Connect with us

Pemerintahan

Awas, Bupati Pasuruan Palsu Cari Korban di Medsos

Diterbitkan

||

Memontum Pasuruan – Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, mengimbau kepada masyarakat, utamanya Kabupaten Pasuruan, agar lebih berhati-hati dengan keberadaan fake account atau akun palsu Facebook yang mengatasnamakan dirinya.

Terlebih, dalam modusnya, akun palsu tersebut digunakan sebagai media penipuan berkedok penawaran salah satu produk asuransi.

Dalam aksinya, pemilik akun palsu mengunggah status tentang penawaran produk multifinance salah satu produk bertajuk ‘Pinjaman Dana Dari Bantuan Pemerintah Peduli Covid-19’.

Adapun konten yang ditulis, “Mudah-mudahan program yang saya adakan ini bisa membantu para warga saya bisa menjadi warga yang lebih maju. Semoga bermanfaat”.

Selanjutnya, sang Bupati Pasuruan Palsu itu, dalam melancarkan aksinya juga beralih menggunakan aplikasi Messenger, yang terkoneksi secara otomatis melalui akun palsu buatan sebagai media komunikasi dengan calon korban.

Berikutnya, dengan kalimat ajakan yang dikirimkan, agar mau bergabung dengan program yang ditawarkan dalam unggahan sebelumnya.

Dalam klarifikasinya, Bupati Pasuruan menegaskan, bahwa selama ini dirinya tidak pernah aktif bermain media sosial, baik Facebook maupun Messenger. Apalagi, sampai mengisinya dengan unggahan status berisi konten bernada penawaran produk asuransi yang ditujukan kepada khalayak.

Sebagaimana, seperti yang Sabtu (02/01) sore, telah diunggah si penipu dengan mengatasnamakan akun Facebook-nya tersebut.

Oleh karena itu, Bupati Irsyad berpesan, kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Pasuruan, yang sebelumnya pernah dihubungi pemilik akun palsu tersebut, agar mengabaikan isi pesannya.

Sekaligus, lebih berhati-hati dengan modus penipuan serupa yang sangat berpotensi dilakukan pelaku lainnya dengan mengatasnamakan dirinya. “Itu akun palsu, bukan saya,” katanya, Sabtu (02/01) .

Pencatutan nama Bupati Pasuruan untuk aksi kejahatan, sebenarnya bukan sekali ini. Oktober 2020 silam, nama Bupati Pasuruan juga pernah digunakan dalam aksi penipuan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan.

Kala itu, dengan modus berupa surat yang seolah-olah dikirimkan oleh pimpinan tertinggi di Kabupaten Pasuruan tersebut.

Bahkan, lengkap dengan kop dan nomor surat, lampiran berikut cap stempel nama Bupati Irsyad Yusuf. Ada pun isinya, tentang permohonan dana untuk pengamanan pelaksanaan Pilkada.

Di dalam surat buatan si penipu tersebut, menuliskan bahwa permintaan dana ditujukan kepada seluruh Pimpinan Direksi Perusahaan BUMN atau BUMD atau Pelayaran atau Perindustrian atau Perhotelan dan jenis usaha lainnya se-Pasuruan, tertanggal 17 Oktober 2020. (kom/eka/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *