Connect with us

Hukum & Kriminal

Beraksi di Jl Bukit Dieng, Jambret Incar Ibu-ibu

Diterbitkan

||

Foto diduga pelaku jambret yang diposting di media sosial oleh Dany, adik korban. (repro)
Foto diduga pelaku jambret yang diposting di media sosial oleh Dany, adik korban. (repro)

Memontum Kota Malang – Pelaku jambret kembali beraksi di Kota Malang. Seperti biasanya mereka mengincar ibu-ibu sebagai sasarannya.

Kali ini, korbannya adalah Suwanti (52) warga asal Jl Semeru Selatan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang yang sehari-harinya bekerja di kawasan Dieng, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Suwanti menjadi korban jambret saat berjalan kaki di Jl Bukit Dieng, Kecamatan Sukun, Kota Malang, pada Kamis (26/11/2020) pukul 06.27 WIB. Akibat dari kejadian itu, dia kehilangan dompet miliknya yang berisikan uang Rp 2,4 juta.

Informasi Memontum.com bahwa sebelum kejadian, Suwanti berjalan kaki berencana belanja sayur di warung dekat tempat kerjanya. Karena tidak ada pikiran buruk, Suwanti berjalan kaki sambil membawa dompet di tangan.

Diduga saat itu sudah ada pelaku yang mencari sasaran di sekitar TKP. Setelah melihat Suwanti berjalan kaki sambil membawa dompet, pelaku kemudian membuntutinya dari arah belakang.

Saat kondisi sepi, pelaku mulai memepetkan motornya. Dengan cepat, pelaku menarik paksa dompet yang saat itu berada di tangan kanan Suwanti.

Karena kejadiannya cukup cepat, Suwanti pun menjadi kaget hingga dompet berisi uang Rp 2,4 juta itu terlepas dari tangannya.

“Kakak saya kena jambret setelah berjalan sekitar 10 meteran. Setelah melakukan penjambretan dan berhasil menguasai dompet itu, pelaku langsung tancap gas kabur ke arah pintu keluar perumahan. Kakak saya sudah berteriak meminta tolong, namun saat itu lokasi dalam kondisi sepi hingga pelakunya berhasil kabur,” ujar Dany Munif, adik Suwanti.

Kejadian itu cukup membuat Suwanti merasa syok. Kejadian itu pun diceritakan ke pihak keluarga dan warga sekitar. Saat dilakukan pengecekan CCTV, aksi pelakunya sempat terekam kamera.

“Ciri-cirinya mengendarai motor honda Beat. Jaket abu-abu dan bermasker. Perawakannya sedang tidak kurus dan tidak pula gemuk. Kejadian ini oleh kakak saya sudah dilaporkan ke Polsek Sukun,” ujar Dany.

Kini Suwanti hanya bisa berharap petugas kepolisian berhasil menangkap pelakunya dan uang miliknya bisa kembali. (gie)