Connect with us

Wisata

Wisata Paralayang, Omah Kayu dan Taman Langit Siap Manjakan Wisatawan Meriah Nataru

Diterbitkan

||

Satu tempat dengan tiga jujugan wisata

Memontum Kota Batu – Paralayang hingga saat ini menjadi spot terpopuler yang sangat digandrungi oleh penikmat wisata dari segala umur.

Selain costnya yang murah, penyuka andrenalin dengan suguhan keindahan wilayah yang bisa dinikmati dari udara, tentunya menjadi tantangan berbeda wisatawan.

Wisata yang berada di Jalan Gunung Banyak, Desa Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tersebut, berada di ketinggian 1.315 mdpl. Selain itu, suasana sekelilingnya yang sangat sejuk, menjadikan sisi positif tersendiri.

“Untuk wana wisata terjun Paralayang, wisatawan hanya mengeluarkan kocek Rp 400 ribu. Dengan nominal itu, wisatawan nantinya akan terbang dengan paralayang (tandem) selama 10 menit. Kami juga membuka sekolah paralayang, yang nilainya Rp 10 juta sampai Rp 12 juta. Selama sekolah, kami sediakan mentor sampai bisa terbang sendiri,” kata Humas Wana Wisata Paralayang, Arief Leksono, Selasa (22/12) tadi.

Di lokasi sekitar paralayang, tambahnya, wisatawan juga bisa menikmati wisata Omah Kayu. Atau, bisa menikmati wisata di Taman Langit.

“Hanya dengan Rp 15 ribu untuk tiket masuk, wisatawan sudah bisa menikmati keindahan sekitar. Sementara untuk ke Omah Kayu dan Taman Langit, tiketnya Rp 10 ribu,” tambahnya.

Selain bisa menikmati wana wisata terjun paralayang, urainya, wisatawan juga bisa melihat keindahan pemandangan Kota Batu, dari sudut pandang di tempat teratas Kota Batu.

Karenanya, tidak ayal jika tempat ini sering dijadikan tempat foto dengan view yang mempesona. Bahkan, tidak sedikit yang menjadikan sebagai spot prewedding.

Fasilitas lain yang bisa didapatkan dari Wisata Paralayang, yaitu Omah Kayu. Penginapan ini, tentu saja berbeda dengan yang lain, yaitu dengan kamar yang di desain sepenuhnya dari kayu.

Untuk harga dari penginapan ini, cukup mematok harga Rp 300 ribu dan Rp 400 ribu untuk per malamnya.

“Selama tahun baru nanti, kita siap menampung sejumlah wisatawan. Tentunya, kami juga siapkan protokol kesehatan sesuai standart,” paparnya. (cw2/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *