Connect with us

Pemerintahan

Pemulihan Ekonomi Jadi Jawaban Bupati Lamongan dalam Pembahasan RAPBD 2021

Diterbitkan

||

Bupati Lamongan, H Fadeli, saat rapat paripurna dengan DPRD Kabupaten Lamongan.
Bupati Lamongan, H Fadeli, saat rapat paripurna dengan DPRD Kabupaten Lamongan.

Memontum Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan tetap akan berfokus pada penanganan bidang kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan ketahanan sosial.

Hal itu, disampaikan Bupati Lamongan, H Fadeli, dalam rapat paripurna dengan DPRD Kabupaten Lamongan, yang agendanya ‘Jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi dalam pembahasan rancangan APBD tahun 2021’, Senin (16/11) tadi.

Dikatakan Bupati Lamongan, target pendapatan daerah yang secara kumulatif mengalami penurunan 0,62 persen, akibat kendala dan laju pelemahan karena pandemi covid-19. Proyeksi ekonomi 2021 sendiri, diperkirakan akan membaik dibanding 2020. Sehingga, akan menunjang tingkat realisasi disisi pendapatan daerah.

Selain itu, tambahnya, terhadap kualitas layanan pendidikan terutama di masa pandemi, Pemkab Lamongan berupaya meningkatkan kualitas bangunan fisik sekolah, memberikan layanan pendidikan melalui aplikasi pembelajaran (daring) dan tatap muka (luring). Serta, memberikan bantuan berupa internet akses poin (WIFI).

“Di bidang kesehatan, telah dianggarkan alokasi untuk pengadaan obat dan peralatan untuk menjamin keberlangsungan penanganan covid-19, serta pemenuhan kebutuhan fasilitas kesehatan,” ujarnya Bupati Fadeli.

Dalam hal pengelolaan irigasi, tambahnya, dilakukan pengembalian fungsi waduk, rawa dan embung sebagaimana mestinya. Pemerintah juga akan memperhatikan perencanaan konstruksi jalan sesuai dengan kondisi lapangan, serta mengevaluasi perbaikan terhadap kualitas secara terus-menerus.

“Semoga, kita semua dapat mewujudkan tujuan dan cita-cita membangun Lamongan yang lebih maju, sejahtera dan berdaya saing,” terang Bupati Fadeli.

Dalam kesempatan itu, enam Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) juga disampaikan dalam rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lamongan. Enam Raperda tersebut, dua Raperda usulan dari Pemerintah Daerah dan empat Raperda inisiatif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Lamongan. (kom/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *