Connect with us

Hukum & Kriminal

Selamatkan Anak Yatim Tercebur Sumur, Kakek di Madyopuro Tewas

Diterbitkan

||

Proses evakuasi terhadap Kusnan. (ist)
Proses evakuasi terhadap Kusnan. (ist)

Memontum Kota Malang Kusnan (62) warga Jl Ki Ageng Gribig I, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (19/11/2020) pukul.06.00, tewas usai menyelamatkan anak yatim piatu yang tercebur sumur sedalam 20 meter di sebuah panti asuhan di kawasan Jl Ki Ageng Gribik, Gang I.

Dia berhasil menyelamatkan Arif WP (13) anak panti asuhan, namun Kusnan sendiri akhirnya meninggal dunia akibat lemas kekurangan oksigen. Sedangkan Andik (27) anak Kusnan, juga sempat tak sadarkan diri saat proses evakuasi penyelamatan terhadap Arif.

Informasi Memontum.com bahwa sebelum kejadian sekitar pukul 05.30, Arif berencana mandi. Saat akan mengambil shampo  yang berada di pinggir seberang sumur, dia berdiri di bibir sumur yang tengahnya tertutup triplek.

Nampaknya Arif tidak menyadari bahwa kakinya yang semula di bibir sumur, telah berpindah pijakan di atas triplek. Karena tak kuat menahan berat, triplek pecah hingga membuat Arif terperosok ke dalam sumur sedalam 20 meter tersebut.

Saat itu Arif masih dalam kondisi sadar hingga berteriak sekuat tenaga untuk meminta tolong. Suara itu didengar oleh para penghuni panti hingga meminta tolong warga sekitar. Kusnan dan Andik, anaknya warga setempat segera datang memberikan pertolongan. Dengan peralatan seadanya, Kusnan dan Andik berhasil masuk ke dalam sumur.

Sementara itu, Abi Pras (34) pengurus panti melaporkan kejadian ini ke Polsek Kedungkandang. Proses penyelamatan berlangsung dramatis. Dengan kegigihan bapak dan anak ini serta dibantu warga sekitar berhasil menyelamatkan Arif.

Inilah sumur sedalam 20 meter. (ist)

Inilah sumur sedalam 20 meter yang merenggut nyawa kusnan. (ist)

Namun misi penyelamatan ini taruhannya adalah nyawa. Kusnan dan Andik merasa lemas karena kehabisan oksigen. Saat petugas mendatangi lokasi, Arif sudah berhasil diangkat. Kusnan dan anaknya masih berada di dalam sumur. Tim relawan juga datang ke lokasi kejadian membantu melakukan penyelamatan terhadap Kusnan dan Andik.

Tak lama kemudian, Kusnan dan Andik berhasil diangkat dalam kondisi tak sadarkan diri. Petugas Polsek Kedungkandang yang sudah berkoordinasi dengan tim dari RJT dan PMI Kota Malang melakukan penyelamatan pertama terhadap Arif dan Andik.

Arif kemudian dibawa ke IGD RSSA Malang dan Andik berhasil sadarkan diri. Sedangkan Kusnan setelah mendapatkan pertolongan pertama, belum juga sadarkan diri. Dia pun dibawa ke Puskesmas Gribik, saat dilakukan pemeriksaan oleh dr Wida, kondisi Kusnan sudah meninggal dunia.

Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi, membenarkan adanya kejadian ini. “Awalnya ada anak panti yang hendak mengambil shampo terperosok ke dalam sumur setelah menginjak triplek penutup sumur. Saat itu Kusnan yang melakukan penyelamatan kehabisan oksigen saat dalam sumur hingga meninggal dunia. Keluarga korban telah menerima dengan membuat surat pernyataan yang disaksikan oleh Ketua RT dan Ketua RW bahwa meninggalnya korban (Kusnan) karena musibah,” ujar Kompol Yusuf. (gie)