Connect with us

KREATIF MASYARAKAT

Bunulrejo Batik Fashion Street #2 Hadirkan Konsep Minimalis

Diterbitkan

||

 

Memontum Malang Kota – Bunulrejo Batik Fashion Street #2 digelar dengan konsep minimalis jika dibandingkan tahun sebelumnya, Kamis (31/12) tadi. Kegiatan rutin tahunan Kampung KB Mbois Bunulrejo, mengambil bertajuk ‘Kolaborasi Perajin Batik Khas Bunulrejo’.
Dengan menyulap trotoar Jalan Hamid Rusdi RW 10, panitia pelaksanaan menjadikan lokasi itu sebagai catwalk fashion show. Arti dari kolaborasi sendiri, adalah event ini merupakan salah satu pijakan untuk mengembangkan eksitensi perajin batik tulis dan designer. Sehingga, bagaimana industri kreatif fashion di Bunulrejo semakin berkembang.

Bunulrejo Batik Fashion Street #2 dijelaskan Ketua Kampung KB Bunulrejo, Andri Wiwanto, merupakan event yang tidak mudah dalam kondisi pandemi Covid-19. “Tantangan untuk terus berkarya dan menghasilkan nilai ekonomi terhalang kondisi pandemi. Tetapi kami terus bergerak untuk mewujudkan Bunulrejo Batik Fashion Street #2 berjalan. Tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan kami sederhanakan,” ujarnya.

Konsep Bunulrejo Batik Fashion #2 pada tahun ini, sangat simple karena hanya melibatkan perajin dan designer lokal Bunulrejo. “Saat catwalk, peserta akan difoto lalu langsung diuplod ke sosial media kami. Nanti pengumuman juga lewat sosial media, untuk mempercepat kegiatan supaya tidak memicu kerumunan,” jelas pria yang akrab disapa Andri itu.

Kedepannya, Andri menegaskan, event ini akan diperbaiki secara konsep dan tampilan untuk semakin menarik minat wisatawan.
“Memang latar belakang sendiri adalah untuk mengangkat potensi warga di batik tulis. Kelurahan Bunulrejo sendiri punya berbagai motif khas, seperti Kanthil, Telaga Tirta, Klampisan, Lembayung,” jelasnya.
Peserta event ini ada 10 orang tanpa ketentuan batas usia. “Peserta dari tiap RW disini, dan semua memakai batik khas Kelurahan Bunulrejo. Ada juga yang pakai batik khas daerah lain, kami bebaskan,” ucapnya.
Ketua RW 10 Kelurahan Bunulrejo, Purwanto, menyampaikan harapan atas terselenggaranya event tahunan ini. “Disini potesi warga banyak dan sangat kreatif, seperti batik, wayang, makanan jadul. Harapan dengan event yang terselenggara di RW 10 bisa mengangkat Bunulrejo sebagai kampung wisata batik di Kota Malang,” tandas Purwanto.

Event Bunulrejo Batik Fashion Street #2 juga dipadukan dengan Pasar Online Batik Bunulrejo. (cw1/sit)