Connect with us

Pemerintahan

Wawali Kota Malang Serahkan Penghargaan Lomba Kampung Bersinar Kota Malang 2020

Diterbitkan

||

Penyerahan penghargaan kepada juara Lomba Kampung Bersinar Malang 2020.
Penyerahan penghargaan kepada juara Lomba Kampung Bersinar Malang 2020.

Berawal dari hal kecil demi terwujudnya lingkungan yang asri

Memontum Kota Malang – Sebanyak 15 RW yang lolos tahap ke dua lomba ‘Kampung Bersinar Malang 2020’, menerima penghargaan, Jumat (4/12) tadi.

Penyerahan penghargaan sendiri, diserahkan langsung Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, di Ruang Sidang Balai Kota.

Berdasarkan penilaian tahap dua pada tanggal 16 sampai 18 November 2020, RW 2 Karangbesuki berhasil sebagai Juara I. Disusul kemudian RW 7 Bandungrejosari, sebagai Juara II dan RW 2 Kebonsari di tempat Juara III.

“Juara Harapan I berhasil diraih RW 6 Blimbing, Juara Harapan II adalah RW 19 Purwantoro dan RW 3 Karangbesuki sebagai Juara Harapan III,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Rinawati, saat membacakan pengumuman hasil penilaian.

Event yang bertujuan meningkatkan peran dan membudidayakan masyarakat ramah lingkungan ini, diikuti oleh 130 RW se-Kota Malang.

“Penilaiannya secara bertahap, pertama pada tanggal 5 Oktober 2020 sampai 6 November 2020. Dari situ, kemudian lolos 15 RW ke tahap dua,” terang Rinawati.

Penghargaan yang diberikan oleh Pemkot Malang ini, sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang sudah berswadaya menata lingkungannya. Secara sadar bergotong royong untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan asri.

“Nilai tertinggi dalam kegiatan ini adalah terwujudnya kesadaran warga untuk bersama-sama mengupayakan kelestarian lingkungan. Apalagi, kegiatan ini terlaksana di kampung yang memicu pendidikan karakter,” kata Wakil Wali Kota Malang.

Lebih lanjut, Bung Edi-sapaan akrab Wawali Kota Malang, menyampaikan bahwa apa yang sudah dilakukan dalam kegiatan lomba Kampung Bersinar ini adalah bentuk membangun peradaban.

Berawal dari hal kecil, dilakukan terus menerus dan bersama hingga menjadi budaya, akan berujung pada pembangunan peradaban bernilai positif.

“Ketika anak-anak melihat orang tuanya berkerja sama demi terwujudnya lingkungan yang asri, mereka akan mencontoh itu,” ujar Wawali Kota Malang.

Orang nomor dua di jajaran Pemkot Malang itu berharap, kedepannya RW yang belum mengikuti lomba ini bisa ikut termotivasi. Sehingga, memiliki kesadaran yang sama berkaitan dengan lingkungan. Karena itu juga untuk kebaikan diri sendiri dan orang sekitar. (cw1/sit)