Connect with us

Pemerintahan

Jelang Vaksinasi Covid-19, Wali Kota Malang Sampaikan Banyak Nakes Belum Terdata

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Vaksin Covid-19, segera diberikan kepada pemerintah. Di Kota Malang sendiri, tenaga kesehatan (Nakes) yang akan mendapat prioritas pertama, sudah dilakukan pendataan. Hanya saja, jumlah Nakes yang sudah terdata, tidak secara keseluruhan sudah tercover.

“Kita sudah melakukan pendataan. Ada 7055 Nakes, yang siap menerima vaksin Covid-19. Jumlah ini, akan terus bertambah, karena perkiraan masih ada 6759 Nakes yang belum didata,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji.

Berkaitan dengan anggaran vaksin Covid-19, Wali Kota mengklarifikasi, bahwa banyak beredar pemberitaan kalau Kota Malang, menganggarkan pemembelian vaksin. Padahal, anggaran yang disiapkan itu, untuk pendistribusian vaksin.

Masih menurut Sutiaji, dalam pelaksanaan nanti, akan disiapkan dua petugas untuk memberikan vaksin kepada sesama tenaga kesehatan di tiap Puskesmas. “Nanti akan diimbaskan ke Nakes yang lain. Semoga saja, nanti lancar. Karena saya kira, mereka adalah tenaga yang sudah terdidik,” tambahnya.

Sutiaji menjelaskan, dirinya bukan prioritas utama penerima vaksin. “Karena saya sudah pernah terpapar. Jadi, saya tidak masuk ke dalam prioritas wajib mencoba,” imbuhnya.

Selain telah sembuh dari Covid, ada beberapa orang yang tidak masuk prioritas penerima vaksin. Seperti, mereka yang komorbid. Komorbid sendiri, merupakan penyakit atau kondisi yang muncul secara bersamaan pada individu.

“Yang pernah terpapar dan komorbid, tidak menjadi prioritas. Dari sekitar 205 juta penduduk di Indonesia, nanti dikurangi yang pernah terpapar dan Komorbid. Sebab, vaksin yang disiapkan pemerintah hanya 181 juta,” jelasnya. (cw1/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *