Connect with us

Hukum & Kriminal

Ditinggal Tidur, Rumah Pensiunan Dosen Ludes Terbakar

Diterbitkan

||

Petugas PMK Kota Malang saat melakukan pemadaman. (ist)
Petugas PMK Kota Malang saat melakukan pemadaman. (ist)

Memontum Kota Malang – Rumah milik Darius (70) pensiunan dosen Universitas Brawijaya (UB), warga Danau Ngebel III F5K1 RT 1 RW 13, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (25/11/2020) siang, terbakar. Diduga kebakaran itu akibat korsleting listrik di bagian rumah sebelah timur.

Informasi Memontum.com bahwa siang itu saat korban sedang sendirian di kamar rumah, tiba-tiba listrik padam. Oleh karena itu korban pun berencana keluar rumah untuk menanyakannya kepada tetangga.

Namun saat membuka pintu kamar, api sudah membesar membakar kamar sebelah timur dan bagian ruang tamu. Disaat bersamaan warga sudah berdatangan mengajak korban untuk segera keluar rumah.

Warga pun kemudian melakukan pemadaman dengan air seadanya dan melaporkan kejadian ini ke PMK Kota Malang.Petugas PMK Kota Malang tiba di lokasi sekitar pukul 12.59 WIB. Sebanyak 19 personel dengan 5 mobil Damkar dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Darius, pemilik rumah. (ist)

Darius, pemilik rumah. (ist)

Sekitar pukul 13.15 WIB, api sudah berhasil dipadamkan dengan penggunaan air sebanyak 12.000 liter.

Diduga kebakaran berasal dari korsleting listrik di kamar sebelah timur. Sebab informasinya ada kabel yang terkelupas dan belum sempat dibetulkan. Meskipun tidak ada korban jiwa namun akibat kejadian ini korban alami kerugian sebesar Rp 100 juta.

Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi saat dikonfirmasi Memontum.com membenarkan adanya kejadian itu. “Dugaan sementara akibat korsleting listrik,” ujar Kompol Yusuf.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemadaman dan pendingan di rumah korban sekitar 25 menit.

“Kami juga melakukan pemadaman dan pendinginan agar tidak muncul titik api susulan. Dugaan awal akibat korsleting listrik,” ujar Teguh. (gie)