Connect with us

Pendidikan

DP3AKB Jember Pasrah Sikapi Rencana KBM Tatap Muka

Diterbitkan

||

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum DP3AKB Kabupaten Jember, Anto Budi.ng, Slamet Wijoko.
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum DP3AKB Kabupaten Jember, Anto Budi.

Memontum Jember – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember, terkesan pasrah terhadap rencana Kemendikbud atas rencana kembali dibukanya kegiatan belajar mengajar (KMB) tatap muka pada awal 2021.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum DP3AKB Kabupaten Jember, Anto Budi, mengatakan akan mengikuti keputusan pemerintah melalui keputusan bersama (SKB) empat Menteri yakni Menteri Pendidikan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Termasuk, keputusan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19.

“Saya menyerahkan semua itu kepada Gugus Tugas dan pihak terkait. Bagaimana pengawasannya atas persediaan perlengkapan protokol kesehatan, seperti Handsanitisir, tempat cuci tangan dan aturan menjaga jarak,” katanya saat ditemui di kantornya, Selasa (1/12) tadi.

Anto mengingatkan, bahwa perlu melihat hasil kajian Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) itu sendiri. Sebab, kabar yang beredar, bahwa hal tersebut juga di tentukan oleh pemerintah daerah masing masing.

“Dispendik Jember sendiri kan juga sudah siap atas diberlakukan belajar tatap muka mulai awal tahun depan. Jadi, tinggal menunggu saja kajian dari Kemendikbud terkait pelaksanaannya nanti. Intinya, kita serahkan pada Gugus Tugas yang lebih berhak,” jelasnya.

Pembelajaran daring memang salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19, kepada peserta didik. Di sisi lain, juga dapat mengganggu mental anak-anak. “Memang, sistem belajar online bisa mengantisipasi kerumunan anak-anak. Di sisi lain, mental mereka juga terganggu,” terangnya. (bud/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *