Connect with us

SEKITAR KITA

Kapolda Jatim Silaturahmi ke Ponpes Sabillurosyad, Bersama-sama Jaga NKRI

Diterbitkan

||

Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, SIK, SH, MH berkunjung di Ponpes Sabillurosyad. (ist)
Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, SIK, SH, MH berkunjung di Ponpes Sabillurosyad. (ist)

Memontum Kota Malang – Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, SIK, SH, MH berkunjung di Ponpes Sabillurosyad Jl. Raya Candi VI No. 303 Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun Kota Malang, Jumat (27/11/2020) pukul 09.10 WIB.

Kedatangannya untuk bersilaturahmi kepada Drs. KH. Marzuki Mustamar, M.Ag Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad Gasek yang sekaligus Ketua PWNU Jatim.

Kedatangan Irjen Pol Dr Nico langsung disambut KH Marzuki Mustamar bersama para santrinya. Hadir pula dalam acara ini Wawali Kota Malang Ir Sofyan Edi Jarwoko, Dir Intelkam Polda Jatim Kombes Pol Slamet Hariyadi, SIK, MH, MM., Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudho, SIK, MM.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH, Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo, SIK, MH dan Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, SIK, MH serta para perwira Polresta Malang Kota.

Kunjungan ini membahas peningkatkan sinergitas di Jatim. Sinergitas aparat Kepolisian dengan tokoh agama serta santri mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintahan.

“Untuk silaturahmi dengan Ketua PWNU Jatim. Untuk berkolaborasi dengan Kiai Marzuki. Nasionalis dan religius harus berjalan beriringan, agama dan negara harus bersatu untuk mempertahankan NKRI. Kita Jogo Jawa Timur secara bersama sama,” ujar Irjen Pol Nico di lokasi pondok Gasek.

Pihaknya berharap NU selalu bersinergi dengan seluruh Kapolres di Jatim. Mendorong sinergi TNI-Polri, ulama dalam menjaga keamanan di Jawa Timur. “Khususnya penanganan Covid-19 dan Pilkada. Kami orang baru, memohon restu melaksanakan tugas Kapolda Jatim,” ujarnya.

Kiai Marzuki sangat antusias menyambut kedatangan Kapolda Jatim. Karena, keamanan Jawa Timur tidak hanya soal pendekatan kedinasan melainkan juga pendekatan kurtural.

“Juga pendekatan kultural, silaturahmi kepada tokoh. Dengan melaksanakan silaturahmi, juga merupakan separuh upaya mengamankan Jatim. Intinya bagaimana Jatim aman kondusif dan lancar semua,” ujar Kiai Marzuki Mustamar.

Acara sendiri diakhiri dengan doa bersama dipimpin oleh Drs. KH. Marzuki Muktamar, M.Ag untuk keselamatan, kerukunan, kemakmuran bangsa dan negara khususnya untuk wilayah Jawa Timur. (gie)