Connect with us

Kota Malang

Diharapkan Mampu Jadi Mediator, Wali Kota Malang Kukuhkan 11 Anggota DPKM

Diterbitkan

||

Acara pengukuhan anggota DPKM periode 2021-2025 di Aula Dinas Pendidikan Kota Malang.

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji, mengukuhkan 11 anggota Dewan Pendidikan Kota Malang (DPKM) periode 2021-2025 di Aula Dinas Pendidikan, Kota Malang.

Turut hadir dalam giat yang berlangsung Senin (11/01) siang, Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Ahmad Wanedi, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ratnawati, beserta jajaran.

Sementara itu, anggota DPKM yang sebelumnya sudah dipilih oleh Pansel (panitia seleksi), diantaranya Prof. Dr. Masykuri Bakri, M.Si., Baihaqi, S.Pd, SE, M.Si., Lutfi Jayadi Kurniawan, S.Sos., dan Drs. Totok Kasianto.

Sutiaji dalam sambutannya, menyampaikan selamat atas dikukuhkannya 11 anggota DPKM yang baru. “Sebelum dilaksanakannya pengukuhan pada hari ini, anggota DPKM telah melalui berbagai tahapan dan proses seleksi oleh panitia pemilihan yang diketuai Prof. Dr. Masykuri Bakri, M.Si. Sehingga proses seleksi ini benar-benar sesuai dengan aturan maupun peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

Diakui Sutiaji, secara substantif dirinya sudah menyampaikan ke anggota DPKM baru bahwa arah kebijakan dalam bidang pendidikan harus bisa mengurai indikator Malang bermartabat.

“Tidak mungkin bisa mencapai kalau rakyat tidak punya instrumen dan variabel tokoh yang bermartabat. Menciptakan hal itu juga salah satunya dengan pendidikan,” paparnya.

Orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang ini berharap, dewan pendidikan bisa menjadi mediator kebijakan Dinas dengan wali siswa.

”Tidak hanya itu, mungkin kebijakan Pemerintah dalam bidang pendidikan yang secara komunikasi kurang, bisa dibantu,” tandasnya.

Jumlah 11 orang ini, dituturkan Sutiaji, sudah sesuai kebutuhan. “Kita maksimalkan kebutuhan akan tuntutan masyarakat tinggi. Kita juga berharap smart city berjalan dengan baik, terutama pemenuhan IPM (Indeks Pembangunan Manusia),” tambahnya.

Masih menurut Sutiaji, DPKM diharapkan mampu membangun jembatan komunikasi dan koordinasi yang baik antar stakeholder.

Sehingga, terjalin hubungan yang harmonis, dapat saling mengisi, mendukung, memotivasi, dan bahu membahu membangun Kota Malang, khususnya di bidang pendidikan. (cw1/ed2)