberitahuan kepada MMGA, kami sampaikan bahwa kegiatan ini tidak diijinkan karena saat ini masih dalam pandemi Covid 19. Namun ternyata mereka tetap turun. Jadi yang kami lakukan adalah pembagian masker serta mengimbau mereka untuk tetap selalu mematuhi protokol kesehatan,” ujar Kombes Pol Leonardus.

Perlu diketahui ribuan Aremania melakukan aksi damai di depan Gedung DPRD Kota Malang, Senin (16/11) siang menuntut Yayasan Arema yang menaungi klub Arema untuk turun menyelesaikan dualisme berkepanjangan selama 9 tahun.

Mereka berunjuk rasa meminta organ Yayasan Arema tahun 2009, turun menemui Aremania. Mediasi damai untuk kejelasan konflik dua Arema di Indonesia. Meminta siapapun instansi di pemerintahan untuk memfasilitasi membantu memanggil dan mendatangkan organ Yayasan Arema bertemu dengan Aremania. (gie)