Connect with us

SEKITAR KITA

Tingkatkan Perekonomian di Tengah Pandemi, DKUPP Resmikan Pusat Oleh-Oleh Khas Probolinggo

Diterbitkan

||

Terlihat para pelaku UKM lebih leluasa setelah peresmian dilakukan oleh pihak Pemkot Probolinggo.
Terlihat para pelaku UKM lebih leluasa setelah peresmian dilakukan oleh pihak Pemkot Probolinggo.

Memontum Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo melalui DKUPP meresmikan Toko Purnama pusat oleh-oleh khas Kota Probolinggo di Rumah milik Purwati, Jalan Flamboyan No 2 A Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo.

Kunjungan sekaligus peresmian ini dihadiri dari DKUPP, Dinas Kepemudaan dan Pariwisata, Perwakilan Kecamatan Kademangan, Assosiasi Multi Produk IKM/UKM Probolinggo Maju serta para anggota yang hadir

Peresmian toko pusat oleh-oleh khas Kota Probolinggo ini ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan Kabid Industri dan IKM pada DKUPP, Junaidi didampingi oleh Dispopar, Perwakilan dari Kecamatan Kademangan, Kelurahan Pilang, BPJS Kota Probolinggo juga pemilik toko pusat oleh-oleh. Setelah itu dilanjutkan dengan peninjauan gerai oleh-oleh.

Diharapkan dengan dilakukannya hal tersebut mampu memudahkan masyarakat terutama wisatawan yang datang berkunjung untuk mencari aneka oleh-oleh khas Kota Probolinggo.

“Tak hanya itu saja, mengharapkan kreatifitas masyarakat dapat meningkat terutama pelaku usaha, pengerajin maupun para pelaku bisnis makanan yang ada di Kota Probolinggo. Diharapkan mereka dapat memanfaatkan pusat oleh-oleh ini untuk menghasilkan suatu produk dengan ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki oleh di daerah lain,” terang Kabid Industri Dan IKM, Junaidi, Kamis (26/11/2020).

Ia menambahkan, melihat oleh-oleh khas Kota Probolinggo yang memiliki ciri khas tersendiri tentunya dapat menarik perhatian masyarakat, terutama para wisatawan untuk datang dan membelinya.

“Selain tersedia makanan olahan seperti aneka keripik, cake, manisan, sirup serta makanan lainnya yang tak diragukan lagi kenikmatan dan kelezatannya, pusat oleh-oleh juga menyediakan cendera mata dan hasil kerajinan lainnya,” terangnya.

Junaidi berharap, agar seluruh para pelaku UMKM, terutama yang fokus pembuatan produk olahan dapat menjadikan tempat itu untuk mempromosikan produknya sekaligus memasarkannya.

Sebelumnya Ketua AMP Pro57, Syamsul Heru mengatakan, ide pendirian pusat Oleh-oleh khas Kota Probolinggo ini berasal dari gagasan dari rekan UKM/IKM. Hal itu dilatar belakangi para pelaku UMKM yang ada setelah diberikan pelatihan oleh DKUPP yang tidak tahu kemana hasil produknya harus dipasarkan.

Sementara itu pemilik Toko Pusat Oleh-oleh Purnama, Purwati mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan Pemkot Probolinggo. Sebab tidak hanya memberikan pelatihan untuk pembuatan produk olahan,baik makanan dan minuman, sehingga bisa terwujud adanya toko pusat oleh oleh ini.

“Alhamdulillah, kini kami sudah mempunyai tempat untuk menampung dan memasarkan hasil produk kita semua. Semoga bantuan yang diberikan dapat memajukan UMKM di Kota Probolinggo,” harapnya

Terlihat para pelaku UKM lebih leluasa setelah peresmian dilakukan oleh pihak Pemkot Probolinggo. Usahanya kini terbuka lebar tanpa harus diragukan. Karena berbagai pihak turut mendukung dan bekerjasama dalam hal ini.

“Sebagai pelaku usaha ya saya senang, dan optimis dengan usaha ini akan lebih maju dan menguntungkan tentunya,” tambah Purwati. (geo/mzm)