Connect with us

Kota Malang

Tunjang Digitalisasi Dunia Konstruksi, JTS Polinema Gelar Seminar

Diterbitkan

||

Seminar nasional yang digelar Jurusan Teknik Sipil (JTS) Politeknik Negeri Malang (Polinema).
Seminar nasional yang digelar Jurusan Teknik Sipil (JTS) Politeknik Negeri Malang (Polinema).

Memontum Kota Malang – Dalam rangka menunjang dunia kontruksi, Jurusan Teknik Sipil (JTS) Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar seminar nasional yang bertema ‘Membentuk profil lulusan sarjana terapan manajemen rekayasa konstruksi Jurusan Teknik Sipil yang kompeten pada Bidang Building Information Modeling (BIM).

Acara yang digelar di salah satu hotel di Kota Malang ini, merupakan rangkaian kegiatan Pengembangan Kurikulum dan Kerjasama pada Program Penguatan Pendidikan Tinggi Vokasi (P3TV) yang berlangsung selama tiga hari secara online dan offline, yakni mulai 16 sampai 18 November 2020.

Ketua Jurusan Teknik Sipil, Dr. Sumardi, ST., MT., mengatakan bahwa untuk mempersiapkan lulusan yang berkualitas, BIM harus diimplementasikan dalam kurikulum. Karena BIM sendiri, telah diamanatkan dalam Peraturan Menteri PUPR No. 22 Tahun 2018.

“Mahasiswa JTS harus dibekali BIM. Sehingga, ketika lulus, mahasiswa dapat menunjukkan ijazah sebagai bukti kualifikasi pendidikan dan sertifikat kompetensi khususnya di bidang BIM,” katanya.

Seminar nasional sendiri, dibuka secara resmi oleh Direktur Polinema, Drs. Awan Setiawan, M.MT., MM. dan dihadiri oleh Pembantu Direktur I, Ketua dan Sekretaris Jurusan Teknik Sipil, para Kaprodi JTS, dosen dan mahasiswa JTS.

Direktur Polinema dalam sambutannya, mengapresiasi tiga prodi (program studi) yang pada tahun ini mendapatkan hibah kompetisi dari Ditjen Pendidikan Vokasi. Yakni, Prodi D-IV Manajemen Rekayasa Konstruksi, Prodi D-III Manajemen Informatika dan Prodi D-III Bahasa Inggris.

Drs Awan Setiawan M.MT dalam kesempatan itu juga memberikan apresiasi, atas diraihnya sertifikat Allplan pada Jurusan Teknik Sipil. Ada empat institusi yang mendapatkan sertifikat Allplan. Polinema merupakan institusi pendidikan tinggi pertama yang mendapatkan sertifikat Allplan dengan enam dosen yang telah lulus ToT.

“Saya berharap, tahun depan JTS mempunyai program magister terapan dan seluruh prodi yang ada di Polinema terakreditasi A. Selain itu, diharapkan agar semua jurusan dapat membentuk minimal satu kelas kerjasama atau kelas kemitraan agar lulusan dapat terserap di industri dan sebagai implementasi link and match antara perguruan tinggi vokasi dan industri,” harap Direktur Polinema.

Dalam seminar tersebut, hadir sebagai nara sumber masing-masing Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Iwan Surijanto, ST., MT., dan Senior BIM Manager PT. PP (Persero) Tbk Arif Rahman.

Hari ke dua, digelar Focus Group Discussion Pengembangan dan Kerjasama BIM yang menghadirkan nara sumber Ir. Aminudin Aziz, M.Sc., Manajer Unit Inovasi dan Teknologi dari PT. Brantas Abipraya (Persero) Tbk dan Romi Ramadhan BIM Manager dari PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Hari ke tiga diteruskan dengan Focus Group Discussion Pengembangan Kurikulum dan Konsep Magang Terkait Kondisi Pandemi. Sebagai nara sumber, Nunung Martina, ST., M.Si dari Politeknik Negeri Jakarta dan Kharis Alfi dari PT. Waskita. (kom/sit)